Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Panja Pendidikan Komisi X Tekankan Akses dan Mutu Pendidikan Daerah Marginal
DPR

Panja Pendidikan Komisi X Tekankan Akses dan Mutu Pendidikan Daerah Marginal

RedaksiBy RedaksiMei 16, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi X DPR RI Mercy Chriesty Barends saat kunjungan kerja spesifik ke Kota Pasuruan, Jawa Timur/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kota Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (15/5/2025). Kunjungan ini dalam rangka pelaksanaan tugas Panitia Kerja (Panja) Pendidikan di Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dan Daerah Marginal. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi akses dan kualitas pendidikan di wilayah yang tergolong marginal di Provinsi Jawa Timur.

Dalam pertemuan yang digelar bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pendidikan setempat, Anggota Komisi X DPR RI Mercy Chriesty Barends menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian angka partisipasi sekolah di Kota Pasuruan yang telah mencapai 99,93% pada tahun 2024. Namun, ia juga menyoroti masih tingginya jumlah anak usia sekolah yang belum atau tidak lagi bersekolah. Tercatat ada sekitar 1.156 anak yang berada di luar sistem pendidikan formal, terdiri dari 156 anak usia 7–12 tahun, 296 anak usia 13–15 tahun, dan sisanya pada jenjang pendidikan SMP dan SMA sederajat.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, bagaimana anak-anak yang terjejak dan putus sekolah bisa kembali masuk ke dalam sistem pendidikan,” tegas Mercy dalam paparannya.

Masalah utama yang dihadapi mencakup keterbatasan ekonomi keluarga, rendahnya motivasi sekolah, serta pengaruh lingkungan sosial yang kurang mendukung. Mercy juga menekankan pentingnya pengelolaan dana BOS yang transparan dan sesuai peruntukan. “Dana BOS bukan milik sekolah atau kepala sekolah, tapi milik negara untuk memastikan setiap anak bisa mendapatkan hak pendidikan secara utuh,” tegasnya.

Selain itu, Komisi X juga mencatat bahwa beberapa kepala sekolah di wilayah marginal bahkan harus berhadapan dengan proses hukum akibat penyalahgunaan dana BOS. Ini mencerminkan perlunya pengawasan dan edukasi yang lebih ketat terhadap pengelolaan keuangan sekolah.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Kota Pasuruan pada tahun 2023 berada di angka 8,15 tahun, masih di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur yang mencapai 9,1 tahun. Sementara itu, Angka Melek Huruf usia 15 tahun ke atas di wilayah ini tercatat sebesar 96,3%, sedikit di bawah rata-rata nasional yaitu 96,9%.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya Komisi X DPR RI dalam menjalankan amanat konstitusi Pasal 31 ayat (1) UUD 1945, bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Panja Pendidikan berkomitmen menyusun rekomendasi kebijakan yang inklusif dan tepat sasaran, demi memperkecil kesenjangan pendidikan antara wilayah maju dan wilayah tertinggal atau marginal.

“Kami berharap saat kami kembali ke Pasuruan, tidak ada lagi 1.200 anak yang di luar sistem pendidikan. Semua harus kembali ke sekolah,” ujar Mercy menutup dialog dengan penuh harapan.

Kegiatan ini menandai komitmen serius Komisi X dalam membangun sistem pendidikan nasional yang lebih adil, merata, dan berkualitas di seluruh pelosok tanah air, tanpa terkecuali.

Anggota Komisi X DPR RI DPR RI Mercy Chriesty Barends Panja Pendidikan Komisi X Tekankan Akses dan Mutu Pendidikan Daerah Marginal
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

April 16, 2026

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Wakil Wali Kota Batam Sabet KWP Awards 2026

DPR April 16, 2026

Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, meraih penghargaan dalam ajang KWP Awards 2026 pada…

Senator Lia Istifhama Jadikan KWP Award 2026 Penguat Komitmen Kawal Kebijakan Publik

April 16, 2026

Ibas Sang Pimpinan MPR Peduli Kesejahteraan dan Pengembangan Ekonomi Desa

April 16, 2026

Raih KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

April 16, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?