Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Pansus DPR Serap Aspirasi untuk RUU Pengelolaan Ruang Udara
DPR

Pansus DPR Serap Aspirasi untuk RUU Pengelolaan Ruang Udara

RedaksiBy RedaksiMei 22, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua Tim Kunjungan Kerja, Ilham Pangestu saat bertukar cenderamata usai pertemuan kunjungan kerja di Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Medan, Sumatera Utara/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Demi merajut kedaulatan dan keamanan ruang udara Indonesia, Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengelolaan Ruang Udara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja di Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Medan. Kunjungan ini fokus pada penyerapan masukan dari berbagai pihak terkait untuk penyempurnaan RUU yang sedang dibahas.

Ketua Tim Kunjungan Kerja, Ilham Pangestu menyatakan komitmen DPR RI untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam pembentukan undang-undang. “Setiap RUU harus didengar aspirasinya. Kami ingin undang-undang ini benar-benar mewakili kebutuhan dan kepentingan semua pihak,” tuturnya di Lanud Soewondo, Medan, Sumatera Utara, Kamis (22/5/2025). 

Ilham menekankan pentingnya hak partisipasi publik yang meliputi right to be heard, right to be considered, dan right to be explained.

RUU Pengelolaan Ruang Udara, yang diusulkan pemerintah dan disetujui DPR RI pada Rapat Paripurna 10 September 2024, menjadi prioritas. Hal ini sejalan dengan data Kementerian Perhubungan yang menunjukkan pertumbuhan pesat sektor penerbangan, dengan lonjakan dari sekitar 454 ribu menjadi lebih dari 1 juta keberangkatan.

Proyeksi International Air Transport Association (IATA) mengatakan bahwa Indonesia akan menjadi pasar penerbangan domestik keempat terbesar di dunia pada tahun 2030 semakin memperkuat urgensi regulasi ini.

Saat ini, pengelolaan ruang udara diatur dalam berbagai undang-undang yang terpisah, seperti UU Penataan Ruang, UU Wilayah Negara, dan UU Penerbangan. Kondisi ini sering menimbulkan tumpang tindih, konflik antara kepentingan sipil dan militer, serta masalah terkait penggunaan drone dan pelanggaran wilayah udara.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa regulasi yang ada belum mampu menjawab tantangan pengelolaan ruang udara yang semakin kompleks,” kata Legislator Fraksi P-Golkar itu.

Oleh karena itu, diperlukan sebuah undang-undang yang komprehensif dan terintegrasi. “Pengelolaan ruang udara harus menjadi bagian dari upaya terpadu yang mencakup perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, dan pengawasan sebagai satu kesatuan wilayah dengan ruang darat, laut, dan ruang bawah permukaan,” pungkas.

sementara itu,  Komandan Lanud Soewondo, Kolonel Nav Sonni Benny Simanjuntak, M.Si (Han)., menegaskan pentingnya Undang-Undang Ruang Udara yang komprehensif sebagai pilar utama kedaulatan dan keamanan negara.

Menurut Kolonel Sonni Benny Simanjuntak, ruang udara bukan sekadar domain pertahanan, melainkan juga jalur vital bagi berbagai sektor, mulai dari transportasi, ekonomi, hingga sosial budaya. 

“Pengaturan yang menyeluruh dan berkesinambungan melalui undang-undang menjadi kebutuhan mendesak agar pemanfaatan ruang udara nasional dapat berjalan aman, tertib, dan efisien,” ujarnya.

TNI Angkatan Udara (TNI AU), sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan udara, memiliki peran sentral dalam konteks ini. Kolonel Sonni menyoroti pentingnya sinkronisasi antara otoritas militer dan sipil dalam mengelola kepadatan lalu lintas udara, khususnya di wilayah strategis seperti perbatasan, daerah latihan militer, atau ruang udara yang beririsan dengan jalur penerbangan komersial.

Pertemuan ini disebutnya sebagai ruang dialog yang sehat dan produktif untuk menyampaikan pengalaman lapangan langsung kepada para pengambil kebijakan. “Hanya dengan mendengar langsung dari pelaksana teknis, kita dapat merumuskan regulasi yang tidak hanya ideal di atas kertas, tetapi juga realistis dan dapat diterapkan secara efektif di lapangan,” tegas Kolonel Sonni.

Penyusunan RUU Ruang Udara ini, lanjutnya, memerlukan pendekatan lintas sektor dan komprehensif. Masukan dari berbagai pemangku kepentingan, baik dari TNI, kementerian, maupun lembaga sipil, harus terakomodasi secara proporsional. 

“Kolaborasi seperti ini adalah kunci untuk melahirkan regulasi yang adil, kuat secara hukum, dan aplikatif dalam pelaksanaan,” tambahnya.

Terakhir, Ia berharap Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam menghasilkan RUU yang tidak hanya mengatur, tetapi juga memperkuat fondasi pertahanan negara dan memajukan tata kelola ruang udara secara berdaulat dan berkeadilan.


Turut hadir dalam kunjungan Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU tentang Pengelolaan Ruang Udara lainnya, diantaranya Hamid Noor Yasin (Fraksi PKS) , Mori Hanafi (Fraksi P-Nasdem) dan Mangihut Sinaga (Fraksi P-Golkar).

DPR RI Ilham Pangestu Ketua Tim Kunjungan Kerja Pansus DPR Serap Aspirasi untuk RUU Pengelolaan Ruang Udara
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?