Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Kamrussamad: RAPBN 2027 Lebih Realistis, Fokus Perkuat Reformasi Struktural dan Kualitas Belanja
DPR

Kamrussamad: RAPBN 2027 Lebih Realistis, Fokus Perkuat Reformasi Struktural dan Kualitas Belanja

RedaksiBy RedaksiAgustus 18, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad usai Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menilai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI memiliki pendekatan yang lebih realistis dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen didukung oleh instrumen kebijakan yang lebih konkret melalui reformasi struktural di berbagai sektor.

“Transformasi kebijakan yang dilakukan selama 21 bulan terakhir sudah mulai menunjukkan dampaknya, terutama pada sektor hulu dan sumber daya alam. Hal itu tercermin dari meningkatnya penerimaan negara yang disampaikan Presiden,” ujar Kamrussamad dalam Talkshow Spesial TVR Parlemen usai Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026) lalu.

Ia menjelaskan, RAPBN dibangun di atas tiga pilar utama, yakni kebijakan fiskal, kebijakan moneter, dan kebijakan makroprudensial sektor keuangan. Salah satu langkah penting yang disoroti ialah komitmen pemerintah untuk mereformasi pasar modal, termasuk rencana menjalankan demutualisasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

“Ini menunjukkan pemerintah mulai memberikan perhatian terhadap aspirasi pelaku pasar, dengan tetap menjaga mekanisme pasar yang ada,” katanya.

Selain itu, Kamrussamad menilai pemerintah juga menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan reformasi birokrasi melalui digitalisasi layanan publik, penguatan program perlindungan sosial, serta percepatan hilirisasi, khususnya di sektor pertambangan dan komoditas strategis. Ia mengingatkan, kontribusi industri manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) saat ini berada di angka sekitar 18,9 persen, di bawah level ideal bagi negara berkembang.

“Karena itu percepatan hilirisasi menjadi sangat penting untuk mendorong peningkatan kontribusi sektor manufaktur terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujarnya yang juga sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI tersebut.

ia juga menyoroti penegasan Presiden mengenai pentingnya disiplin fiskal dalam RAPBN 2027. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi pesan yang berbeda dibandingkan pidato-pidato sebelumnya.

“Bahkan ada semangat untuk menuju fiskal yang berimbang pada masa mendatang. Ini merupakan arah kebijakan yang sangat baik bagi keberlanjutan APBN,” tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan optimalisasi penerimaan negara tidak hanya berasal dari peningkatan pendapatan, tetapi juga melalui efisiensi belanja pemerintah. Salah satu langkah yang dinilai strategis adalah penguatan peran Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Baginya, peningkatan status kelembagaan LKPP menjadi badan akan memperluas kewenangan dalam mengonsolidasikan pengadaan barang dan jasa pemerintah, sehingga belanja negara menjadi lebih transparan, akuntabel, dan efisien. “Belanja pengadaan barang dan jasa mencapai sekitar Rp600 triliun setiap tahun. Kalau kualitas pengelolaannya semakin baik, ruang fiskal yang tercipta bisa dialihkan ke sektor-sektor produktif seperti kesehatan dan pendidikan,” jelasnya.

Ia juga melihat peluang peningkatan penerimaan negara melalui optimalisasi aset BUMN serta menjaga arus investasi, khususnya di sektor industri manufaktur yang dinilai menjadi sumber penciptaan lapangan kerja formal. “Pada semester pertama tahun ini investasi sudah mencapai sekitar Rp1.010 triliun. Ini harus terus didorong, terutama ke sektor manufaktur karena menjadi penopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Dirinya optimistis target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen dapat dicapai apabila agenda hilirisasi, penguatan investasi, serta reformasi struktural terus dijalankan secara konsisten. “Kalau transformasi ini terus dilakukan, saya optimistis kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2028–2029 akan jauh lebih baik,” pungkas Kamrussamad. 

Anggota Komisi XI DPR RI DPR RI Kamrussamad Kamrussamad: RAPBN 2027 Lebih Realistis
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

DPR September 11, 2026

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas…

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026

Akses SNI Masih Sulit bagi IKM, Hatta Minta Fasilitas Pengujian Diperluas

September 11, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?