Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BNI: Aktivasi Rekening PIP Siswa Bisa Ditunda hingga Kondisi Membaik

Juli 24, 2026

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026

RUU Daerah Kepulauan Dimatangkan, Optimalkan Ekonomi Biru dan Keadilan Fiskal

Juli 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Formula Dana BOS Perlu Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah dan Jenis Sekolah
DPR

Formula Dana BOS Perlu Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah dan Jenis Sekolah

RedaksiBy RedaksiJuli 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota DPR RI M. Sarmuji, dalam agenda Seminar Nasional Pendidikan bertajuk Optimalisasi Harga Satuan Pendidikan sebagai Dasar Penetapan Biaya Pendidikan yang Layak dan Berkeadilan yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kebijakan pembiayaan pendidikan dinilai perlu disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah serta jenis satuan pendidikan agar alokasi anggaran yang diberikan pemerintah lebih tepat sasaran dan berkeadilan. Perbedaan kondisi geografis, tingkat kemahalan wilayah, hingga kebutuhan pembelajaran di masing-masing sekolah dinilai menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam penetapan biaya pendidikan.

Hal tersebut mengemuka dalam agenda Seminar Nasional Pendidikan bertajuk Optimalisasi Harga Satuan Pendidikan sebagai Dasar Penetapan Biaya Pendidikan yang Layak dan Berkeadilan yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Anggota DPR RI M. Sarmuji menilai formulasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat disamaratakan untuk seluruh daerah. Menurutnya, setiap wilayah memiliki tantangan dan kebutuhan pembiayaan yang berbeda sehingga memerlukan pendekatan yang lebih proporsional.

“Kita mengusulkan supaya lebih berkeadilan, mempertimbangkan beban baik daerah maupun jenis satuan pendidikannya,” ujar Legislator Fraksi Partai Golkar itu.

Ia mencontohkan, biaya penyelenggaraan pendidikan di wilayah perkotaan tentu berbeda dengan daerah yang memiliki tantangan geografis tinggi. Di wilayah pegunungan, misalnya, biaya pembangunan sarana pendidikan jauh lebih besar karena distribusi material harus menggunakan transportasi udara.

“Jakarta dan Jawa Tengah tentu berbeda. Jawa Tengah dengan Papua Pegunungan pasti berbeda, karena di sana biayanya sangat mahal. Untuk membangun satu bangunan saja materialnya harus diangkut menggunakan pesawat,” jelasnya.

Selain faktor kewilayahan, Sarmuji juga menilai karakteristik satuan pendidikan perlu menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembiayaan. Menurutnya, sekolah kejuruan dengan bidang keahlian tertentu memiliki kebutuhan operasional yang tidak sama.

“Misalkan SMK Maritim tentu berbeda dengan SMK Akuntansi pembiayaannya, karena mereka harus praktik di laut dan sebagainya,” katanya.

Ia berpandangan, penyesuaian formula pembiayaan tersebut akan menciptakan sistem pendanaan pendidikan yang lebih adil sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di berbagai daerah. Lebih lanjut, ia mengungkapkan hasil kajian yang dibahas dalam seminar tersebut diharapkan dapat menjadi masukan dalam penyempurnaan kebijakan pembiayaan pendidikan, termasuk melalui pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

Menurutnya, kerangka pengaturan mengenai pembiayaan pendidikan sebenarnya telah diatur dalam regulasi yang ada. Namun, masih terdapat ruang untuk memperkuat pengaturan mengenai komponen biaya pendidikan agar menjadi acuan yang lebih komprehensif dalam penyusunan kebijakan.

“Kerangkanya sebenarnya sudah ada di Undang-Undang Sisdiknas. Tinggal nanti kalau masih perlu ada yang kita sisipkan dan perkuat, tentu akan kita perkuat di dalam RUU Sisdiknas, khususnya terkait komponen pembiayaannya,” pungkas Politisi asal Dapil Jatim VI itu.

Ia berharap pembahasan mengenai harga satuan pendidikan dapat menghasilkan rekomendasi yang mampu mendorong sistem pembiayaan pendidikan yang lebih proporsional, adaptif terhadap kondisi daerah, serta mendukung pemerataan mutu pendidikan di seluruh Indonesia. Dengan demikian, jelasnya, kebijakan pendanaan pendidikan tidak hanya berorientasi pada besaran anggaran, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan riil setiap satuan pendidikan agar layanan pendidikan semakin berkualitas dan berkeadilan.

Anggota DPR RI DPR RI Formula Dana BOS Perlu Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah dan Jenis Sekolah M. Sarmuji
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026

RUU Daerah Kepulauan Dimatangkan, Optimalkan Ekonomi Biru dan Keadilan Fiskal

Juli 22, 2026

Bahas RUU Perampasan Aset, Hinca Panjaitan Soroti Dugaan Penyimpangan Bisnis di BUMN

Juli 21, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BNI: Aktivasi Rekening PIP Siswa Bisa Ditunda hingga Kondisi Membaik

Nasional Juli 24, 2026

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memastikan proses pendaftaran dan aktivasi rekening Program Indonesia Pintar…

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026

RUU Daerah Kepulauan Dimatangkan, Optimalkan Ekonomi Biru dan Keadilan Fiskal

Juli 22, 2026

Bahas RUU Perampasan Aset, Hinca Panjaitan Soroti Dugaan Penyimpangan Bisnis di BUMN

Juli 21, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?