Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Menkeu Kucurkan 200 Triliun ke Perbankan, Komisi XI: Peluang Ciptakan Lapangan Kerja
DPR

Menkeu Kucurkan 200 Triliun ke Perbankan, Komisi XI: Peluang Ciptakan Lapangan Kerja

RedaksiBy RedaksiSeptember 15, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas menilai langkah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan uang pemerintah sebesar Rp 200 triliun yang sebelumnya mengendap di Bank Indonesia (BI) ke perbankan umum, mendapat dukungan banyak kalangan dan berpotensi mempercepat perputaran ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.


“Kami mendukung keputusan Menkeu untuk menarik uang pemerintah yang selama ini hanya disimpan di BI. Dana tersebut antara lain berasal dari sisa anggaran lebih dan saldo lebih pembayaran anggaran. Jika ditempatkan di bank umum seperti deposito, bank akan memiliki keleluasaan untuk memanfaatkannya,” ujar Bertu Merlas dalam keterangannya pada koranmerdeka.co, Senin (15/9/2025).


Diketahui, ada enam bank milik pemerintah yang akan mendapatkan dana jumbo tersebut. Dalam rapat kerja dengan Komisi XI Rabu (10/9/2025) Menkeu Purbaya menilai salah satu seretnya pertumbuhan ekonomi karena pemerintah terlalu lambat membelanjakan anggaran dan justru membiarkan dana mengendap di bank sentral. Akibatnya ekonomi masyarakat melambat karena perputaran uang di sistem perekonomian sangat ketat, bahkan negatif


Bertu menjelaskan penempatan anggaran Rp200 triliun di perbankan akan membuka peluang penyaluran kredit kepada kalangan pengusaha, pelaku UMKM, hingga pihak-pihak yang membutuhkan modal usaha. Situasi ini akan membuka peluang usaha dan penyerapan tenaga kerja sehingga pada gilirannya mempercepat laju pertumbuhan ekonomi. “Dana ini bisa mempercepat perputaran ekonomi dan membuka lapangan kerja baru yang mampu menyerap tenaga kerja secara signifikan,” katanya.


Politisi PKB ini berharap enam bank nasional yang menerima dana yakni BRI, Mandiri, BNI, BTN, Bank Syariah Indonesia, dan Bank Syariah Nasional bisa memprioritaskan kredit bagi pelaku UMKM. Menurutnya dalam berbagai momentum perlambatan ekonomi, kalangan UMKM lah yang terbukti mampu bertahan dan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.


“Bagaimana pelaku UMKM bisa bergerak jika akses kredit terbatas? Jika bank memiliki tambahan likuiditas, maka penyaluran kredit bisa lebih luas. Hal ini akan menjadi stimulus sektor usaha yang pada akhirnya menciptakan lapangan kerja,” jelasnya.


Kendati demikian, Bertu mengingatkan agar Kementerian Keuangan mempunyai aturan ketat agar dana jumbo di perbankan ini tidak disalahgunakan. Salah satunya aturan agar penyaluran kredit perbankan dari dana tersebut diperuntukkan untuk investasi dalam negeri.


“Jangan sampai dana ini justru diinvestasikan ke luar negeri. Jika digunakan untuk investasi dalam negeri, roda ekonomi akan berputar lebih cepat dan pertumbuhan ekonomi nasional akan terakselerasi,” pungkasnya.

Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas DPR RI Menkeu Kucurkan 200 Triliun ke Perbankan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?