Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MIND ID Catat Pendapatan Rp139 Triliun Berkat Hilirisasi

April 24, 2026

Batam Torehkan Prestasi Investasi Triwulan I 2026 Tembus Rp17,4 Triliun

April 23, 2026

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»RI dan Georgia Perkuat Kerja Sama Bilateral di Berbagai Sektor
DPR

RI dan Georgia Perkuat Kerja Sama Bilateral di Berbagai Sektor

RedaksiBy RedaksiFebruari 10, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Muhammad Husen Fadlulloh, dalam foto bersama usai menerima kunjungan Duta Besar Georgia untuk Indonesia, H.E. Mr. Tomike Nozadze, di Nusantara III Gedung DPR RI/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Muhammad Husen Fadlulloh, menegaskan komitmen Indonesia dalam mempererat hubungan bilateral dengan Georgia. Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan Duta Besar Georgia untuk Indonesia, H.E. Mr. Tomike Nozadze, di Nusantara III Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (10/2/2025)


“Kami mengapresiasi hubungan bilateral yang kuat dan telah terjalin baik antara Indonesia dan Georgia sejak 1993. Meskipun masih tergolong muda, hubungan ini telah mendorong pemahaman yang lebih dalam serta kerja sama yang erat di berbagai bidang, termasuk ekonomi,” ujar Husen.


Ia juga menyoroti keberadaan Forum Konsultasi Bilateral (FKB) RI-Georgia sebagai platform penting untuk mengembangkan potensi kerja sama kedua negara. Di tingkat parlemen, DPR RI memandang Parlemen Georgia sebagai mitra strategis, mengingat berbagai dialog telah berlangsung sebelumnya, termasuk pada Agustus 2024 dengan mantan Ketua BKSAP.


“Bulan lalu, kami juga telah membentuk Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Indonesia-Georgia untuk periode 2024-2029. Kami berharap sinergi antara parlemen dan pemerintah kedua negara semakin erat untuk memastikan kerja sama yang efektif,” tambahnya.


Dalam bidang ekonomi, Husen menyoroti ekspor berbagai komoditas Indonesia ke Georgia, seperti kopi dan bijih tembaga. Pada 2023, total perdagangan kedua negara mencapai 100 juta Dolar AS.


“Keberadaan Georgia–Indonesia Business Association (GIBA) harus dioptimalkan sebagai jembatan bagi pelaku usaha dari kedua negara. Selain itu, Indonesia dapat menjadi pintu masuk dan pusat perdagangan ke kawasan ASEAN yang memiliki lebih dari 600 juta penduduk,” jelasnya.


Terkait transisi energi, Husen juga ingin mempelajari langkah-langkah yang diambil Georgia, seperti implementasi Renewable Energy Law dan Energy Efficiency Law.


“Kami berharap dapat mengeksplorasi kerja sama di bidang ini, terutama antarparlemen. Kerja sama adalah kunci karena setiap negara memiliki sumber daya yang berbeda. Selain itu, kita harus memastikan komitmen pendanaan iklim hingga 300 miliar Dolar AS per tahun hingga 2035 benar-benar terwujud,” tegasnya.


Dalam sektor pariwisata, Husen mengapresiasi kebijakan e-Visa Georgia yang memudahkan kunjungan jangka pendek dan berharap adanya pembebasan visa total di masa depan. Ia juga mempromosikan lima destinasi super prioritas Indonesia, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.


“Kami berharap semakin banyak wisatawan Georgia yang berkunjung untuk mengenal keindahan dan keberagaman budaya Indonesia. Namun, saya juga ingin menegaskan pentingnya menghormati hukum, peraturan, serta budaya lokal,” ujarnya.


Dalam hal reformasi birokrasi, Husen menyebut Georgia sebagai contoh negara yang berkomitmen terhadap pelayanan publik berkualitas melalui Public Service Hall (PSH). Ia juga ingin mengetahui perkembangan PSH di Georgia, mengingat Indonesia kini memiliki lebih dari 200 Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berfungsi serupa.


“Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas pertemuan yang bermakna ini. Saya berharap kita dapat terus bekerja sama dalam berbagai isu kepentingan bersama di masa depan,” tutup Husen.

DPR RI Muhammad Husein Fadlulloh Wakil Ketua BKSAP
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026

Mandeg 22 Tahun, DPR Tuntaskan Pembahasan RUU PPRT, Kawal Masa Transisi

April 21, 2026

Tok! RUU PPRT Sah Dibawa ke Paripurna, Tekankan Jaminan Sosial Kesehatan hingga Ketenagakerjaan

April 21, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

MIND ID Catat Pendapatan Rp139 Triliun Berkat Hilirisasi

Nasional April 24, 2026

Capaian kinerja Holding Industri Pertambangan pelat merah, MIND ID dinilai cukup solid, ditopang oleh integrasi…

Batam Torehkan Prestasi Investasi Triwulan I 2026 Tembus Rp17,4 Triliun

April 23, 2026

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026

Mandeg 22 Tahun, DPR Tuntaskan Pembahasan RUU PPRT, Kawal Masa Transisi

April 21, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?