Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Aktivitas Industri Batam Sukses Torehkan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Level Nasional

Maret 9, 2026

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Maret 6, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Komisi IV Serap Aspirasi Petani dan Bahas Penataan Wilayah Konservasi di Pulau Salawati Raja Ampat
DPR

Komisi IV Serap Aspirasi Petani dan Bahas Penataan Wilayah Konservasi di Pulau Salawati Raja Ampat

RedaksiBy RedaksiNovember 2, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Pimpinan serta Anggota Tim Komisi IV DPR RI saat melakukan kunjungan kerja untuk serap aspirasi di Raja Ampat, Papua Barat Daya/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi IV DPR RI menyerap berbagai aspirasi masyarakat, khususnya para petani, serta membahas penataan ulang wilayah konservasi di Pulau Salawati, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, bersama sejumlah anggota dan perwakilan mitra kerja dari Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran para mitra Komisi IV. Dengan kehadiran mereka, persoalan dan aspirasi masyarakat yang kami temui bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Alex di Raja Ampat, Papua Barat Daya, Jumat (31/10/2025).

Dalam kunjungan ke Pulau Salawati, rombongan Komisi IV mendengarkan aspirasi dari Bupati terkait status wilayah konservasi di daerah tersebut. Alex menjelaskan bahwa masih terdapat tumpang tindih peta antara kawasan konservasi dengan wilayah administrasi Kabupaten Raja Ampat yang kini masuk dalam Provinsi Papua Barat Daya.

“Kita akan dudukkan bersama, karena dulu sebelum Papua Barat Daya dimekarkan, wilayah ini masuk kawasan konservasi. Sekarang perlu dicocokkan kembali antara peta kehutanan dan peta Kementerian ATR/BPN,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Selain persoalan tata wilayah, Komisi IV juga menyalurkan bantuan kepada para petani berupa benih, pupuk, dan alat mesin pertanian (alsintan) hasil kerja sama dengan mitra kerja di sektor pertanian. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani di wilayah kepulauan tersebut.

“Alhamdulillah, dengan dukungan mitra kita bisa membantu petani lewat benih, pupuk, dan alsintan untuk mendorong produktivitas mereka,” ujar Alex.

Dalam dialog dengan masyarakat, Komisi IV juga menerima aspirasi terkait jalan usaha tani, ketersediaan air bersih, serta kebutuhan tenaga dokter hewan. Meskipun tidak seluruh isu termasuk dalam lingkup tugas Komisi IV, Alex menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan diteruskan kepada komisi terkait di DPR RI.

“Kami catat semua, termasuk persoalan air bersih dan infrastruktur tani. Nanti di Jakarta, akan kami sampaikan ke komisi lain yang membidangi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Alex menyebut bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati setempat serta Anggota DPR RI Dapil Papua Barat Daya, Robert Kardinal, untuk mencarikan solusi terkait kekurangan tenaga dokter hewan. Kehadiran Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dalam kunjungan tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaiannya.

“Tadi kami sudah bicara dengan Pak Bupati dan Pak Robert Kardinal. Soal dokter hewan ini akan segera dicarikan jalan keluarnya,” pungkasnya.

Alex Indra Lukman DPR RI Komisi IV Serap Aspirasi Petani dan Bahas Penataan Wilayah Konservasi di Pulau Salawati Raja Ampat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Maret 6, 2026

ABK Fandi Ramadhan Dijatuhi Hukuman Lima Tahun, Ini Respons Komisi III

Maret 6, 2026

Komisi III Dorong Sinergi Aparat Berantas Narkoba di Sulteng

Maret 6, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Aktivitas Industri Batam Sukses Torehkan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Level Nasional

Nasional Maret 9, 2026

Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor…

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Harus Ada Relaksasi Kebijakan Industri Mamin Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Maret 6, 2026

ABK Fandi Ramadhan Dijatuhi Hukuman Lima Tahun, Ini Respons Komisi III

Maret 6, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?