Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Akses Mandek, Manfaat Kereta Cepat Terhambat: Komisi V Desak Pembangunan Jalan ke Stasiun Karawang
DPR

Akses Mandek, Manfaat Kereta Cepat Terhambat: Komisi V Desak Pembangunan Jalan ke Stasiun Karawang

RedaksiBy RedaksiNovember 28, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi V DPR, Roberth Rouw melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Stasiun Kereta Cepat Karawang/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi V DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Stasiun Kereta Cepat Karawang, Kamis (27/11), guna meninjau perkembangan aksesibilitas dan kesiapan infrastruktur pendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Kereta Cepat. Wakil Ketua Komisi V DPR, Roberth Rouw, dan Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan akses menuju stasiun agar layanan kereta cepat dapat optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Roberth Rouw, menegaskan bahwa keberadaan Stasiun Karawang harus memberikan nilai tambah bagi kawasan industri maupun masyarakat luas. Untuk itu, pembangunan akses harus dipercepat dan diperluas oleh pemerintah pusat, daerah, serta pihak pengembang.

“Kami ingin memastikan Stasiun Kereta Cepat Karawang benar-benar bermanfaat. Akses menuju stasiun harus dibuka, baik oleh pemerintah daerah maupun pengembang,” ujarnya. Ia mengapresiasi inisiatif kawasan industri yang telah membangun jembatan di Kali Cibeet sebagai bagian dari kontribusi pengembangan akses.

Komisi V DPR juga meminta Kementerian PUPR mempercepat pembebasan lahan untuk akses tol langsung dari KM 42, yang ditargetkan rampung tahun 2026 agar pembangunan konstruksi dapat dimulai pada 2027. Menurut Roberth, percepatan itu penting agar kereta cepat dapat beroperasi efektif dan tidak menjadi beban negara.

Selain Karawang, Roberth turut menyoroti persoalan akses menuju Stasiun Padalarang dan Tegal Luar yang hingga kini masih macet dan berliku. Ia menegaskan agar jalur kereta cepat tetap diselesaikan sesuai rencana awal hingga masuk Kota Bandung.

“Kalau akses mudah, jumlah penumpang pasti naik dan kawasan baru bisa tumbuh. Pemerintah juga sedang membangun tiga juta rumah, itu perlu didukung akses transportasi yang baik,” tegasnya. Roberth juga meminta pengoperasian kereta reguler di Karawang agar segmen transportasi bagi masyarakat kecil tetap terlayani.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, yang merupakan putra daerah Karawang, menekankan bahwa persoalan utama kereta cepat bukan pada kecepatan atau jarak tempuh, melainkan akses menuju dan keluar stasiun. “Dari Halim ke Karawang cuma 15 menit, tapi dari stasiun ini ke rumah saya bisa 2 jam. Ini kan masalah akses,” kata Saan.

Ia menegaskan bahwa sejak awal pembangunan proyek, dirinya mengikuti perkembangan kereta cepat, termasuk membantu menyelesaikan berbagai hambatan di daerah. Saan menilai bahwa analisis bisnis kereta cepat tidak bisa hanya mengandalkan jumlah penumpang, tetapi juga ekosistem pengembangan kawasan seperti Transit Oriented Development (TOD).

Menurutnya, akses yang buruk menyebabkan potensi ekonomi Karawang belum sepenuhnya tergarap, termasuk pengembangan Grand Outlet yang digadang-gadang menjadi pusat belanja bertaraf internasional. “Ada Grand Outlet, tapi mau ke sananya muter-muter lewat jalan kecil. Mobil besar saja tidak bisa masuk. Kalau akses baik, orang Jakarta dan Bekasi bisa datang dengan cepat dan membawa dampak ekonomi besar,” jelasnya.

Saan juga menyoroti pentingnya konsistensi perencanaan nasional, mengingat beberapa megaproyek sebelumnya—seperti bandara Karawang dan pelabuhan Cilamaya—gagal terlaksana karena perubahan kebijakan mendadak.

Saan dan Roberth sepakat bahwa pemerintah perlu mempercepat penyediaan akses tol, jalan utama, serta integrasi transportasi menuju Stasiun Karawang, Padalarang, dan Tegalluar. Tanpa itu, kereta cepat tidak akan mencapai target penumpang maupun manfaat ekonomi maksimal.

Saan menyampaikan apresiasi kepada Komisi V DPR, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan pihak Kereta Api Cepat yang terus berupaya memperbaiki konektivitas. “Karawang adalah kawasan industri internasional dan sangat strategis. Saya harap semua pihak terus mendorong percepatan pembangunan akses agar manfaat kereta cepat benar-benar dirasakan masyarakat,” tutup Saan.

DPR RI Manfaat Kereta Cepat Terhambat: Komisi V Desak Pembangunan Jalan ke Stasiun Karawang Roberth Rouw Wakil Ketua Komisi V DPR
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?