Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»80 Persen Bahan Baku Susu Masih Impor, Komisi IV Kritisi Lambatnya Kinerja Pemerintah
DPR

80 Persen Bahan Baku Susu Masih Impor, Komisi IV Kritisi Lambatnya Kinerja Pemerintah

RedaksiBy RedaksiApril 10, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV ke Koperasi Ngudi Luhur di Kota Salatiga, Jawa Tengah/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketergantungan pemerintah dalam impor susu masih sangat tinggi. Tercatat, 80 persen bahan baku susu di Indonesia berasal dari impor dan sisanya 20 persen dari produksi lokal. Ketergantungan tinggi ini disebabkan rendahnya populasi sapi perah, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), serta efisiensi biaya akibat perjanjian perdagangan bebas.

Menyoroti hal itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto menyayangkan lambatnya Pemerintah dalam menurunkan ketergantungan impor susu ini. Panggah menilai, masalah-masalah yang dihadapi para peternak lokal masih berkutat pada persoalan lama yang tidak kunjung tuntas, mulai dari bibit, pakan, hingga manajemen limbah.

Karena itu, ia mendesak kementerian terkait untuk segera menyusun langkah konkret yang lebih fokus dan terukur.

“Kunjungan (Komisi IV) kali ini kita memang lebih kepada untuk mendengarkan aspirasi koperasi susu di Salatiga ini, dengan harapan kita bisa menyerap persoalan riil dari persoalan persusuan ini. Meskipun kita tahu ini masalah yang sudah lama tidak terselesaikan, yaitu ketergantungan impor susu yang mencapai 80 persen,” ungkap Politisi Fraksi Partai Golkar itu saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV ke Koperasi Ngudi Luhur di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

Ia pun secara tegas meminta mitra kerja, khususnya Kementerian Pertanian, untuk menyusun action programyang memiliki tahapan jelas dalam mengurangi ketergantungan impor.

“Saya melihat progresnya masih sangat-sangat lambat. Oleh karena itu memang minta kepada mitra kementerian untuk bagaimana menyusun action program bertahap bagaimana ketergantungan daripada impor susu ini terus dikurangi,” tutur Legislator asal Dapil Jawa Tengah VI tersebut.

Panggah mengusulkan dua pendekatan klaster untuk memacu produksi susu nasional. Pertama, melibatkan dunia usaha untuk berkontribusi aktif, dan kedua, melakukan pembinaan intensif terhadap peternak kecil agar produksi secara riil meningkat.

Ia membandingkan lambatnya progres sektor susu dengan sektor pangan lainnya yang sudah menunjukkan hasil.

“Kita terima kasih ya masalah beras sudah ada progres, kalau masalah ayam maupun daging juga alhamdulillah sudah terpenuhi. Tapi masih banyak masalah jagung, kedelai, susu, ini semuanya persoalan-persoalan yang progresnya masih sangat lambat,” pungkasnya.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh sejumlah Anggota Komisi IV DPR RI lainnya serta pejabat dari Badan Karantina Indonesia, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan BUMN pangan seperti IDFOOD dan PT Berdikari. 

80 Persen Bahan Baku Susu Masih Impor DPR RI Panggah Susanto Wakil Ketua Komisi IV DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

DPR April 16, 2026

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meraih penghargaan dalam ajang KWP Awards 2026 pada…

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026

Raih KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

April 16, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?