Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aktivitas Industri Batam Sukses Torehkan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Level Nasional

Maret 9, 2026

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Maret 6, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Bencana Hidrometeorologi Melanda, Komisi IV: Perkuat Ekonomi Hijau dalam Kebijakan Pembangunan
DPR

Bencana Hidrometeorologi Melanda, Komisi IV: Perkuat Ekonomi Hijau dalam Kebijakan Pembangunan

RedaksiBy RedaksiDesember 30, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mendorong penguatan konsep ekonomi hijau dalam kebijakan pembangunan nasional. Hal ini menyusul terjadinya bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sumatra serta dikabulkannya gugatan iklim nelayan Indonesia di Pengadilan Kanton Zug, Swiss, baru-baru ini.

Menurutnya, dua peristiwa yang terjadi secara beriringan pada akhir 2025 tersebut menjadi refleksi penting atas implementasi arah pembangunan nasional yang menempatkan ekonomi hijau, ekonomi biru, dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari strategi kemandirian bangsa.

Alex menjelaskan, Pengadilan Kanton Zug, Swiss, pada 22 Desember 2025 mengabulkan seluruh permohonan gugatan yang diajukan empat nelayan Indonesia terhadap perusahaan semen multinasional asal Swiss, Holcim. Gugatan tersebut terkait dampak perubahan iklim yang dirasakan para nelayan, termasuk tuntutan kompensasi, dukungan pendanaan untuk perlindungan banjir, serta kewajiban penurunan emisi karbon dioksida secara cepat.

Di sisi lain, Alex juga menyoroti bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Bencana tersebut tidak terlepas dari kerusakan lingkungan dan deforestasi yang terjadi akibat pembukaan lahan perkebunan serta aktivitas pertambangan yang berdampak pada rusaknya ekosistem hutan,” jelasnya dalam keterangan tertulis kepada koranmerdeka.co, di Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Sehubungan dengan hal itu, Alex menekankan pentingnya langkah cepat dan tepat dari pemerintah dalam menerjemahkan arah pembangunan nasional, khususnya yang berkaitan dengan hilirisasi, industrialisasi, dan pembangunan sumber daya manusia, agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan dan prinsip keberlanjutan.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga menyinggung pernyataan Presiden RI dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD pada 15 Agustus 2025, terkait pengambilalihan 3,1 juta hektare kebun sawit ilegal di kawasan hutan. Dari jumlah tersebut, sekitar 1 juta hektare telah diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara pada 9 Juli 2025.

Menurut Alex, kebijakan pengambilalihan lahan sawit ilegal tersebut perlu disertai dengan pemetaan yang lebih berpihak pada gagasan ekonomi hijau, termasuk pemetaan potensi ancaman ekologis akibat alih fungsi hutan yang telah terjadi.

Alex menilai langkah pemerintah mencabut tanaman sawit yang merambah kawasan konservasi, seperti di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, merupakan contoh penegakan kebijakan yang perlu diperluas penerapannya.

“Saya mendorong agar kebun sawit yang berada di kawasan hutan lindung dan konservasi alam diperlakukan secara serupa, guna mengurangi risiko kerusakan lingkungan di masa mendatang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Alex menyampaikan bahwa Indonesia, sebagai negara dengan kawasan hutan tropis yang luas, memiliki peran strategis dalam isu global terkait perubahan iklim. Ia juga menilai putusan Pengadilan Swiss tersebut dapat menjadi rujukan penting dalam memperkuat kebijakan perlindungan lingkungan di tingkat nasional.

Menurutnya, preseden hukum internasional tersebut menunjukkan bahwa perusakan lingkungan dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

“Oleh karena itu, hal ini perlu menjadi perhatian dalam perumusan kebijakan pembangunan ke depan agar pertumbuhan ekonomi nasional tetap berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya.

Alex Indra Lukman DPR RI Komisi IV: Perkuat Ekonomi Hijau dalam Kebijakan Pembangunan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Maret 6, 2026

ABK Fandi Ramadhan Dijatuhi Hukuman Lima Tahun, Ini Respons Komisi III

Maret 6, 2026

Komisi III Dorong Sinergi Aparat Berantas Narkoba di Sulteng

Maret 6, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Aktivitas Industri Batam Sukses Torehkan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Level Nasional

Nasional Maret 9, 2026

Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor…

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Maret 6, 2026

ABK Fandi Ramadhan Dijatuhi Hukuman Lima Tahun, Ini Respons Komisi III

Maret 6, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?