Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rahmawati Soroti SDM Desa Wisata, Hospitality dan Bahasa Asing Jadi Kunci

September 13, 2026

Dari Potensi Lokal Jadi Nilai Ekonomi, Yoyok Sebut Nglanggeran Layak Jadi Rujukan

September 13, 2026

Insiden Krakatau Jadi Sorotan, Boyman Harun Minta BMKG dan Basarnas Terhubung

September 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Pembiayaan Murah Pemkot Depok, Saleh Minta Warga Dapat Pendampingan Kelola Modal Usaha
DPR

Pembiayaan Murah Pemkot Depok, Saleh Minta Warga Dapat Pendampingan Kelola Modal Usaha

RedaksiBy RedaksiSeptember 12, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua komisi VII DPR RI , Saleh Partaonan Daulay saat memimpin pertemuan kunjungan kerja spesifik bersama dengan Kementerian UMKM Walikota Depok, Bank BJB serta masyarakat penerima manfaat KUR. Depok/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai kebijakan Pemerintah Kota Depok mengalokasikan anggaran APBD untuk memberikan subsidi pembiayaan bagi masyarakat dapat memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha kecil. Namun, ia mengingatkan kemudahan memperoleh modal harus diikuti pendampingan agar masyarakat mampu mengelolanya secara produktif.

Menurut Saleh, skema pembiayaan tersebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang belum memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan. Dengan beban pembayaran yang lebih ringan, masyarakat memiliki pilihan pembiayaan untuk mengembangkan usaha maupun meningkatkan kapasitas ekonominya.

“Ini sangat baik dan menarik, masyarakat yang tidak mendapatkan KUR tentu ada alternatif lain selain dana KUR yang disiapkan oleh bank-bank penyalur,” ujar Saleh kepada koranmerdeka.co saat Kunjungan Spesifik di Depok, Jawa Barat, Kamis (10/9/2026).

Meski demikian, Saleh menegaskan program pembiayaan tidak boleh berhenti pada pencairan dana. Pemerintah daerah perlu memastikan penerima pembiayaan memperoleh pendampingan agar modal yang diterima benar-benar digunakan untuk kegiatan produktif dan menghasilkan kemampuan untuk mengembalikan pinjaman.

Ia meminta Pemkot Depok memberikan pembinaan secara serius, antara lain melalui pelatihan kerja, pengembangan usaha, peningkatan keterampilan, hingga pengenalan peluang investasi yang dapat membantu masyarakat mengembangkan modalnya.

“Jangan sampai mereka sudah meminjam, kemudian memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, terus tidak bisa bayar. Itu namanya problem yang dihadapi oleh masyarakat,” tegas Politisi Fraksi PAN tersebut.

Menurut Saleh, pendampingan menjadi bagian penting untuk memastikan kebijakan pembiayaan murah tidak justru menambah persoalan baru bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang tepat, pembiayaan diharapkan dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi penerima.

“Ini momentum terbaik bagi Pemerintah Kota Depok untuk berbuat lebih banyak, memberikan pelayanan bagi masyarakat dan warga Kota Depok,” ujar Legislator Dapil Sumatera Utara II itu.

Di sisi lain, Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan masih rendahnya pemanfaatan KUR oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi perhatian pemerintah daerah. Berdasarkan hasil evaluasi, belum banyak warga Depok yang memanfaatkan alokasi KUR secara maksimal.

“Belum banyak warga Depok memang yang memaksimalkan alokasi dana KUR. Ini juga mungkin menjadi catatan buat kita, di mana permasalahannya, apakah memang minatnya yang kurang, atau mungkin ada hal-hal lain yang menjadi penyebab,” ujar Supian.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Pemkot Depok menyiapkan alternatif pembiayaan melalui program Depok Kuat. Salah satu bentuk dukungan dalam program tersebut adalah subsidi bunga pinjaman untuk meringankan beban pembayaran yang harus ditanggung pelaku UMKM.

Supian menjelaskan, untuk pembiayaan hingga Rp25 juta, pemerintah daerah menanggung subsidi bunga sebesar 9 persen sehingga pelaku UMKM hanya menanggung bunga 1 persen. Sementara untuk pembiayaan di atas Rp25 juta hingga Rp50 juta, subsidi bunga yang ditanggung pemerintah sebesar 8 persen dan masyarakat menanggung 2 persen.

Saleh menilai skema tersebut perlu diikuti dengan pengawasan dan pendampingan yang memadai agar pembiayaan benar-benar memberikan dampak terhadap pertumbuhan usaha masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup diukur dari besarnya dana yang tersalurkan, tetapi juga dari kemampuan penerima mengembangkan usaha dan memenuhi kewajibannya.

Dengan demikian, kebijakan pembiayaan murah diharapkan tidak sekadar menjadi solusi jangka pendek bagi masyarakat yang kesulitan memperoleh modal, tetapi dapat menjadi bagian dari ekosistem pengembangan UMKM yang berkelanjutan di Kota Depok.

DPR RI Ketua Komisi VII DPR RI Pembiayaan Murah Pemkot Depok Saleh Partaonan Daulay
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Rahmawati Soroti SDM Desa Wisata, Hospitality dan Bahasa Asing Jadi Kunci

September 13, 2026

Dari Potensi Lokal Jadi Nilai Ekonomi, Yoyok Sebut Nglanggeran Layak Jadi Rujukan

September 13, 2026

Insiden Krakatau Jadi Sorotan, Boyman Harun Minta BMKG dan Basarnas Terhubung

September 13, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Rahmawati Soroti SDM Desa Wisata, Hospitality dan Bahasa Asing Jadi Kunci

DPR September 13, 2026

Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati menilai pengembangan pariwisata nasional perlu diarahkan tidak hanya untuk…

Dari Potensi Lokal Jadi Nilai Ekonomi, Yoyok Sebut Nglanggeran Layak Jadi Rujukan

September 13, 2026

Insiden Krakatau Jadi Sorotan, Boyman Harun Minta BMKG dan Basarnas Terhubung

September 13, 2026

Soroti Gerbong KA Berkurang, Boyman: Pelayanan Penumpang di Bogor Jangan Terganggu

September 13, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?