Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Komisi X Dorong Sinergi PTN & PTS dalam Penerimaan Mahasiswa Baru
DPR

Komisi X Dorong Sinergi PTN & PTS dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

RedaksiBy RedaksiFebruari 24, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Mahfudz Abdurrahman, saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta, Kamis (20/2/2025) untuk membahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan perguruan tinggi, khususnya dalam menghadapi penerimaan mahasiswa baru. Kunjungan ini melibatkan perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) guna mendorong sinergi dan mengurangi persaingan yang tajam dalam seleksi mahasiswa baru.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Mahfudz Abdurrahman, menekankan pentingnya kerja sama antara PTN dan PTS dalam menampung mahasiswa baru. “Masing-masing perguruan tinggi membutuhkan jumlah mahasiswa lewat berbagai seleksi. Diharapkan ada sinergi antara PTN dan PTS sehingga tidak terjadi persaingan yang tajam dalam merekrut mahasiswa baru,” ujarnya.

Selain membahas seleksi mahasiswa, Mahfudz juga menyoroti pentingnya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional yang sedang diproses oleh DPR. Ia berharap regulasi baru tersebut dapat mengakomodasi kepentingan perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang. 

“Undang-undang ini harus dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu mencerdaskan anak bangsa serta menanamkan nilai-nilai moral dan karakter,” tambahnya.

Dalam konteks penerimaan mahasiswa baru, Mahfudz menegaskan bahwa daya tampung PTN terbatas sehingga banyak calon mahasiswa yang akhirnya memilih PTS. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mendukung keseimbangan antara kedua jenis perguruan tinggi. 

“PTN memiliki biaya lebih murah, fasilitas lebih lengkap, dan prestise lebih tinggi, sehingga menjadi pilihan utama calon mahasiswa. Namun, karena daya tampung terbatas, banyak yang akhirnya melanjutkan pendidikan di PTS,” jelasnya.

Untuk memastikan akses pendidikan tinggi bagi semua kalangan, pemerintah telah menyediakan program bantuan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Mahfudz menilai program ini sangat membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk tetap bisa mengenyam pendidikan tinggi. “Dengan KIP Kuliah, diharapkan mahasiswa tidak hanya tertampung di PTN, tetapi juga bisa berkuliah di PTS yang memiliki kontribusi besar dalam dunia pendidikan,” katanya.

Data menunjukkan bahwa sekitar 75 persen mahasiswa di Indonesia menempuh pendidikan di PTS, sementara 25 persen lainnya berada di PTN. Oleh karena itu, kebijakan pendidikan harus mampu memberikan kesempatan yang adil bagi kedua sektor perguruan tinggi agar dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas bagi bangsa.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang akan ditindaklanjuti oleh Komisi X DPR RI guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. 

DPR RI Komisi X Dorong Sinergi PTN & PTS dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Komisi X DPR RI PTN PTS Universitas Pembangunan Nasional (UPN)
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

Juni 9, 2026

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BAM DPR RI Inisiatif Selesaikan Persoalan Resettlement Warga Eks Blang Lancang-Rancang Lhokseumawe

DPR Juni 9, 2026

Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan bahwa persoalan pemukiman kembali (resettlement)…

Mulyadi Pertanyakan Dasar Pemetaan LSD dan LP2B dalam Pembahasan RUU Komoditas Strategis

Juni 9, 2026

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?