Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wujudkan Quality Tourism, Komisi VII Desak Perbaikan Konektivitas dan Amenitas Wisata Jatim

Juli 25, 2026

BNI: Aktivasi Rekening PIP Siswa Bisa Ditunda hingga Kondisi Membaik

Juli 24, 2026

Cek Endra Minta Pertamina dan PLN Jaga Keandalan Pasokan Energi

Juli 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Pansus RUU HPI Serap Masukan Advokat demi Perkuat Kepastian Hukum
DPR

Pansus RUU HPI Serap Masukan Advokat demi Perkuat Kepastian Hukum

RedaksiBy RedaksiMei 21, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Pansus RUU HPI, Soedeson Tandra, saat ditemui Parlementaria usai agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Hukum Perdata Internasional (HPI) DPR RI menerima berbagai masukan dari sejumlah organisasi advokat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Masukan tersebut dinilai penting untuk memperkuat substansi RUU, khususnya dalam meningkatkan kepastian hukum dan kepercayaan dunia internasional terhadap sistem bisnis di Indonesia.

Dalam RDPU tersebut, Pansus HPI mengundang sejumlah organisasi advokat, di antaranya Peradi Suara Advokat Indonesia dan Peradi Rumah Bersama Advokat. Kehadiran para praktisi hukum ini dimaksudkan untuk memperkaya perspektif serta menggali berbagai persoalan yang selama ini muncul dalam praktik hukum perdata internasional.

“RUU HPI ini memang sangat luas ya, jadi tadi kami mendapatkan banyak masukan dari organisasi advokat, yaitu Peradi SAI, Suara Advokat Indonesia dan Peradi RBA Rumah Bersama Advokat. Masukan-masukan mereka itu sangat konkret,” ujar Soedeson Tandra, Wakil Ketua Pansus RUU HPI saat ditemui koranmerdeka.co usai agenda tersebut.

Salah satu isu yang mengemuka dalam forum tersebut ialah persoalan pelaksanaan putusan arbitrase internasional yang kerap menghadapi kendala eksekusi. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi tingkat kepercayaan pelaku usaha dan investor asing terhadap sistem hukum nasional.

Ia menjelaskan, Pansus ini sengaja mengundang para praktisi untuk “berbelanja masalah” sehingga berbagai hambatan di lapangan dapat diidentifikasi sejak awal penyusunan beleid. Menurutnya, salah satu masukan penting berkaitan dengan kasus arbitrase yang telah diputus, namun masih sulit dieksekusi.

“Nah oleh karena itu kami belajar banyak dan tentu kami akan menyusun aturan-aturan ini yang lebih baik, lebih konkret, lebih berkepastian hukum,” kata politisi Fraksi Partai Golkar itu.

Terkait potensi disharmonisasi antara RUU HPI dengan rezim arbitrase internasional, Pansus menilai keduanya justru memiliki keterkaitan yang erat karena sama-sama menyangkut kepentingan asing dalam suatu perkara hukum.

Menurutnya, HPI merupakan hukum yang mengatur persoalan yang memiliki unsur asing, sementara arbitrase internasional juga lahir dari sengketa yang melibatkan kepentingan lintas negara. Karena itu, pengaturan yang telah berkembang dalam praktik arbitrase dapat menjadi rujukan dalam pembentukan RUU HPI.

“Oleh karena itu apa yang sudah diatur oleh arbitrase akan kita adopsi juga dalam hukum perdata internasional untuk lebih menekankan kepastian hukum dan tingkat kepercayaan dunia internasional kepada dunia bisnis kita,” pungkas Soedeson yang juga bertugas di Komisi III DPR RI ini.

Rancangan Undang-Undang tentang Hukum Perdata Internasional merupakan RUU usul inisiatif Pemerintah. Rapat Paripurna DPR RI pada tanggal 8 Desember 2025, telah menyetujui pembentukan Panitia Khusus DPR RI mengenai RUU tentang Hukum Perdata Internasional.

DPR RI Pansus RUU HPI Serap Masukan Advokat demi Perkuat Kepastian Hukum Soedeson Tandra Wakil Ketua Pansus RUU HPI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Wujudkan Quality Tourism, Komisi VII Desak Perbaikan Konektivitas dan Amenitas Wisata Jatim

Juli 25, 2026

Cek Endra Minta Pertamina dan PLN Jaga Keandalan Pasokan Energi

Juli 24, 2026

Rokhmat Ardiyan: Pemerintah Harus Perkuat Ketahanan Energi Menuju Swasembada

Juli 24, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Wujudkan Quality Tourism, Komisi VII Desak Perbaikan Konektivitas dan Amenitas Wisata Jatim

DPR Juli 25, 2026

Komisi VII DPR RI mendorong pemerintah pusat dan daerah memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan sektor pariwisata…

BNI: Aktivasi Rekening PIP Siswa Bisa Ditunda hingga Kondisi Membaik

Juli 24, 2026

Cek Endra Minta Pertamina dan PLN Jaga Keandalan Pasokan Energi

Juli 24, 2026

Rokhmat Ardiyan: Pemerintah Harus Perkuat Ketahanan Energi Menuju Swasembada

Juli 24, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?