Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gamal: Perbaiki Kualitas Tenaga Kerja dan Program Pemagangan di Bali

April 17, 2026

Pemagangan Harus Fokus pada Peningkatan Kompetensi, Bukan Eksploitasi

April 17, 2026

Pembentukan Holding BUMN Logistik Harus Mitigasi Gejolak Internal Perubahan Struktur Perusahaan

April 17, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Nevi Zuairina Dorong Pembentukan Dewan Koordinasi Persaingan Usaha dan Perlindungan Konsumen
DPR

Nevi Zuairina Dorong Pembentukan Dewan Koordinasi Persaingan Usaha dan Perlindungan Konsumen

RedaksiBy RedaksiNovember 7, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama Kementerian Perdagangan dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina menilai persoalan persaingan usaha di Indonesia sudah memasuki tahap serius dan membutuhkan penguatan sistem hukum serta koordinasi antar-lembaga. Ia menekankan, tantangan baru yang muncul akibat perkembangan ekonomi digital, konsolidasi industri BUMN, dan integrasi pasar pangan serta logistik, belum sepenuhnya diimbangi dengan sistem pengawasan dan penegakan hukum yang memadai.

“Kalau kita lihat di negara lain, perlindungan terhadap konsumen dan pelaku usaha kecil sangat kuat. Monopoli atau oligopoli sulit dilakukan karena regulasinya jelas. Nah, kita di Indonesia harus bergerak ke arah itu juga,” ujar Nevi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama Kementerian Perdagangan dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (6/11/2025).

Nevi mengusulkan pembentukan Dewan Koordinasi Persaingan Usaha dan Perlindungan Konsumen sebagai upaya memperkuat sinergi antar-lembaga. Menurutnya, saat ini terjadi tumpang tindih kewenangan antara KPPU, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN), serta Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) dalam penegakan hukum. 

“Belum ada batas koordinasi yang jelas, sehingga sering kali terjadi tumpang tindih dalam penegakan hukum persaingan usaha dan perlindungan konsumen. Dewan ini akan memperjelas garis kerja antar-lembaga,” jelasnya.

Selain itu, Nevi menyoroti struktur pasar yang didominasi BUMN, terutama setelah pembentukan holding di berbagai sektor. Ia menilai, meskipun BUMN berperan strategis, dominasi mereka tidak boleh mengorbankan pelaku usaha kecil. “Monopoli oleh BUMN hanya boleh untuk sektor strategis nasional seperti pangan dan energi. Di luar itu, BUMN harus menjalin kemitraan yang berpihak kepada UMKM,” tegas politisi Fraksi PKS tersebut.

Dalam konteks ekonomi digital, Nevi menekankan pentingnya keterbukaan algoritma dan pengawasan data pengguna. Ia mengusulkan pembentukan Forum Pengawasan Ekonomi Digital Nasional yang melibatkan KPPU, OJK, Kominfo, dan Kementerian Perdagangan untuk memastikan pengawasan lintas sektor berjalan efektif. “Kita butuh forum pengawasan terpadu agar praktik usaha digital bisa diawasi secara menyeluruh dan transparan,” katanya.

Terkait penegakan hukum, Nevi juga mengusulkan peningkatan sanksi denda maksimum hingga 10 persen dari omzet pelaku usaha serta penerapan program keringanan hukum dan perlindungan bagi pelapor internal (whistleblower) untuk mendorong keterbukaan informasi. Ia menegaskan pentingnya memperkuat posisi KPPU sebagai lembaga independen agar bebas dari intervensi eksekutif.

Di bidang perlindungan konsumen, Nevi mendorong adanya sistem pengawasan harga dan distribusi pangan yang terintegrasi. Ia mengusulkan agar KPPU dan PKTN menjalin nota kesepahaman untuk memantau fluktuasi harga dan distribusi secara berkala. “Kita perlu sistem peringatan dini berbasis data untuk mendeteksi lonjakan harga pangan, agar kebijakan bisa diambil cepat,” ujarnya.

Lebih jauh, Nevi menekankan perlunya reformasi regulasi pasar dengan melibatkan KPPU dalam proses evaluasi kebijakan di sektor energi, logistik, dan transportasi. Ia juga mendorong penambahan bab khusus tentang kemitraan UMKM dalam RUU agar tercipta hubungan usaha yang adil antara perusahaan besar dan kecil.

“Bab kemitraan UMKM ini penting untuk memastikan kontrak yang adil dan memberikan KPPU kewenangan pengawasan khusus di bidang kemitraan usaha. Selain itu, kita juga perlu menetapkan Indeks Kinerja Persaingan Nasional sebagai indikator keberhasilan kebijakan persaingan di Indonesia,” pungkas Nevi. 

Anggota Komisi VI DPR RI DPR RI Nevi Zuairina Nevi Zuairina Dorong Pembentukan Dewan Koordinasi Persaingan Usaha dan Perlindungan Konsumen
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Gamal: Perbaiki Kualitas Tenaga Kerja dan Program Pemagangan di Bali

April 17, 2026

Pemagangan Harus Fokus pada Peningkatan Kompetensi, Bukan Eksploitasi

April 17, 2026

Pembentukan Holding BUMN Logistik Harus Mitigasi Gejolak Internal Perubahan Struktur Perusahaan

April 17, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Gamal: Perbaiki Kualitas Tenaga Kerja dan Program Pemagangan di Bali

DPR April 17, 2026

Provinsi Bali mendapat sorotan serius lantaran didominasi oleh tenaga kerja berpendidikan rendah yang menjadi tantangan…

Pemagangan Harus Fokus pada Peningkatan Kompetensi, Bukan Eksploitasi

April 17, 2026

Pembentukan Holding BUMN Logistik Harus Mitigasi Gejolak Internal Perubahan Struktur Perusahaan

April 17, 2026

Komisi X: Pemda Berperan Strategis Pastikan Keberhasilan Implementasi TKA di Daerah

April 17, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?