Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MIND ID Catat Pendapatan Rp139 Triliun Berkat Hilirisasi

April 24, 2026

Batam Torehkan Prestasi Investasi Triwulan I 2026 Tembus Rp17,4 Triliun

April 23, 2026

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Komisi II Setujui Tambahan Anggaran untuk Program Prioritas yang Berdampak Langsung ke Masyarakat
DPR

Komisi II Setujui Tambahan Anggaran untuk Program Prioritas yang Berdampak Langsung ke Masyarakat

RedaksiBy RedaksiSeptember 4, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan Kemendagri, Kementerian ATR/BPN, BNPP, dan DKPP di ruang rapat Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, mengungkapkan Komisi II menyetujui tambahan anggaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tahun Anggaran (TA) 2026 untuk sejumlah program.

Terutama untuk program prioritas nasional yang berdampak langsung kepada masyarakat dan pelayanan, seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), redistribusi tanah, serta penyelesaian sengketa pertanahan.

“Kementerian ATR/BPN untuk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Rp1,16 triliun, kemudian redistribusi tanah Rp99,4 miliar, serta penyelesaian sengketa pertanahan Rp79,3 miliar,” ujar Aria dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan Kemendagri, Kementerian ATR/BPN, BNPP, dan DKPP di ruang rapat Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Selain itu, Kementerian Dalam Negeri untuk Ditjen Dukcapil (Kependudukan dan Catatan Sipil) Kemendagri mendapat tambahan anggaran sebesar Rp2,24 triliun, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Rp410 miliar, Bina Keuangan Daerah Rp189 miliar, Inspektorat Jenderal Rp135 miliar, dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri Rp818 miliar. Sementara tambahan anggaran BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan) untuk program pengelolaan batas negara dan kawasan perbatasan sebesar Rp35,2 miliar.

Meski demikian, Komisi II DPR RI juga mempertimbangkan usulan anggaran yang berpotensi inefisiensi dan tumpang tindih, seperti Program Peta Zona Nilai Tanah di Kementerian ATR/BPN sebesar Rp54 miliar. Juga program kajian dengan biaya besar namun output terbatas, seperti Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) sebesar Rp9,7 miliar yang hanya menghasilkan enam rekomendasi.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, juga ditekankan bahwa struktur anggaran Kemendagri, Kementerian ATR/BPN, BNPP, dan DKPP tidak boleh terjebak pada dominasi belanja administratif yang hanya bersifat rutin, seperti perjalanan dinas, rapat seremonial, atau biaya dukungan manajemen yang membebani APBN tanpa memberikan dampak nyata.

“Anggaran harus diarahkan secara tegas pada program substantif yang langsung menyentuh pelayanan publik, meningkatkan kapasitas aparatur, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Rifqi membacakan kesimpulan rapat.

Politisi dari Fraksi Partai NasDem ini juga menilai praktik alokasi anggaran yang lebih besar untuk kegiatan administratif dibandingkan program substantif merupakan bentuk inefisiensi yang harus dihentikan. Oleh karena itu, Komisi II DPR RI meminta Kemendagri, Kementerian ATR/BPN, BNPP, dan DKPP untuk melakukan rasionalisasi dan realokasi sehingga proporsi belanja substantif meningkat signifikan. Dengan demikian, APBN benar-benar berfungsi sebagai instrumen pembangunan, bukan sekadar menjaga rutinitas birokrasi.

Aria Bima DPR RI Komisi II Setujui Tambahan Anggaran untuk Program Prioritas yang Berdampak Langsung ke Masyarakat Wakil Ketua Komisi II DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026

Mandeg 22 Tahun, DPR Tuntaskan Pembahasan RUU PPRT, Kawal Masa Transisi

April 21, 2026

Tok! RUU PPRT Sah Dibawa ke Paripurna, Tekankan Jaminan Sosial Kesehatan hingga Ketenagakerjaan

April 21, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

MIND ID Catat Pendapatan Rp139 Triliun Berkat Hilirisasi

Nasional April 24, 2026

Capaian kinerja Holding Industri Pertambangan pelat merah, MIND ID dinilai cukup solid, ditopang oleh integrasi…

Batam Torehkan Prestasi Investasi Triwulan I 2026 Tembus Rp17,4 Triliun

April 23, 2026

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026

Mandeg 22 Tahun, DPR Tuntaskan Pembahasan RUU PPRT, Kawal Masa Transisi

April 21, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?