Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Achmad: Stok Pangan Cukup, Harga di Pasar Justru Naik
DPR

Achmad: Stok Pangan Cukup, Harga di Pasar Justru Naik

RedaksiBy RedaksiAgustus 29, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi VI DPR RI Achmad saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik mengenai Revisi Undang-Undang Perkoperasian ke Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Pemerintah/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VI DPR RI Achmad menyoroti kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di tengah laporan ketersediaan stok pangan nasional yang dinilai mencukupi. Kondisi tersebut, katanya, mendorong Komisi VI meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan lembaga terkait memperketat pengawasan distribusi serta segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga.

Achmad mengatakan pengawasan perlu dilakukan secara menyeluruh dari sisi produksi hingga distribusi. Hal ini penting untuk memastikan kenaikan harga bukan disebabkan gangguan pasokan, penurunan produksi akibat faktor musim, maupun adanya praktik penimbunan.

“Pertama tentu kita tengok dulu ekosistem distribusinya. Kita lihat dari sisi produksi sendiri, bagaimana hasil sawah dan pengaruh musim yang bisa menyebabkan pengurangan produksi, atau justru sebaliknya, adanya indikasi penimbunan. Ini membutuhkan pengawasan ketat dari pihak dan lembaga terkait,” tegas Achmad saat ditemui di sela-sela Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, terdapat perbedaan antara kondisi stok yang dilaporkan dengan perkembangan harga di pasar. Dalam Focus Group Discussion (FGD) bersama Perum Bulog, Komisi VI memperoleh informasi bahwa cadangan beras nasional berada dalam kondisi memadai. Namun, di lapangan harga sejumlah komoditas justru menunjukkan kecenderungan meningkat.

“Stok pangan kita cukup, tapi kenyataannya di pasar harga mulai merangkak naik, seperti telur, gula, dan beras. Melalui Menteri Perdagangan, ini perlu diawasi secara ketat apa penyebab kenaikan ini apakah suplainya yang terganggu atau ada masalah di titik lain,” ujarnya.

Achmad meminta pemerintah tidak hanya mengandalkan data ketersediaan pangan, tetapi memastikan kondisi di lapangan sesuai dengan laporan tersebut. Menurutnya, pengawasan distribusi diperlukan untuk menemukan titik persoalan yang menyebabkan harga komoditas meningkat meskipun stok dinyatakan aman.

Ia juga mendorong pemerintah segera melakukan intervensi apabila ditemukan kenaikan harga yang tidak wajar. Operasi pasar, menurutnya, dapat menjadi salah satu langkah untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus memastikan pasokan kebutuhan pokok tersedia bagi masyarakat.

“Kami harapkan kementerian terkait langsung mengadakan operasi pasar sehingga harga kembali stabil. ID Food misalnya bisa turun untuk gula, kemudian Bulog mengadakan operasi beras dan minyak goreng,” katanya.

Achmad menegaskan langkah tersebut perlu dilakukan agar gejolak harga tidak semakin membebani masyarakat. Ia meminta seluruh pihak terkait meningkatkan pengawasan terhadap rantai pasok pangan dan menindak pihak yang terbukti memanfaatkan kondisi pasar untuk memperoleh keuntungan secara tidak wajar.

“Masyarakat jangan sampai dirugikan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mencari keuntungan pribadi dengan mengorbankan rakyat,” pungkasnya.

Achmad Anggota Komisi VI DPR RI DPR RI kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di tengah laporan ketersediaan stok pangan nasional yang dinilai mencukupi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

DPR September 11, 2026

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas…

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026

Akses SNI Masih Sulit bagi IKM, Hatta Minta Fasilitas Pengujian Diperluas

September 11, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?