Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cerdas Merencanakan, Tertib Mengelola: Setjen DPR Dorong Digitalisasi Pengadaan BMN

Agustus 6, 2026

Baleg DPR RI Akan Atur Kewajiban Izin Masyarakat Adat dalam Pemanfaatan SDA

Agustus 6, 2026

Nurhadi: Pasien BPJS Bukan Warga Kelas Dua, Dugaan Pelanggaran Etik Harus Diusut

Agustus 6, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Pemerintah Impor Beras Khusus dari AS, Publik Berhak Tahu Data dan Kajiannya
DPR

Pemerintah Impor Beras Khusus dari AS, Publik Berhak Tahu Data dan Kajiannya

RedaksiBy RedaksiMaret 3, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menyoroti polemik pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, terkait impor 1.000 ton beras dari Amerika Serikat yang disebut sebagai “beras khusus” dan diklaim tidak diperuntukkan bagi konsumsi umum masyarakat. Menurut Firman, penjelasan yang belum rinci justru memunculkan pertanyaan publik di tengah situasi pangan nasional yang sensitif.


“Istilah ‘beras khusus’ harus dijelaskan secara terang dan detail. Khusus untuk siapa, spesifikasinya seperti apa, volumenya berapa, dan mekanisme distribusinya bagaimana. Pemerintah tidak boleh membiarkan ruang tafsir yang akhirnya memicu spekulasi di masyarakat,” ujar Firman dikutip koranmerdeka.co, Rabu (3/3/2026).


Pemerintah sebelumnya menyampaikan bahwa impor tersebut ditujukan untuk kebutuhan tertentu, seperti beras dengan karakteristik khusus bagi penderita diabetes maupun kebutuhan restoran Jepang di Indonesia. Dalam praktik perdagangan internasional, kategori beras khusus memang dikenal untuk memenuhi segmen pasar tertentu. Namun demikian, Firman menilai kejelasan informasi tetap menjadi keharusan agar tidak muncul persepsi keliru.


“Kita adalah negara agraris dengan jutaan petani yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Setiap kebijakan impor, berapa pun jumlahnya, harus disertai penjelasan komprehensif. Petani perlu diyakinkan bahwa negara tetap berpihak dan memiliki perhitungan matang,” tegas politisi Fraksi Partai Golkar  ini.


Firman menekankan bahwa transparansi merupakan fondasi utama kepercayaan publik. Ia meminta kementerian terkait menyampaikan argumentasi teknis secara utuh, mulai dari dasar kebijakan, kebutuhan riil di lapangan, hingga alasan mengapa komoditas tersebut belum dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.


“Kalau memang beras itu diperuntukkan bagi kebutuhan medis tertentu atau segmen restoran spesifik, paparkan data dan kajiannya. Apakah varietas tersebut tidak tersedia di dalam negeri? Apakah sudah dihitung dampaknya terhadap harga gabah dan kesejahteraan petani? Semua harus dijelaskan secara terbuka,” lanjut legislator yang juga Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ini.


Selain substansi kebijakan, Firman juga menyoroti pentingnya strategi komunikasi pemerintah dalam merespons isu-isu yang berpotensi kontroversial. Menurutnya, pejabat publik harus mampu menyampaikan informasi teknis dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat luas.


“Isu pangan menyangkut hajat hidup orang banyak. Jika penjelasan teknis belum tersampaikan secara lengkap, sebaiknya ada juru bicara yang benar-benar menguasai substansi untuk menyampaikan detailnya. Komunikasi yang tidak utuh dapat memicu persepsi negatif dan menggerus kepercayaan publik,” dikatakan legislator asal Pati, Jawa Tengah tersebut.


Ia menegaskan, juru bicara yang efektif harus mampu menjelaskan persoalan kompleks secara jernih tanpa mengurangi esensi kebijakan. Di tengah arus informasi yang cepat, kesalahan komunikasi dapat berkembang menjadi polemik yang lebih luas.


“Kita ingin kebijakan pangan berjalan dengan baik, berbasis data, dan berpihak pada kepentingan nasional. Karena itu, kejelasan dan keterbukaan adalah keharusan agar masyarakat memahami arah kebijakan dan petani tetap merasa dilindungi,” pungkas Firman.

Anggota Komisi IV DPR RI DPR RI emerintah Impor Beras Khusus dari AS Firman Soebagyo Dorong Pemerintah Jadikan Singkong Komoditas Strategis
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Cerdas Merencanakan, Tertib Mengelola: Setjen DPR Dorong Digitalisasi Pengadaan BMN

Agustus 6, 2026

Baleg DPR RI Akan Atur Kewajiban Izin Masyarakat Adat dalam Pemanfaatan SDA

Agustus 6, 2026

Nurhadi: Pasien BPJS Bukan Warga Kelas Dua, Dugaan Pelanggaran Etik Harus Diusut

Agustus 6, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Cerdas Merencanakan, Tertib Mengelola: Setjen DPR Dorong Digitalisasi Pengadaan BMN

DPR Agustus 6, 2026

Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola Barang Milik Negara (BMN)…

Baleg DPR RI Akan Atur Kewajiban Izin Masyarakat Adat dalam Pemanfaatan SDA

Agustus 6, 2026

Nurhadi: Pasien BPJS Bukan Warga Kelas Dua, Dugaan Pelanggaran Etik Harus Diusut

Agustus 6, 2026

Gus Falah: Tidak Semua Perampasan Aset Harus Menunggu Putusan Pemidanaan

Agustus 6, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?