Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Balita Meninggal di Lokasi Pembangunan, Pemda Harus Evaluasi Seluruh Proyek!
DPR

Balita Meninggal di Lokasi Pembangunan, Pemda Harus Evaluasi Seluruh Proyek!

RedaksiBy RedaksiJuni 30, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tragedi memilukan kembali terjadi di tengah masifnya pembangunan infrastruktur perkotaan. Seorang balita berinisial I berusia 4 tahun, meninggal dunia setelah terjebak selama hampir empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (28/6) dini hari.

Merespons hal ini, Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menyatakan duka mendalam sekaligus mengecam keras abainya aspek keselamatan dalam proyek-proyek publik. Menurutnya, pemerintah daerah (pemda) tidak boleh lagi menganggap remeh standardisasi keamanan di area pemukiman padat penduduk.

“Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam atas gugurnya ananda I di Manggarai. Namun, jujur saja, kami juga marah. Ini bukan kejadian pertama. Beberapa bulan lalu Surabaya, hari ini Jakarta. Ini adalah alarm keras bahwa ada kelalaian sistemik dalam pengawasan proyek tata kota kita,” kata pria yang kerap disapa Gus Ali itu dalam keterangan tertulis kepada koranmerdeka.co, di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Gus Ali mendesak seluruh pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi total dan menerapkan standar keselamatan tingkat tinggi (high security standard) pada setiap proyek infrastruktur, tanpa terkecuali.

“Proyek tata kota itu mayoritas dikerjakan di tempat strategis yang padat lalu lalang warga, termasuk anak-anak. Standardisasinya harus berlapis! Area proyek wajib diisolasi total, diberi pagar pembatas yang kokoh, lampu penerangan yang jernih di malam hari, dan rambu peringatan yang jelas. Jangan hanya modal tali plastik atau seng seadanya,” tegas politisi PKB tersebut.

Lebih lanjut, Gus Ali meminta agar ada sanksi tegas bagi kontraktor pelaksana jika terbukti tidak menjalankan Prosedur Operasional Standar (SOP) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan benar. Ia mengingatkan bahwa ruang publik seharusnya menjadi tempat yang aman bagi warga, bukan justru menjadi ancaman yang mematikan.

“Pemda harus ketat mengawasi kelayakan K3 para kontraktor ini. Kalau mereka lalai hingga menghilangkan nyawa warga, putus kontraknya dan bawa ke ranah hukum. Kita tidak boleh menukar satu jengkel pembangunan infrastruktur dengan nyawa manusia,” pungkas legislator asal Jawa Timur ini.

Insiden di Manggarai ini menambah panjang daftar kelam korban jiwa akibat proyek penataan kota. Bulan lalu, kejadian serupa merenggut nyawa warga juga terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Sepasang suami istri usia lanjut terperosok di proyek gorong-gorong sedalam 2,5 meter. Suami terluka dan istri meninggal akibat terbentur beton proyek. Berulangnya petaka ini memicu reaksi keras dari parlemen.

Ali Ahmad Anggota Komisi II DPR RI Balita Meninggal di Lokasi Pembangunan DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

September 11, 2026

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Tewas Ditembak, Pemerintah Harus Susun Roadmap Berantas KKB

DPR September 11, 2026

Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas penembakan terhadap tiga pegawai Dinas…

Komisi I Serap Fakta Komprehensif Kesiapan Alpalhankam Pussenarmed di Cimahi

September 11, 2026

BAKN Minta KAI Siapkan Skenario Cadangan Jika Pengalihan Utang KCIC Molor

September 11, 2026

Akses SNI Masih Sulit bagi IKM, Hatta Minta Fasilitas Pengujian Diperluas

September 11, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?