Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bias Layar: Pemerintah Harus Hadir Tangani Keterbatasan Sarana Operasional Pengawasan Imigrasi di Kalimantan Tengah

Juni 24, 2026

Komisi XIII Perjuangkan Pembentukan Kantor Imigrasi Baru di Muara Teweh

Juni 24, 2026

Komisi XIII Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian di Kalimantan Tengah

Juni 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Bias Layar: Pemerintah Harus Hadir Tangani Keterbatasan Sarana Operasional Pengawasan Imigrasi di Kalimantan Tengah
DPR

Bias Layar: Pemerintah Harus Hadir Tangani Keterbatasan Sarana Operasional Pengawasan Imigrasi di Kalimantan Tengah

RedaksiBy RedaksiJuni 24, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XIII DPR RI, Bias Layar saat agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI ke Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Palangka Raya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XIII DPR RI Bias Layar menyoroti keterbatasan sarana operasional yang masih menjadi kendala utama dalam pelaksanaan pengawasan keimigrasian di Kalimantan Tengah. Menurutnya, kondisi geografis yang luas membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai agar pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) dapat berjalan 

“Yang serius setelah kami pelajari dan ada dalam catatan-catatan juga itu adalah sarana operasional, seperti mobil dan kapal kecil atau speedboat,” ujar Bias Layar kepada koranmerdeka.co usai agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI ke Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Palangka Raya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan sarana operasional tersebut berkaitan dengan luasnya wilayah pengawasan yang harus dijangkau jajaran Imigrasi. Keberadaan WNA yang tersebar di berbagai kawasan usaha dan investasi membuat petugas membutuhkan dukungan transportasi yang memadai untuk menjalankan fungsi pengawasan dan pendataan.

Menurutnya, tantangan geografis menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Palangka Raya. Meskipun telah terdapat kantor imigrasi di Sampit dan Pangkalan Bun, serta rencana pembentukan kantor imigrasi baru di Muara Teweh, luas wilayah Kalimantan Tengah tetap menjadi tantangan tersendiri.

“Luas wilayahnya juga sangat besar. Itu masalahnya, dan itu akan kami perjuangkan,” tegasnya.

Di sisi lain, Bias Layar menilai kondisi anggaran dan kinerja penerimaan negara bukan pajak (PNBP) di lingkungan Imigrasi Kalimantan Tengah sudah cukup baik. Ia menyebut penyerapan anggaran berjalan sesuai target dan didukung capaian PNBP yang tinggi.

Selain sarana operasional, ia mengungkapkan bahwa Komisi XIII DPR RI juga mencatat kebutuhan penguatan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan keimigrasian. 

Menurutnya, usulan penambahan pegawai telah dibahas dalam rapat kerja sebelumnya dan saat ini menunggu proses koordinasi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan kementerian terkait. “SDM itu waktu kami rapat kerja sudah ada usulannya. Kami meminta pihak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian PANRB, kemudian dengan BKN dan Kementerian Keuangan,” jelas Bias Layar.

Ke depan, lanjutnya, dirinya berharap agar pelayanan dan pengawasan keimigrasian di Kalimantan Tengah dapat semakin baik, profesional, dan bebas dari praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme. Ia juga menilai pengelolaan keimigrasian yang baik dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

“Harapan saya semuanya bisa terukur, terkendali, dan berjalan dengan baik, tanpa adanya kolusi, korupsi, dan nepotisme,” pungkasnya.

Anggota Komisi XIII DPR RI Bias Layar Bias Layar: Pemerintah Harus Hadir Tangani Keterbatasan Sarana Operasional Pengawasan Imigrasi di Kalimantan Tengah DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Komisi XIII Perjuangkan Pembentukan Kantor Imigrasi Baru di Muara Teweh

Juni 24, 2026

Komisi XIII Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian di Kalimantan Tengah

Juni 24, 2026

Ahmad Basarah Tegaskan Inovasi Pendidikan Jadi Solusi Overcapacity Lapas

Juni 24, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Bias Layar: Pemerintah Harus Hadir Tangani Keterbatasan Sarana Operasional Pengawasan Imigrasi di Kalimantan Tengah

DPR Juni 24, 2026

Anggota Komisi XIII DPR RI Bias Layar menyoroti keterbatasan sarana operasional yang masih menjadi kendala…

Komisi XIII Perjuangkan Pembentukan Kantor Imigrasi Baru di Muara Teweh

Juni 24, 2026

Komisi XIII Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian di Kalimantan Tengah

Juni 24, 2026

Ahmad Basarah Tegaskan Inovasi Pendidikan Jadi Solusi Overcapacity Lapas

Juni 24, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?