Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BNI: Aktivasi Rekening PIP Siswa Bisa Ditunda hingga Kondisi Membaik

Juli 24, 2026

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026

RUU Daerah Kepulauan Dimatangkan, Optimalkan Ekonomi Biru dan Keadilan Fiskal

Juli 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Titiek Soeharto: Swasembada Pangan Tak Boleh Dibayar dengan Petani yang Merugi
DPR

Titiek Soeharto: Swasembada Pangan Tak Boleh Dibayar dengan Petani yang Merugi

RedaksiBy RedaksiJuli 11, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, saat memimpin Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI dalam kegiatan Panen Raya Padi di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menegaskan bahwa keberhasilan program swasembada pangan nasional harus dibarengi dengan meningkatnya kesejahteraan petani. Menurutnya, petani yang sejahtera merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pertanian yang kuat sekaligus memperkokoh kedaulatan pangan Indonesia.

Hal itu disampaikan wanita yang akrab disapa Titiek Soeharto ini, saat memimpin Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI dalam kegiatan Panen Raya Padi di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2026).

“Keberhasilan swasembada pangan harus berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan petani. Sebab, petani yang sejahtera adalah kunci terwujudnya pertanian yang kuat dan kedaulatan pangan Indonesia,” ujar Titiek.

Titiek menjelaskan, Presiden Republik Indonesia telah menetapkan swasembada pangan sebagai agenda strategis nasional untuk memperkuat kedaulatan bangsa di tengah tantangan ekonomi global, perubahan iklim, dan dinamika geopolitik. Dalam konteks tersebut, Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Klaten sebagai salah satu lumbung pangan nasional, memiliki peran penting dalam menjaga pasokan beras nasional.

Meski demikian, Titiek mengingatkan masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian, mulai dari perubahan iklim, alih fungsi lahan, hingga meningkatnya biaya produksi. Oleh karena itu, menurutnya, pembangunan pertanian harus dilakukan secara terpadu melalui penyediaan sarana produksi, penguatan infrastruktur, modernisasi pertanian, serta jaminan harga yang memberikan keuntungan dan kepastian bagi petani.

Lebih lanjut, Titiek menegaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah di bidang pangan harus menempatkan petani sebagai pihak yang paling dilindungi.

“Jangan sampai kebijakan yang dibuat justru merugikan petani. Petani harus menjadi pihak pertama yang merasakan manfaat dari setiap kebijakan pangan nasional,” tegas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Titiek menegaskan, Komisi IV akan terus mengawal implementasi berbagai kebijakan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar seluruh program pertanian benar-benar berpihak kepada petani serta mampu memperkuat kedaulatan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Titiek juga menyampaikan apresiasi kepada para petani, penyuluh pertanian, penyalur pupuk bersubsidi, pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, serta BUMN yang telah bekerja sama meningkatkan produksi padi nasional. Ia berharap momentum panen raya semakin memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sektor pertanian yang produktif, modern, dan berpihak kepada petani.

“Semoga produksi terus meningkat, harga tetap menguntungkan, kesejahteraan petani semakin meningkat, serta pertanian Indonesia semakin jaya dan berdaulat,” pungkasnya. 

DPR RI Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto Titiek Soeharto: Swasembada Pangan Tak Boleh Dibayar dengan Petani yang Merugi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026

RUU Daerah Kepulauan Dimatangkan, Optimalkan Ekonomi Biru dan Keadilan Fiskal

Juli 22, 2026

Bahas RUU Perampasan Aset, Hinca Panjaitan Soroti Dugaan Penyimpangan Bisnis di BUMN

Juli 21, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BNI: Aktivasi Rekening PIP Siswa Bisa Ditunda hingga Kondisi Membaik

Nasional Juli 24, 2026

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memastikan proses pendaftaran dan aktivasi rekening Program Indonesia Pintar…

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026

RUU Daerah Kepulauan Dimatangkan, Optimalkan Ekonomi Biru dan Keadilan Fiskal

Juli 22, 2026

Bahas RUU Perampasan Aset, Hinca Panjaitan Soroti Dugaan Penyimpangan Bisnis di BUMN

Juli 21, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?