Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»HIV Ancam Generasi Muda, Puan Minta Pemerintah Perkuat Edukasi dan Layanan Kesehatan
DPR

HIV Ancam Generasi Muda, Puan Minta Pemerintah Perkuat Edukasi dan Layanan Kesehatan

RedaksiBy RedaksiAgustus 15, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas angka kasus HIV yang menyerang kelompok usia anak dan remaja, khususnya di Provinsi Jawa Barat yang meningkat. Puan mengatakan fenomena ini tidak hanya menjadi persoalan kesehatan semata, tapi juga ancaman nyata bagi kualitas generasi penerus bangsa.

“Generasi muda adalah modal terbesar bangsa. Jika mereka kehilangan kesehatan di usia produktif, maka yang terancam bukan hanya masa depan pribadi mereka, tetapi juga daya saing dan kemajuan negara,” kata Puan dalam keterangannya pada koranmerdeka.co, di Jakarta, Kamis (14/8/2025).

“Kesejahteraan rakyat tidak akan tercapai jika kita membiarkan penyakit ini merenggut potensi anak-anak kita,” imbuh perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Seperti diketahui, Kasus HIV di Jawa Barat mengalami lonjakan dan kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) menjadi penyumbang tertinggi kasus baru sepanjang tahun 2024. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dari total 1,191 juta orang yang dites HIV, kelompok LSL menyumbang 3.247 kasus positif HIV dari 52.105 orang yang diperiksa.

Terkait hal ini, Puan pun mendorong Pemerintah untuk mengambil langkah cepat, terukur, dan menyeluruh dalam menanggulangi persoalan ini. Menurutnya, edukasi di lingkungan sekolah dan remaja perlu diperkuat melalui pendekatan yang selaras dengan nilai budaya dan agama.

“Pemerintah harus bergerak cepat dengan langkah yang terukur dan menyeluruh. Edukasi bagi remaja harus diperkuat melalui pendekatan yang sesuai dengan nilai budaya dan agama kita,” tutur Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Pesan puan ini menjadi penting mengingat berdasarkan hasil survei KPAP Jabar, fenomena peningkatan HIV di wilayah ini disebabkan yang paling utama adalah karena pola baru hubungan seksual bebas di kalangan anak dan remaja.

Survei KPAP Jabar mendapati rata-rata siswa SMA mengaku pertama kali melakukan hubungan seksual pada usia 13 hingga 14 tahun. Dan yang lebih mengkhawatirkan lagi, sebagian dari mereka tidak hanya berhubungan seksual dengan satu orang.

Untuk itu, Puan menekankan pentingnya pendidikan karakter di lingkungan pendidikan maupun di rumah.

“Termasuk pendidikan seksual yang sesuai dengan usia anak. Hal ini sebagai langkah edukasi bagi anak dan remaja untuk berhati-hati dan menjaga lingkungan pergaulan mereka. Peran keluarga juga sangat diperlukan di sini,” sebutnya.

Lebih lanjut, Puan berpandangan perlunya penyediaan layanan kesehatan yang ramah remaja. Ia menilai, anak-anak dan remaja harus memiliki akses terhadap layanan konseling, pemeriksaan dini, dan pengobatan yang mudah dijangkau, serta terjamin kerahasiaannya.

“Kita juga harus meningkatkan literasi kesehatan di lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran penting dalam membimbing dan mengawasi anak-anak mereka agar terhindar dari pergaulan berisiko dan penyakit menular seksual,” tutur Puan.

Puan juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mencegah penyebaran HIV. Puan menyebut, keterlibatan tokoh agama, masyarakat, hingga organisasi pemuda sangat diperlukan guna memperluas jangkauan edukasi dan membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat.

“Kolaborasi lintas sektor, melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dan organisasi pemuda perlu diperkuat untuk memperluas jangkauan edukasi dan pencegahan penularan HIV,” ungkap cucu Bung Karno tersebut.

Puan juga mengingatkan komitmen nyata Pemerintah dalam isu ini, melalui program-program tepat sasaran untuk pencegahan HIV. Ia memastikan DPR akan memberikan perhatian terhadap penanganan HIV melalui pengawalan kebijakan hingga anggaran.

“Pencegahan yang konsisten dan terencana adalah investasi untuk masa depan bangsa. DPR RI akan terus mengawal kebijakan, regulasi, dan anggaran agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan untuk tumbuh sehat, mengenyam pendidikan, dan berkontribusi maksimal bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” pungkasnya. 

DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani HIV Ancam Generasi Muda Ketua DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

DPR Juni 9, 2026

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan bahwa persoalan pemukiman kembali (resettlement)…

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?