Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Disdik di Tingkat Kabupaten/Kota Harus Turun Tangan Dampingi Sekolah Penerima Program Revitalisasi
DPR

Disdik di Tingkat Kabupaten/Kota Harus Turun Tangan Dampingi Sekolah Penerima Program Revitalisasi

RedaksiBy RedaksiAgustus 14, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) di tingkat kabupaten/kota untuk turun tangan mendampingi sekolah penerima program revitalisasi infrastruktur bersumber dari APBN. 

Langkah solutif ini dinilai krusial guna melindungi pelaksana swakelola di sekolah dari intervensi pihak eksternal, ketakutan terhadap birokrasi yang kaku, serta mencegah kegagalan proyek yang baru diketahui setelah proses audit pascakejadian.

Desakan tersebut disampaikan Fikri usai menyerap aspirasi pada masa reses Sidang V Tahun 2025-2026 di sejumlah sekolah penerima bantuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Beberapa sekolah yang ditinjau langsung antara lain SMK Bhakti Praja Dukuhwaru (Kabupaten Tegal), serta SMK Nurul Huda Paguyangan dan SDN 3 Bumiayu (Kabupaten Brebes).

Fikri menyoroti adanya celah dalam sistem swakelola yang justru membuat pihak sekolah tertekan. Padahal, akar masalah ini bermula dari tingginya porsi Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang menggerus APBD, sehingga pemerintah daerah kerap menyerahkan urusan fisik sekolah sepenuhnya ke pemerintah pusat.

Di sisi lain, regulasi yang terlampau kaku membuat pelaksana di lapangan takut mengambil diskresi teknis. Ketakutan ini diperparah dengan adanya tekanan dari pihak luar.

“Ada kekhawatiran intervensi eksternal yang ikut menekan pihak pelaksana, padahal ini swakelola. Hal ini mengakibatkan pekerjaan tersendat atau terhambat penyelesaiannya,”kata legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX tersebut, dalam keterangannya kepada koranmerdeka.co, di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Pemerintah pusat sebenarnya telah mengantisipasi kebocoran dana melalui sistem pelaporan daring (online) yang sangat presisi, bahkan mampu mendeteksi progres hingga angka 17 persen setiap pekannya. 

Namun, Komisi X menilai pengawasan mutakhir ini memiliki kelemahan fatal: audit bersifat pascakejadian. Evaluasi kerap baru dilakukan setelah negara dirugikan, yang pada akhirnya mengorbankan hak belajar siswa.

Untuk memecahkan kebuntuan tersebut, Politisi Fraksi PKS ini menawarkan dua solusi konstruktif. Pertama, Disdik harus memberikan pendampingan melekat sejak fase perencanaan agar spesifikasi ruang kelas sesuai standar. Kedua, Kementerian harus menyediakan kanal pengaduan (hotline) yang responsif.

“Kami berharap sistem laporan berkala daring ini bisa mengatasi jika ada unsur eksternal yang turut campur. Dengan demikian, kanal pengaduan menjamin keluhan pelaksana tersalurkan dengan baik dan segera mendapat tindak lanjut yang positif, bukan malah berbuntut pada problem hukum,” jelas Mantan Kepala SMK di Tegal ini.

Ia menegaskan, jerih payah para pendidik yang menjalankan program revitalisasi swakelola harus dipandang sebagai sumbangsih bagi bangsa, bukan malah menjebak mereka dalam masalah di kemudian hari.

Sebagai penutup, Fikri memberikan peringatan agar dana masa depan pendidikan ini murni terserap untuk siswa, tanpa adanya potongan tidak resmi dari oknum tak bertanggung jawab.

“Kalau ada pihak yang meminta jasa atau biaya atas nama bantuan revitalisasi sarana dan prasarana dari APBN, itu tidak benar dan tidak boleh dipenuhi. Itu pungli. Dana bantuan sepenuhnya harus untuk keperluan revitalisasi sesuai persetujuan Kemendikdasmen RI,” pungkas Fikri.

Abdul Fikri Faqih Anggota Komisi X DPR RI Disdik di Tingkat Kabupaten/Kota Harus Turun Tangan Dampingi Sekolah Penerima Program Revitalisasi DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

DPR September 11, 2026

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas…

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026

Akses SNI Masih Sulit bagi IKM, Hatta Minta Fasilitas Pengujian Diperluas

September 11, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?