Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Chusnunia Chalim: Tanpa Anggaran Kuat, Status Destinasi Super Prioritas Sulit Efektif

April 28, 2026

BKSAP Ingatkan: AI Hanya Alat, Bukan Penentu Arah Peradaban

April 28, 2026

Sigit Yunianto Dorong Penguatan Energi Domestik di Tengah Tekanan Harga Global

April 27, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Jeritan Anak di Balik Dinding Daycare: Negara Harus Bertindak
DPR

Jeritan Anak di Balik Dinding Daycare: Negara Harus Bertindak

RedaksiBy RedaksiApril 26, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota DPR RI, Eva Monalisa/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kasus kekerasan terhadap anak, khususnya yang dititipkan di daycare, terus berulang. Kasus kekerasan ini pernah viral sebagaimana terjadi di Sawangan, Depok, Jawa Barat, pada 2024 lalu, di mana terjadi penyiraman air panas kepada balita oleh pengasuhnya.

Kini kasus kekerasan terhadap anak di daycare terjadi kembali. Sedikitnya, 53 anak diduga menjadi korban kekerasan di daycare Little Aresha, di Yogyakarta.

“Ini bukan lagi sekadar kelalaian, tetapi indikasi kegagalan sistem perlindungan anak yang serius dan berulang,” jelas Anggota DPR RI Eva Monalisa dalam keterangan tertulis kepada koranmerdeka.co, di Jakarta, Minggu (26/4/2026).

Politisi Fraksi PKB ini menegaskan kasus kekerasan ini adalah bentuk pelanggaran berat terhadap hak anak yang tidak bisa ditoleransi dalam bentuk apa pun. Karena itu, ia menekankan bahwa negara tidak boleh kalah oleh kelalaian pengawasan.

“Jika kasus serupa terus berulang dari Depok hingga Yogyakarta, maka jelas ada yang salah dalam sistem pengawasan daycare di Indonesia,” ujar Anggota Komisi VII DPR RI ini.

Ia menambahkan persoalan ini bukan lagi soal oknum, tapi kegagalan sistem. Sebab, ketika jumlah korban mencapai puluhan anak, ini menunjukkan kegagalan kolektif, baik pengelola, pengawas, maupun regulasi.

“⁠Anak-anak adalah kelompok paling rentan, dan negara wajib hadir melindungi mereka. Saya mendesak pemerintah untuk segera melakukan audit nasional seluruh daycare di Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, ia mendesak adanya standar ketat pengasuh dan operasional daycare, termasuk memberlakukan pengawasan real-time melalui adanya CCTV transparan untuk orang tua. Ia pun mendorong adanya penjatuhan sanksi maksimal tanpa kompromi kepada pelaku dan pengelola, serta membentuk sistem pengaduan cepat dan responsif di seluruh daerah.

“Kasus daycare bukan lagi soal oknum, tapi kegagalan sistem pengawasan dan perlindungan anak. Negara harus hadir dengan regulasi ketat, pengawasan nyata, dan sanksi tanpa kompromi. Kita lihat bagaimana daycare little aresha ini tidak mengantongi izin,” jelasnya.

“Kejadian ini harus menjadi titik balik, bukan sekadar berita sesaat. Jika negara gagal melindungi anak di ruang yang seharusnya paling aman, maka kita sedang menghadapi krisis perlindungan anak yang nyata,” pungkasnya.

Anggota DPR RI DPR RI Eva Monalisa Jeritan Anak di Balik Dinding Daycare: Negara Harus Bertindak
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Chusnunia Chalim: Tanpa Anggaran Kuat, Status Destinasi Super Prioritas Sulit Efektif

April 28, 2026

BKSAP Ingatkan: AI Hanya Alat, Bukan Penentu Arah Peradaban

April 28, 2026

Sigit Yunianto Dorong Penguatan Energi Domestik di Tengah Tekanan Harga Global

April 27, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Chusnunia Chalim: Tanpa Anggaran Kuat, Status Destinasi Super Prioritas Sulit Efektif

DPR April 28, 2026

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, menyoroti belum optimalnya dukungan anggaran bagi pengembangan…

BKSAP Ingatkan: AI Hanya Alat, Bukan Penentu Arah Peradaban

April 28, 2026

Sigit Yunianto Dorong Penguatan Energi Domestik di Tengah Tekanan Harga Global

April 27, 2026

Junaidi Auly Minta Roadmap Pengembangan Gas Bumi di Bali Lebih Terukur

April 27, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?