Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Imigrasi Sulut Perlu Didukung Autogate dan Anggaran Memadai
DPR

Imigrasi Sulut Perlu Didukung Autogate dan Anggaran Memadai

RedaksiBy RedaksiApril 11, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi XIII Dewi Asmara dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi XIII di Manado, Sulut/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menghadapi tantangan geografis yang unik dalam memberikan pelayanan imigrasi. Karakteristik wilayah kepulauan dan keterbatasan infrastruktur, serta personil, menjadi hambatan utama dalam melakukan pengawasan masuk dan keluarnya Warga Negara Asing (WNA).


Meskipun demikian, dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi XIII, Wakil Ketua Komisi XIII Dewi Asmara mengapresiasi upaya efisiensi yang telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Sulawesi Utara tak mempengaruhi kualitas pelayanan meski dengan segala keterbatasan yang ada.


“Tentu kami melihat pertama upaya-upaya yang dilakukan dengan adanya efisiensi ini sudah cukup baik, kami apresiasi. Karena dengan segala keterbatasan tetap mengutamakan pelayanan dan fungsi-fungsi pokok,” kata Dewi kepada koranmerdeka.co, di Manado, Sulut, Kamis (10/4/2025).


Meski telah berjalan dengan baik, Politisi Fraksi Partai Golkar ini tetap menekankan perlunya peningkatan fungsi pengawasan, mengingat Sulawesi Utara merupakan pintu gerbang utara Indonesia yang rawan terhadap masuknya warga negara asing secara ilegal. Ia pun mendorong diperlukannya autogate sebagai sistem pemeriksaan imigrasi otomatis untuk peningkatan layanan imigrasi di Sulut.


“Sesuai dengan geografis ini kan adalah pintu gerbang di paling utara, sehingga tentu untuk fungsi pengawasan ini diperlukan. Mengingat contohnya saja banyak masuk dari luar negeri, dari Cina, yang pintu gerbangnya di sini tapi tujuannya kemudian ke Ternate dan yang lain. Nah ini untuk meningkatkan pengawasannya ke depan dan dalam rangka meningkatkan PNBP tentu kita memerlukan juga Autoget. Untuk security approach dan peningkatan layanan,” jelasnya.


Sementara itu, perlunya peningkatan anggaran juga disinggung Dewi. Ia melihat meski harus efisiensi, kondisi geografis dan wilayah di Sulut memerlukan dukungan anggaran yang memadai. Ia pun mendorong kerja sama yang baik antara Ditjen Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas), pemerintah daerah, TNI, Polri, Bakamla, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik.


“Misalnya dengan melakukan pengawasan di pulau-pulau terluar yang jaraknya mungkin 500 kiloan, kita saja belum punya boat ya, tapi kita bersama dengan TNI dan lain itu perlu kita tingkatkan (kerja sama). Jadi tentu melakukan terobosan baik dengan kerjasama dengan pemerintah daerah, maupun meningkatkan (kerja sama) dengan TNI, Polri,  Bakamla, juga menyusun anggaran yang efisien tetapi mencapai tujuan yang diinginkan untuk anggaran berikutnya,” imbuhnya.


Sebagai informasi, wilayah kerja Ditjen Imigrasi Sulut cukup luas dan sulit dijangkau terutama di wilayah perbatasan laut (RI-Filipina) dimana sering terjadi gelombang tinggi yang bisa mencapai 4 meter apabila cuaca sedang buruk. POS TPI terluar dibawah koordinasi Kantor Wilayah Ditjenim Sulut berada di Pulau Miangas dan Pulau Marore, masing-masing berjarak 521 km dan 369 km dari Manado.


Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna sebagai pelaksana kegiatan pengawasan keimigrasian di perbatasan laut RI-Filipina saat ini hanya berkekuatan 24 (dua puluh empat) personil. Penambahan personil serta infrastruktur pengawasan di beberapa titik strategis seperti di wilayah perbatasan sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.

Dewi Asmara DPR RI Imigrasi Sulut Perlu Didukung Autogate dan Anggaran Memadai Wakil Ketua Komisi XIII
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?