Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Bonnie Triyana Dorong Kementerian Kebudayaan Siapkan SOP Penanganan Cagar Budaya Saat Bencana
DPR

Bonnie Triyana Dorong Kementerian Kebudayaan Siapkan SOP Penanganan Cagar Budaya Saat Bencana

RedaksiBy RedaksiAgustus 20, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana saat RDP Komisi X di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Penanganan cagar budaya saat terjadi bencana dinilai perlu didukung standar operasional prosedur (SOP) yang jelas agar proses penyelamatan dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan terencana. Langkah tersebut penting untuk memastikan penanganan tidak baru dilakukan setelah bencana terjadi.

Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana mendorong Kementerian Kebudayaan menyiapkan template kebijakan atau SOP khusus penanganan cagar budaya dalam situasi bencana. Menurutnya, standar tersebut diperlukan sebagai pedoman mulai dari penyelamatan, pendataan, penilaian kerusakan, hingga rehabilitasi cagar budaya.

“Kalau bisa kita sudah punya template kebijakan semacam SOP ketika bencana seperti apa. Tidak hanya mungkin kalau Kementerian Sosial bagaimana menyelamatkan manusianya, kalau Kementerian Kebudayaan bagaimana menyelamatkan cagar budaya dan juga pelaku ataupun stakeholder dari cagar budaya itu,” ujar Bonnie saat diwawancarai koranmerdeka.co di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Legislator Fraksi PDI-Perjuangan itu menjelaskan, SOP akan memberikan pedoman yang lebih terukur bagi pemerintah dalam menangani situs maupun peninggalan budaya yang terdampak bencana. Pedoman tersebut antara lain mencakup mekanisme pendataan, penentuan tingkat kerusakan, kebutuhan rehabilitasi, serta langkah penyelamatan terhadap berbagai unsur yang berkaitan dengan cagar budaya.

Menurut Bonnie, standar penanganan yang jelas juga dapat membantu pemerintah menyusun kebutuhan anggaran secara lebih terukur. Pasalnya, setiap cagar budaya memiliki karakteristik dan tingkat kerusakan yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan penanganan yang sesuai.

“Jadi paling tidak sudah ada standar nanti. Sehingga kita dalam penganggaran pun kita bisa dapat satu kepastian,” katanya.

Selain SOP, Bonnie menekankan pentingnya membangun database cagar budaya yang lengkap dan terperinci. Basis data tersebut diperlukan untuk mengetahui jumlah, lokasi, serta kondisi cagar budaya sehingga dapat menjadi dasar pemerintah dalam menentukan prioritas penyelamatan ketika bencana terjadi.

Bonnie mengingatkan, Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai jenis bencana. Karena itu, kebijakan pelindungan cagar budaya tidak semestinya bersifat reaktif, tetapi harus disiapkan sejak sebelum bencana terjadi.

Ia berharap Kementerian Kebudayaan dapat menjadikan pengalaman penanganan bencana sebelumnya sebagai bahan evaluasi untuk membangun sistem pelindungan cagar budaya yang lebih terstruktur.

“Ini metode kerja yang mestinya juga harus dilakukan sejak awal. Jangan kejadian ini sudah terjadi, ada bencana, baru kita kepikiran,” tegasnya.

Bonnie menilai keberadaan SOP dan basis data yang jelas akan membuat penanganan cagar budaya lebih efektif. Pemerintah bersama DPR juga dapat lebih cepat menentukan langkah penyelamatan serta memastikan dukungan anggaran diberikan secara tepat sasaran setiap kali bencana terjadi.

Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana Bonnie Triyana Dorong Kementerian Kebudayaan Siapkan SOP Penanganan Cagar Budaya Saat Bencana DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

DPR September 11, 2026

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas…

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026

Akses SNI Masih Sulit bagi IKM, Hatta Minta Fasilitas Pengujian Diperluas

September 11, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?