Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Peningkatan TKDN BYD Harus Diikuti Transfer Teknologi kepada Pekerja Lokal
DPR

Peningkatan TKDN BYD Harus Diikuti Transfer Teknologi kepada Pekerja Lokal

RedaksiBy RedaksiSeptember 5, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XII DPR RI Irsan Sosiawan Gading saat mengemukakan pendapat usai meninjau Pabrik PT.BYD Auto Indonesia di Subang, Jawa Barat/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XII DPR RI Irsan Sosiawan Gading menekankan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada industri kendaraan listrik harus dibarengi dengan transfer teknologi kepada pekerja lokal. Menurutnya, keberadaan industri kendaraan listrik di Indonesia tidak cukup hanya memberikan manfaat investasi dan membuka lapangan kerja, tetapi juga harus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam negeri.

“Transfer teknologi harus tetap kita utamakan, terutama pekerja-pekerja lokal. Kita harus mendorong agar transfer knowledge ini berjalan dan tidak terjadi ketergantungan kepada pihak luar,” ujar Irsan saat mengikuti Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI meninjau Pabrik PT BYD Auto Indonesia di Subang, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026).

Irsan mengapresiasi kehadiran fasilitas manufaktur BYD di Subang. Ia menyebut capaian TKDN saat ini telah mencapai sekitar 40 persen dan diharapkan terus meningkat.

“Kita harus bangga ada satu pabrik yang seperti ini. TKDN saat ini sudah sampai 40 persen dan nantinya ditargetkan 80 persen,” pungkasnya.

Di sisi lain, Irsan menyoroti rencana peningkatan jumlah tenaga kerja BYD hingga sekitar 20.000 orang. Saat ini, jumlah pekerja di fasilitas tersebut disebut mencapai sekitar 5.000 orang. Menurutnya, peningkatan jumlah tenaga kerja harus diikuti dengan penguatan kompetensi pekerja Indonesia.

Pada tahap awal pengembangan industri, sejumlah tenaga ahli dan engineer dari China masih dilibatkan untuk mendukung proses transfer pengetahuan dan penguasaan teknologi. Sementara itu, sekitar 500 pekerja lokal disebut telah mendapatkan pembelajaran dan transfer pengetahuan di luar negeri.

“Tadi kita sudah dipaparkan bahwa sekitar 500 pekerja lokal belajar untuk mendapatkan transfer knowledge. Nantinya mereka diharapkan menjadi pekerja utama di BYD,” imbuhnya.

Irsan menegaskan Komisi XII DPR RI akan mengawal agar peningkatan investasi dan kapasitas produksi BYD juga memberikan ruang yang semakin besar bagi tenaga kerja Indonesia.

“Kami berharap mayoritas pekerja nantinya berasal dari tenaga kerja lokal. Sementara tenaga kerja asing tetap dibutuhkan, khususnya untuk mendukung proses transfer teknologi dan penguasaan teknologi kendaraan listrik yang masih tergolong baru di Indonesia,” ujarnya.

Ia menargetkan sekitar 80 persen tenaga kerja di fasilitas tersebut nantinya berasal dari pekerja lokal. Adapun tenaga kerja asing tetap diperlukan terutama untuk posisi engineer yang berkaitan dengan penguasaan teknologi baru.

“Targetnya jelas, sekitar 80 persen harus pekerja lokal. Sisanya bisa dari pihak luar, terutama untuk engineer karena ini merupakan teknologi baru yang memang harus benar-benar dikuasai,” tutup Irsan. 

Anggota Komisi XII DPR RI DPR RI Irsan Sosiawan Gading Peningkatan TKDN BYD Harus Diikuti Transfer Teknologi kepada Pekerja Lokal
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

DPR September 11, 2026

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas…

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026

Akses SNI Masih Sulit bagi IKM, Hatta Minta Fasilitas Pengujian Diperluas

September 11, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?