Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Tidak Ada Lagi Alasan Tunda Pemukiman Ulang Warga eks Blang Lancang Rancong Lhoksemauwe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Legislator Kalbar Minta Pemerintah Segera Rampungkan Jalan Nasional di Ketapang
DPR

Legislator Kalbar Minta Pemerintah Segera Rampungkan Jalan Nasional di Ketapang

RedaksiBy RedaksiJanuari 25, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi V DPR RI Boyman Harun/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi V DPR RI, Boyman Harun, mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera menyelesaikan pembangunan jalan nasional di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang terbengkalai selama satu dekade. Hal ini ia sampaikan dalam rapat kerja dengan Dirjen Bina Marga Kementerian PU di Gedung DPR RI, Senayan, pada Selasa (23/1/2025).

“Bapak Dirjen, tolong dicatat, di Kecamatan Nanga Tayan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, ada jalan nasional yang sudah 10 tahun dikelola pemerintah pusat, tapi belum juga selesai sampai sekarang,” tegas Boyman kepada perwakilan Kementerian PU.

Boyman menjelaskan bahwa ruas jalan yang dimaksud membentang dari Sungai Kelik hingga Kecamatan Tayan. Hingga kini, masih tersisa 15 kilometer yang belum rampung.

“Tinggal 15 kilo, Pak. Tapi setiap tahun hanya dikerjakan 2 kilo atau 3 kilo. Kapan selesainya kalau seperti ini?” ungkapnya dengan nada kecewa.

Keluhan Masyarakat dan Potensi Ekonomi

Boyman, yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat II, menyebut masyarakat lokal kecewa dengan lambatnya pembangunan infrastruktur tersebut. “Masyarakat di sana bilang, ‘Percuma saja ada Pak Boy di Komisi V, jalan nasional 10 tahun nggak selesai-selesai,’” katanya mengutip keluhan warga setempat.

Menurutnya, buruknya infrastruktur jalan menghambat akses transportasi dan mempersulit pemanfaatan potensi ekonomi Kalimantan yang melimpah, terutama di sektor perkebunan dan pertambangan.

“Sebagus apa pun rencana pembangunan ekonomi, kalau jalannya tidak diperbaiki, saya pikir itu sia-sia. Orang dari Jawa datang ke Kalimantan mencari penghidupan, tapi hasil mereka tidak bisa dibawa ke kota karena jalan tidak bisa dilalui,” jelas politisi Fraksi PAN tersebut.

Fokus pada Jalan Nasional

Boyman juga menekankan bahwa proyek pembangunan jembatan nasional di wilayah tersebut sudah selesai. Dari total 11 jembatan, semuanya telah rampung. Namun, ruas jalan yang menghubungkan kawasan itu masih jauh dari memadai.

“Masalah jembatan sudah selesai, Pak. Ada 11 jembatan nasional yang sudah rampung. Tinggal jalan dari Sungai Kelik ke Tayan yang belum selesai,” ujarnya.

Ia meminta Bina Marga Kementerian PU untuk segera meninjau kondisi jalan di wilayah tersebut dan memprioritaskan penyelesaiannya. “Bina Marga, tolong cek jalan dari Sungai Kelik ke Tayan. Jalan ini sangat penting bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” tambahnya.

Dorongan untuk Pemerintah

Boyman mendesak pemerintah untuk memberikan perhatian serius terhadap infrastruktur dasar di Kalimantan Barat, mengingat jalan nasional ini menjadi urat nadi transportasi dan logistik di wilayah tersebut.

“Kami orang Kalimantan belum bicara soal jalan tol atau rel kereta api, hanya minta jalan nasional ini segera diperbaiki. Itu saja dulu yang kami harapkan,” pungkasnya.

Dengan percepatan penyelesaian infrastruktur jalan nasional di Ketapang, Boyman berharap mobilitas masyarakat meningkat dan potensi ekonomi daerah dapat dimanfaatkan dengan optimal. 

DPR RI Indonesia Kementerian PU
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Tidak Ada Lagi Alasan Tunda Pemukiman Ulang Warga eks Blang Lancang Rancong Lhoksemauwe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

DPR Juni 9, 2026

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan bahwa persoalan pemukiman kembali (resettlement)…

Tidak Ada Lagi Alasan Tunda Pemukiman Ulang Warga eks Blang Lancang Rancong Lhoksemauwe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Achmad Ru’yat Desak Audit Independen Magang Dokter, Soroti Keselamatan Peserta Didik

Juni 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?