Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Komisi V: Saatnya Pengelolaan Perbatasan Berbasis Kemakmuran, Bukan Sekadar Teritori
DPR

Komisi V: Saatnya Pengelolaan Perbatasan Berbasis Kemakmuran, Bukan Sekadar Teritori

RedaksiBy RedaksiOktober 28, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda saat memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI ke Tarakan, Kalimantan Utara/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda, menegaskan bahwa pengelolaan wilayah perbatasan Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara (Kaltara) yang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia, tidak lagi cukup berbasis pada aspek teritorial. Menurutnya, sudah saatnya paradigma pengelolaan perbatasan bergeser ke arah pembangunan yang berorientasi pada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

“Penguasaan perbatasan itu tidak cukup berbasis kepada teritori, tapi sudah waktunya berbasis kepada kemakmuran, berbasis kepada kesejahteraan, berbasis kepada perwajahan sosial-ekonomi yang terbaik,” tegas Huda saat memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI ke Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (27/10/2025).

Politisi asal PKB itu menyebut Kaltara sebagai “halaman depan rumah Indonesia” yang memiliki nilai strategis tinggi, baik secara geopolitik maupun sosial-ekonomi. Karena itu, menurutnya, pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan harus menempatkan Kaltara sebagai prioritas pembangunan nasional, khususnya dalam bidang infrastruktur dan transportasi.

“Kaltara ini adalah halaman depan rumah Indonesia. Karena itu semua hal ihwal pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, pelabuhan, dan transportasi, harus menjadi perhatian kita bersama. Ini pekerjaan rumah yang belum selesai dan perlu dukungan maksimal dari pemerintah pusat,” ujar Politisi Fraksi PKB ini.

Dalam kesempatan tersebut, Huda juga menegaskan bahwa Komisi V DPR RI berkomitmen memperjuangkan agar pembangunan Kaltara masuk dalam agenda prioritas nasional tahun 2026. Ia berharap pada peringatan 14 tahun berdirinya Provinsi Kaltara pada 25 Oktober 2026 mendatang, ada proyek infrastruktur strategis yang bisa diresmikan langsung oleh Presiden RI.

“Kami ingin, pada peringatan 14 tahun berdirinya Provinsi Kaltara, ada proyek infrastruktur yang dapat diresmikan oleh Bapak Presiden. Semangatnya, kita ingin pemerataan pembangunan benar-benar terlaksana dan menjadi konsentrasi nasional,” kata Huda.

Lebih lanjut, Huda menyampaikan bahwa arah kebijakan anggaran pemerintah saat ini sudah menunjukkan keberpihakan pada pembangunan daerah. Banyak program prioritas Presiden RI di APBN 2026 yang berfokus pada pemerataan, termasuk program berbasis masyarakat seperti MBG, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih.

“Anggaran yang dulu banyak tersebar di kementerian kini langsung diarahkan ke daerah-daerah. Ini langkah luar biasa. Karena itu kami berharap isu infrastruktur dan transportasi juga menjadi bagian dari fokus penguatan agenda di daerah-daerah, sejalan dengan program Presiden yang mendorong pemerataan pembangunan,” pungkasnya.

Diketahui, Provinsi Kalimantan Utara berdiri sebagai daerah otonom baru (DOB) melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2012 yang disahkan pada 25 Oktober 2012, dan diresmikan pada 22 April 2013. Peresmian ini menandai provinsi ke-34 di Indonesia, yang merupakan pemekaran dari wilayah Provinsi Kalimantan Timur, dengan tujuan untuk mempercepat kesejahteraan di wilayah perbatasan.

DPR RI Komisi V: Saatnya Pengelolaan Perbatasan Berbasis Kemakmuran Syaiful Huda Wakil Ketua Komisi V DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?