Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM
DPR

Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM

RedaksiBy RedaksiAgustus 27, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Ak, saat ditemui Parlementaria di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak menegaskan bahwa pembahasan RUU APBN Tahun Anggaran 2027 harus diarahkan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Namun, menurutnya, pertumbuhan tersebut harus berkualitas, mampu menciptakan lapangan kerja, serta dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kita mengapresiasi kinerja pemerintah, tetapi tentu perlu peningkatan di sana-sini. Pertumbuhan yang kita inginkan adalah pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, yang bisa menciptakan lapangan kerja, menyerap tenaga kerja, dan dirasakan secara berkeadilan oleh seluruh masyarakat,” ujar Amin kepada koranmerdeka.co di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Pasalnya, target pertumbuhan ekonomi 8 persen harus menjadi perhatian bersama dan tercermin dalam kebijakan fiskal setiap tahun hingga tahun 2029. Baginya, capaian pertumbuhan tidak cukup hanya tinggi secara angka, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Jangan sampai pertumbuhan ekonomi 8 persen bisa tercapai, tetapi hanya dirasakan oleh kelompok tertentu. Pertumbuhan harus berkualitas dan berkeadilan,” tegasnya.

Amin juga mengaitkan pembahasan APBN dengan proses uji kelayakan dan kepatutan calon Gubernur Bank Indonesia, Deputi Gubernur Senior, serta Deputi Gubernur Bank Indonesia yang tengah berlangsung di Komisi XI DPR RI. Dari sudut pandangnya, seluruh kebijakan ekonomi harus memiliki orientasi yang sama, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Selain itu, dirinya menyoroti pentingnya peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini menjadi sorotan karena UMKM telah  menjadi tulang punggung perekonomian nasional yang menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja dan berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Namun, alokasi kredit perbankan kepada sektor tersebut masih relatif rendah. “Kita tidak bangga hanya karena jumlah UMKM mencapai sekitar 64 juta. Yang kita inginkan justru UMKM naik kelas menjadi usaha menengah bahkan besar,” ujarnya.

Diketahui, hingga Juli 2026 pertumbuhan kredit secara nasional mencapai sekitar 13,58 persen, tetapi pertumbuhan kredit UMKM hanya sekitar 2,5 persen. Sementara, kredit untuk sektor mikro bahkan hanya tumbuh sekitar 0,8 persen. Dari informasi ini, Amin meminta pemerintah dan industri perbankan memberikan perhatian lebih besar kepada sektor produktif yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Tidak boleh dana hanya berputar di sektor keuangan. Jangan sampai ditempatkan di bank-bank Himbara lalu berputar kembali di instrumen keuangan tanpa mengalir ke sektor riil. Yang kita inginkan adalah kredit benar-benar menggerakkan usaha masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah,” katanya.

Menutup pernyataan, Politisi Fraksi PKS itu berharap berbagai kebijakan pembiayaan pemerintah ke depan dapat semakin memperluas akses kredit bagi UMKM sehingga pelaku usaha memiliki kesempatan untuk meningkatkan skala usahanya dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. 

Amin Ak Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM Anggota Komisi XI DPR RI DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

DPR September 11, 2026

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas…

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026

Akses SNI Masih Sulit bagi IKM, Hatta Minta Fasilitas Pengujian Diperluas

September 11, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?