Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»TKD Pendidikan Perlu Diperkuat agar Daerah Mampu Penuhi Kebutuhan Guru
DPR

TKD Pendidikan Perlu Diperkuat agar Daerah Mampu Penuhi Kebutuhan Guru

RedaksiBy RedaksiAgustus 18, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, saat ditemui Parlementaria sebelum Rapat Paripurna, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi X DPR RI meminta pemerintah memperkuat alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk sektor pendidikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Penguatan tersebut dinilai penting agar pemerintah daerah memiliki kemampuan fiskal yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pendidikan, termasuk pembayaran gaji guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI My Esti Wijayati mengatakan, masih terdapat guru PPPK paruh waktu yang menerima penghasilan di bawah Rp1 juta. Kondisi tersebut, menurutnya, antara lain dipengaruhi oleh perbedaan kemampuan fiskal masing-masing daerah.

“PR-nya apa? Gaji PPPK paruh waktu itu ada yang masih banyak di bawah Rp1 juta, karena tergantung kemampuan daerah,” kata My Esti saat ditemui koranmerdeka.co di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah dalam penyusunan anggaran pendidikan 2027. Jangan sampai keterbatasan fiskal daerah justru menghambat upaya meningkatkan kesejahteraan guru.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu meminta pemerintah tidak mengurangi TKD yang berkaitan dengan sektor pendidikan. Sebaliknya, alokasi tersebut perlu diperkuat agar pemerintah daerah mampu menjalankan kewajibannya secara optimal.

“Kalau TKD pendidikannya tidak ditambahkan, mereka tidak akan pernah mampu menyelesaikan PR-PR yang ada di daerah,” tegasnya.

My Esti menjelaskan, kebutuhan penguatan TKD pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pembayaran gaji guru. Pemerintah daerah juga menghadapi berbagai persoalan pendidikan lainnya, mulai dari pemenuhan sarana dan prasarana hingga kebutuhan sekolah di berbagai wilayah.

Karena itu, ia menilai kebijakan anggaran pendidikan 2027 perlu mempertimbangkan kondisi riil dan kemampuan fiskal setiap daerah. Penguatan anggaran di tingkat pusat harus diikuti dukungan fiskal yang memadai bagi daerah agar penyelenggaraan pendidikan dapat berjalan optimal.

Di sisi lain, My Esti berharap pemerintah memberikan kepastian mengenai alokasi anggaran untuk kesejahteraan guru. Menurutnya, kebutuhan tersebut harus diperhitungkan sejak awal dalam penyusunan anggaran dan tidak sekadar bergantung pada kemungkinan adanya anggaran tambahan.

“Kita tetap akan meminta kepada pemerintah tahun ini sudah menyiapkan secara pasti. Jangan mengatakan semoga ada. Tidak, kita anggarkan dari awal anggaran untuk gaji yang memadai bagi para guru,” ujar legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut.

Ia menegaskan, besarnya anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027 harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus kesejahteraan pendidik.

Dengan demikian, kata My Esti, kebijakan anggaran pendidikan tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan guru sebagai salah satu komponen utama pendidikan mendapatkan dukungan dan kesejahteraan yang layak. 

DPR RI My Esti Wijayati TKD Pendidikan Perlu Diperkuat agar Daerah Mampu Penuhi Kebutuhan Guru Wakil Ketua Komisi X DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

DPR September 11, 2026

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas…

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026

Akses SNI Masih Sulit bagi IKM, Hatta Minta Fasilitas Pengujian Diperluas

September 11, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?