Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Banten Jadi ‘Neraka Narkotika’, Perlu Pendekatan Lebih dari Sekadar Penghukuman
DPR

Banten Jadi ‘Neraka Narkotika’, Perlu Pendekatan Lebih dari Sekadar Penghukuman

RedaksiBy RedaksiApril 30, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi III DPR RI, Hinca I. P. Panjaitan, saat kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI ke Serang, Banten/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Situasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Provinsi Banten mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi III DPR RI, Hinca I. P. Panjaitan. Menyimak pemaparan dari Kapolda dan Kajati Banten saat kunjungan spesifik Komisi III, Hinca menggambarkan kondisi Banten sebagai “neraka” dalam konteks maraknya kejahatan narkotika yang luar biasa dan kompleks.


“Kalau saya mau menyebut langsung, bahasa kami yang paling simpel lah, neraka ini ya. Neraka dalam artian luar biasa kejahatan narkotika di sini,” ujar Hinca usai mengikuti kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI ke Serang, Banten, Selasa (29/4/2025).


Ia menegaskan, Banten saat ini menjadi salah satu daerah penyumbang tertinggi dalam angka penyalahgunaan narkotika. Bahkan, meskipun telah dilakukan penangkapan besar-besaran hingga tuntutan pidana mati, peredaran narkoba tetap tidak surut. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan hukum semata tidak cukup.


“Berarti penghukuman ini bukanlah jalan satu-satunya. Karena peredaran narkotika ini melahirkan uang besar sekali, yang menjadikan orang kaya raya dengan cara melawan hukum, tapi mengorbankan banyak orang,” lanjutnya.


Hinca mendorong agar pola pikir dalam pemberantasan narkotika diubah secara fundamental. Ia menekankan pentingnya mengejar bukan hanya pelaku, tetapi juga menelusuri dan menyita aset hasil kejahatan narkotika melalui pendekatan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).


“Hanya dengan cara itu bisa kita potong. Tapi kendalanya sekarang transaksinya sudah tidak pakai uang tunai, tapi pakai kripto, pakai teknologi, lewat website gelap. Inilah yang saya maksud sebagai neraka karena kejahatannya sudah luar biasa canggih,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia menyoroti dampak sosial dari narkotika yang turut melahirkan kejahatan lain seperti begal dan tindak kekerasan sadis. Ia menyebut bandar narkoba sebagai “teroris terbesar di dunia”, karena efek destruktifnya terhadap generasi muda dan masa depan negara.


“Kalau yang dikejar cuma pemakai, ya enggak akan selesai. Kejar itu satu bandar. Karena kalau bandarnya berhenti, enggak ada barang itu. Ini kejahatan global, belum ada satu negara pun yang berhasil menuntaskannya. Maka kita harus bergerak luar biasa juga,” ujarnya menutup.


Kunjungan kerja spesifik ini diharapkan menjadi momentum bagi aparat penegak hukum di Banten untuk memperkuat strategi dan kolaborasi lintas lembaga dalam menghadapi ancaman narkotika yang makin kompleks. 

Banten Jadi 'Neraka Narkotika' DPR RI Hinca I. P. Panjaitan Komisi III DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?