Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BNI: Aktivasi Rekening PIP Siswa Bisa Ditunda hingga Kondisi Membaik

Juli 24, 2026

Komisi XIII Ingatkan Lintas Lembaga Ubah Pola Pikir Demi Cegah TPPO dan Kekerasan Seksual di NTT

Juli 23, 2026

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal
DPR

Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

RedaksiBy RedaksiJuni 22, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Persetujuan terhadap proses naturalisasi pesepak bola Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery tidak boleh membuat pembinaan pemain lokal terabaikan. Penguatan kompetisi usia muda, pembatasan kuota pemain naturalisasi, hingga pemerataan fasilitas latihan dinilai harus menjadi perhatian serius agar sepak bola nasional berkembang secara berkelanjutan.

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menegaskan, Fraksi PKS mendukung proses alih kewarganegaraan kedua pemain tersebut. Namun, menurutnya, kebijakan naturalisasi tidak boleh menjadi solusi instan yang terus-menerus diandalkan tanpa disertai pembenahan ekosistem sepak bola nasional.

“Prinsipnya, Fraksi PKS menyetujui naturalisasi ini. Namun, catatan yang berulang kali kami sampaikan jangan sampai berkesan sebagai sesuatu yang sudah menjadi keputusan yang harus diterima begitu saja,” ujar Fikri dalam keterangan tertulis yang diterima koranmerdeka.co di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX itu menilai pembinaan usia dini dan perbaikan kurikulum akademi sepak bola harus dilakukan secara menyeluruh hingga ke daerah-daerah, tidak hanya terpusat di kota-kota besar. Menurutnya, pengembangan talenta muda merupakan kunci untuk menciptakan regenerasi pemain nasional yang berkesinambungan.

Untuk itu, Fikri menyampaikan sejumlah catatan kepada pemerintah dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Pertama, ia mendorong adanya regulasi yang mewajibkan klub-klub peserta Liga 1 dan Liga 2 memberikan kesempatan bermain kepada pemain muda lokal dalam durasi tertentu pada setiap pertandingan.

Menurutnya, kebijakan tersebut penting untuk menambah jam terbang pemain muda sekaligus memperkuat kualitas kompetisi domestik.

Kedua, Fikri mengusulkan adanya pembatasan jumlah pemain naturalisasi dan pemain asing di level klub. Langkah tersebut dinilai perlu untuk menjaga keseimbangan kompetisi dan memastikan talenta lokal tetap memiliki ruang berkembang.

“Bukan berarti kita anti terhadap naturalisasi. Kita juga harus realistis. Namun, perlu ada aturan yang jelas mengenai batas maksimal jumlah pemain naturalisasi di dalam tim,” tegasnya.

Ketiga, ia mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama PSSI mempercepat pembangunan sarana dan prasarana olahraga yang memadai serta merata hingga ke daerah. Ketersediaan lapangan latihan yang memenuhi standar internasional, ditambah dengan pelatih yang memiliki sertifikasi memadai, diyakini akan memperbesar peluang lahirnya pemain-pemain berbakat dari berbagai wilayah.

Fikri optimistis Indonesia memiliki banyak potensi pesepak bola yang mampu bersaing di level internasional. Oleh karena itu, kebijakan naturalisasi harus dibarengi dengan pembinaan yang berkesinambungan agar Tim Nasional Indonesia tidak hanya kuat dalam jangka pendek, tetapi juga memiliki fondasi yang kokoh untuk masa depan. 

Abdul Fikri Faqih Anggota Komisi X DPR RI DPR RI Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Komisi XIII Ingatkan Lintas Lembaga Ubah Pola Pikir Demi Cegah TPPO dan Kekerasan Seksual di NTT

Juli 23, 2026

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026

RUU Daerah Kepulauan Dimatangkan, Optimalkan Ekonomi Biru dan Keadilan Fiskal

Juli 22, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

BNI: Aktivasi Rekening PIP Siswa Bisa Ditunda hingga Kondisi Membaik

Nasional Juli 24, 2026

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memastikan proses pendaftaran dan aktivasi rekening Program Indonesia Pintar…

Komisi XIII Ingatkan Lintas Lembaga Ubah Pola Pikir Demi Cegah TPPO dan Kekerasan Seksual di NTT

Juli 23, 2026

BKSAP Dorong ASEAN Harmonisasi Regulasi AI dan Keamanan Siber

Juli 22, 2026

RUU Daerah Kepulauan Dimatangkan, Optimalkan Ekonomi Biru dan Keadilan Fiskal

Juli 22, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?