Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Rajiv Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi
DPR

Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Rajiv Minta Kemenhut Perkuat Koordinasi

RedaksiBy RedaksiApril 1, 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta Kementerian Kehutanan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah yang memiliki potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla sebagai langkah antisipasi menjelang musim kemarau panjang 2026.

“Koordinasi dengan daerah-daerah rawan harus terus diperkuat. Sekarang memang sudah ada apel dan jambore, tapi harus ditingkatkan lagi dengan kesiapan nyata di lapangan,” kata Rajiv dalam keterangan tertulis yang dikutip koranmerdeka.co, di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Ia mengatakan, langkah kesiapsiagaan seperti apel siaga dan jambore karhutla yang telah dilakukan perlu ditingkatkan lagi. Menurutnya, jangan hanya bersifat seremonial, tetapi perlu diikuti dengan langkah konkret di lapangan.

Pasalnya, sejumlah wilayah di Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda awal peningkatan titik panas. Salah satu daerah yang telah terdeteksi munculnya hotspot, seperti di Provinsi Riau, yang menyebar di sejumlah provinsi lain dalam beberapa pekan terakhir.

Adapun berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Provinsi Riau tercatat sebagai wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi di Pulau Sumatera pada periode 1 Januari hingga 25 Maret 2026, yakni 302 titik panas dari total 582 titik panas di Sumatra.

Sementara berdasarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), luas areal karhutla di Riau tercatat 2.713,26 hektare dalam kurun waktu 1 Januari hingga 24 Maret 2026.

“Seperti di Riau, titik panas sudah mulai muncul. Ini harus jadi peringatan dini, apalagi kita akan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang,” ujar Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Selain itu, lanjutnya, BMKG juga memprediksi musim kemarau 2026 akan datang secara bertahap mulai April hingga Juni. Musim kemarau tersebut berpotensi berlangsung lebih kering di sejumlah wilayah, khususnya Sumatera bagian tengah dan selatan, Kalimantan, serta sebagian Sulawesi.

“Ini kombinasi sangat berbahaya. Kemarau datang lebih cepat, lebih kering, dan lebih panjang,” kata Rajiv.

“Data BMKG harus jadi alarm serius bagi kita semua. Jangan sampai kita kecolongan seperti tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Ia menambahkan karhutla terjadi tidak melulu karena faktor cuaca. Aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar masih menjadi penyumbang utama terjadinya karhutla di Indonesia.

Setiap memasuki musim kemarau, lanjut Rajiv, jumlah titik panas cenderung meningkat signifikan dengan konsentrasi terbesar berada di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Oleh karena itu, langkah yang perlu diperkuat, antara lain optimalisasi deteksi dini hotspot, peningkatan patroli terpadu di wilayah rawan, kesiapan sarana pemadaman sejak dini, serta pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan.

“Kalau titik api bisa diketahui sejak awal, penanganannya jauh lebih mudah dan biaya yang dikeluarkan juga tidak sebesar ketika api sudah meluas,” katanya.

Rajiv mengingatkan jika tidak diantisipasi sejak dini, kondisi ini berpotensi memicu kebakaran skala besar yang sulit dikendalikan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama erat antara pemerintah dengan aparat penegak hukum, baik Polri maupun Kejaksaan Agung dalam menangani kasus karhutla, khususnya yang disebabkan unsur kesengajaan.

Menurutnya, penegakan hukum terhadap pelaku karhutla harus dilakukan tanpa pandang bulu agar ada efek jera sehingga kasus tersebut tidak terus berulang setiap tahunnya. Selain itu, kerja sama dengan aparat penegak hukum harus diperkuat, terutama terhadap kasus pembakaran yang disengaja.

“Penegakan hukum harus tegas dan tidak boleh ada kompromi. Kalau penegakan hukumnya lemah maka pelanggaran akan terus terjadi. Ini harus jadi perhatian serius,” katanya.

Ia menambahkan edukasi kepada masyarakat juga penting di daerah rawan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Praktik tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian besar.

“Masyarakat harus diberi pemahaman dan solusi alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan. Perlu pendekatan yang lebih persuasif, tidak hanya penegakan hukum,” ujarnya.

Rajiv menambahkan dampak karhutla tidak mengenal batas wilayah administratif karena asapnya bisa menyebar ke berbagai daerah, bahkan hingga negara tetangga, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan lintas negara.

Menurutnya, karhutla bukan hanya isu lokal, tetapi regional sehingga semua pihak harus mempunyai komitmen bersama untuk mencegahnya.

“Jadi, pemerintah harus memperkuat kerja sama regional dalam mengantisipasi dan menangani karhutla, termasuk berbagi teknologi dan informasi terkait mitigasi kebakaran,” katanya. 

Anggota Komisi IV DPR RI Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan DPR RI Rajiv
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

DPR April 16, 2026

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meraih penghargaan dalam ajang KWP Awards 2026 pada…

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026

Raih KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

April 16, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?