Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BNI: Aktivasi Rekening PIP Siswa Bisa Ditunda hingga Kondisi Membaik

Juli 24, 2026

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026

RUU Daerah Kepulauan Dimatangkan, Optimalkan Ekonomi Biru dan Keadilan Fiskal

Juli 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Amin Ak: RUU PFII Jadi Peluang Perkuat Investasi Global dan Ekonomi Nasional
DPR

Amin Ak: RUU PFII Jadi Peluang Perkuat Investasi Global dan Ekonomi Nasional

RedaksiBy RedaksiJuli 3, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak, saat diwawancarai langsung oleh Parlementaria usai rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama pemerintah di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Ak menilai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) merupakan langkah penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam menarik investasi global sekaligus memperkuat perekonomian nasional. Hal tersebut disampaikannya melalui wawancara langsung dengan koranmerdeka.co usai rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama pemerintah di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Menurut Amin Ak, RUU PFII merupakan usulan pemerintah yang patut didukung karena telah mengacu pada praktik terbaik di sejumlah negara yang berhasil mengembangkan pusat keuangan internasional, seperti Singapura dan Uni Emirat Arab. “RUU PFII ini usulan pemerintah. Kami memandang ini penting dan cukup urgen. Pemerintah tentu memiliki benchmarking dari banyak negara yang sukses mengembangkan kawasan pusat finansial internasional, sehingga Indonesia juga perlu memiliki hal yang sama,” tutur Amin.

Ia mengatakan, pembentukan PFII diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi investor global untuk menanamkan modal di Indonesia. Arus investasi tersebut dinilai akan mendorong pembangunan, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meski demikian, Amin menegaskan proses penyusunan RUU tetap harus mengedepankan prinsip meaningful participation dengan melibatkan masyarakat secara luas agar regulasi yang dihasilkan memperoleh legitimasi publik.

Selain itu, ia menilai Indonesia memiliki modal besar untuk bersaing sebagai pusat keuangan internasional karena didukung sumber daya alam yang melimpah, jumlah penduduk yang besar, serta potensi sumber daya manusia yang kuat. Dirinya juga mengungkapkan pihaknya akan mengusulkan agar potensi ekonomi syariah dan industri halal mendapat ruang dalam pengembangan PFII. 

Menurutnya, sektor tersebut memiliki nilai ekonomi yang besar dan dapat menjadi salah satu keunggulan Indonesia di tingkat global.

Lebih lanjut, ia menilai investasi menjadi faktor penting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Karena itu, Indonesia memerlukan arus modal yang lebih besar dari investor global melalui ekosistem investasi yang lebih kompetitif.

“Pertumbuhan ekonomi 8 persen tidak bisa hanya ditopang oleh sumber dana dalam negeri. Kita membutuhkan investasi yang besar, dan PFII dapat menjadi pintu masuk bagi investor global dengan berbagai kekhususan yang membuat Indonesia semakin kompetitif,” tegasnya.

Menutup pernyataan, Amin berharap pembahasan RUU PFII dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sehingga Indonesia mampu memiliki pusat finansial internasional yang berdaya saing, meningkatkan kepercayaan investor, dan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Amin Ak Amin Ak: RUU PFII Jadi Peluang Perkuat Investasi Global dan Ekonomi Nasional Anggota Komisi XI DPR RI DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026

RUU Daerah Kepulauan Dimatangkan, Optimalkan Ekonomi Biru dan Keadilan Fiskal

Juli 22, 2026

Bahas RUU Perampasan Aset, Hinca Panjaitan Soroti Dugaan Penyimpangan Bisnis di BUMN

Juli 21, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BNI: Aktivasi Rekening PIP Siswa Bisa Ditunda hingga Kondisi Membaik

Nasional Juli 24, 2026

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memastikan proses pendaftaran dan aktivasi rekening Program Indonesia Pintar…

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026

RUU Daerah Kepulauan Dimatangkan, Optimalkan Ekonomi Biru dan Keadilan Fiskal

Juli 22, 2026

Bahas RUU Perampasan Aset, Hinca Panjaitan Soroti Dugaan Penyimpangan Bisnis di BUMN

Juli 21, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?