Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Pastikan Layanan Kesehatan Tak Terputus, Indah Kurnia Dorong Sosialisasi Reaktivasi PBI-JK
DPR

Pastikan Layanan Kesehatan Tak Terputus, Indah Kurnia Dorong Sosialisasi Reaktivasi PBI-JK

RedaksiBy RedaksiSeptember 6, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia saat Kunjungan Kerja Spesifik Bersama perwakilan BPJS Kesehatan serta Wakil Menteri Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Surabaya, Jawa Timur/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi IX DPR RI Indah Kurnia mendorong pemerintah dan BPJS Kesehatan memperkuat sosialisasi kepada masyarakat terkait status kepesertaan dan mekanisme reaktivasi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan proses cleansing dan pemutakhiran data tidak menyebabkan masyarakat kehilangan akses terhadap layanan kesehatan.

Hal itu disampaikan Indah saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (4/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Komisi IX mendapatkan penjelasan dari BPJS Kesehatan dan sejumlah pemangku kepentingan mengenai kondisi kepesertaan JKN, termasuk mekanisme reaktivasi peserta PBI-JK yang berstatus nonaktif.



“Kami berharap sosialisasi dan informasi secara masif dilakukan kepada masyarakat. Itu merupakan solusi yang sangat baik sehingga orang yang nonaktif mengetahui bahwa posisinya nonaktif dan bagaimana melakukan reaktivasi,” ujar Legislator Partai Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, terdapat 67.104 peserta PBI-JK di Kota Surabaya yang dinonaktifkan berdasarkan SK Kementerian Sosial Tahun 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 43.999 peserta dinonaktifkan berdasarkan hasil pembaruan peringkat kesejahteraan keluarga. Hingga Agustus 2026, sebanyak 16.243 peserta telah kembali aktif, baik sebagai PBI-JK maupun melalui segmen kepesertaan lainnya, sementara 50.613 peserta masih berstatus nonaktif.

Indah menilai kondisi tersebut perlu direspons dengan mekanisme pelayanan yang mudah dan cepat, khususnya bagi masyarakat yang sedang membutuhkan layanan kesehatan. Ia mengapresiasi koordinasi antara BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Kota Surabaya yang dinilai telah berjalan cukup terintegrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami melihat bahwa kerja sama di antara stakeholders cukup baik, jadi sudah cukup terintegrasi, kemudian saling mendukung satu dengan yang lain, berusaha untuk memberikan layanan terbaik,” ujarnya.



Indah juga mengapresiasi komitmen pemerintah daerah untuk mendahulukan kebutuhan medis masyarakat dalam kondisi sakit, sementara persoalan administratif dapat diselesaikan kemudian. Menurutnya, pendekatan tersebut memberikan kepastian bahwa persoalan administrasi tidak menjadi penghalang bagi masyarakat ketika membutuhkan pertolongan kesehatan.



“Pokoknya kalau ada yang sakit, tolong dulu urusan administrasi bisa menyusul, juga soal reaktivasi bisa menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Itu kami sangat bahagia dan tenang mendengar itu,” tutur Indah.



Namun, ia menekankan agar praktik baik tersebut tidak hanya diterapkan di Surabaya. Menurutnya, mekanisme yang telah berjalan baik perlu dibagikan dan direplikasi oleh daerah lain, terutama daerah yang belum memiliki sistem pelayanan serupa.

 

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kesehatan Indah Febrianti mengakui masih terdapat pekerjaan rumah dalam memastikan seluruh peserta yang berstatus nonaktif memperoleh kejelasan mengenai keberlanjutan kepesertaannya. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui secara jelas langkah yang harus dilakukan ketika status kepesertaannya berubah menjadi tidak aktif. Karena itu, proses reaktivasi tidak cukup hanya disiapkan ketika peserta sudah membutuhkan layanan kesehatan, tetapi perlu disertai informasi dan pendampingan sejak awal.



Staf Ahli Menteri tersebut juga mendorong adanya early warning atau pemberitahuan dini kepada peserta sebelum maupun ketika terjadi perubahan status kepesertaan. Dengan demikian, masyarakat dapat segera mengambil langkah untuk memastikan keberlanjutan perlindungan kesehatannya.



“Untuk (peserta) yang 50.000 sekian itu juga tentu kita harus punya timeline yang jelas. Jadi tadi sudah disampaikan tidak hanya berhenti ketika dia memang membutuhkan layanan, ketika dia sakit, tetapi bagaimana proses timeline yang jelas sampai dia nanti jelas segmen kepesertaannya pindah atau seperti apa menjadi aktif atau memang dia akan beralih ke segmen kepesertaan yang lain,” paparnya. 

Anggota Komisi IX DPR RI DPR RI Indah Kurnia Indah Kurnia Dorong Sosialisasi Reaktivasi PBI-JK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

DPR September 11, 2026

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas…

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026

Akses SNI Masih Sulit bagi IKM, Hatta Minta Fasilitas Pengujian Diperluas

September 11, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?