Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Hetifah: Anggaran Operasional BPBD Harus Diperkuat Hadapi Karhutla
DPR

Hetifah: Anggaran Operasional BPBD Harus Diperkuat Hadapi Karhutla

RedaksiBy RedaksiAgustus 31, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi VIII DPR RI, Hetifah Sjaifudian, saat meninjau peralatan dan logistik di kantor BPBD Kalsel, Banjarbaru, Kalimantan Selatan/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Keterbatasan anggaran operasional menjadi salah satu kendala yang dihadapi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian agar penanganan karhutla dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.

Anggota Komisi VIII DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan persoalan operasional dihadapi sejumlah BPBD kabupaten/kota, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia hingga kebutuhan dasar bagi petugas yang bekerja di lapangan.

“Biaya operasional, termasuk untuk mereka yang bekerja di lapangan, bahkan hal-hal sederhana seperti mereka membutuhkan masker ataupun vitamin ataupun juga bentuk-bentuk proteksi lain, itu juga masih kekurangan,” ujar Hetifah saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI di Kalimantan Selatan, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, meningkatnya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) turut mempercepat terkurasnya anggaran operasional BPBD. Padahal, penanganan karhutla masih berlangsung dan membutuhkan dukungan operasional yang memadai.

“Biaya BBM yang begitu pesat meningkat itu juga membuat biaya operasional mereka yang seharusnya bisa bertahan lebih panjang akhirnya habis saat ini,” ungkap legislator Dapil Kalimantan Timur itu.

Hetifah mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima di lapangan, terdapat BPBD yang anggaran operasionalnya sudah menipis bahkan habis pada Juli 2026. Kondisi tersebut berpotensi menghambat keberlanjutan penanganan apabila karhutla masih terus terjadi.

“Bahkan ada salah satu yang menyebutkan bahwa di bulan Juli ini sebenarnya biaya yang diperlukan untuk operasional itu sudah menipis atau sudah habis,” lanjut politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.

Karena itu, Hetifah menilai diperlukan kejelasan mekanisme dukungan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, terutama ketika daerah menetapkan status darurat bencana. Dengan status tersebut, dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat lebih cepat diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan penanganan di lapangan.

“Perlu ada kerja sama dengan pemerintah daerah. Jika mereka menetapkan status darurat, mungkin akan ada kesempatan bagi pusat untuk bisa turun tangan,” tuturnya.

Lebih jauh, Hetifah menegaskan persoalan pembiayaan penanggulangan karhutla akan menjadi catatan Komisi VIII DPR RI, baik dalam rapat kerja dengan mitra terkait maupun pembahasan anggaran ke depan. Penguatan dukungan anggaran juga dinilai perlu dipertimbangkan dalam proses evaluasi regulasi kebencanaan.

Menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan respons ketika kebakaran terjadi. Dukungan pembiayaan yang memadai diperlukan agar BPBD tetap memiliki kapasitas operasional untuk melakukan pemantauan, mobilisasi personel, hingga penanganan di lapangan selama masa rawan karhutla. 

Anggota Komisi VIII DPR RI DPR RI Hetifah Sjaifudian Hetifah: Anggaran Operasional BPBD Harus Diperkuat Hadapi Karhutla
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

DPR September 11, 2026

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas…

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026

Akses SNI Masih Sulit bagi IKM, Hatta Minta Fasilitas Pengujian Diperluas

September 11, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?