Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MIND ID Catat Pendapatan Rp139 Triliun Berkat Hilirisasi

April 24, 2026

Batam Torehkan Prestasi Investasi Triwulan I 2026 Tembus Rp17,4 Triliun

April 23, 2026

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Revisi UU TNI, Desy Ratnasari Soroti Perspektif Human Security hingga Loyalitas Ganda
DPR

Revisi UU TNI, Desy Ratnasari Soroti Perspektif Human Security hingga Loyalitas Ganda

RedaksiBy RedaksiMaret 5, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi I DPR RI Desy Ratnasari, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar bersama Ketua Badan Pengurus Setara Institute Dr. Ismail Hasani dan Peneliti Senior Imparsial serta Ketua Badan Pengurus Centra Initiative Dr. Al-Araf, di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi I DPR RI Desy Ratnasari menyoroti pentingnya perspektif human security dalam Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI). 

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar bersama Ketua Badan Pengurus Setara Institute Dr. Ismail Hasani dan Peneliti Senior Imparsial serta Ketua Badan Pengurus Centra Initiative Dr. Al-Araf, Desy mengangkat sejumlah isu terkait penempatan prajurit TNI dalam birokrasi sipil dan kementerian.

Salah satu poin utama yang disoroti Desy adalah mengenai penempatan prajurit atau pejabat tinggi (Pati) TNI yang aktif dalam posisi-posisi sipil di berbagai lembaga negara. “Semua hukum manusia itu gak sempurna, pasti ada jeleknya. Nah tentu pertimbangan mudarat dan manfaatnya atau cost and benefit analisisnya dalam konteks perspektif ini sudah ada belum sih, Pak?,” tanya Desy dalam RDPU tersebut yang digelar di Ruang Rapat Komisi I, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (4/3/2025).

“Kenyataannya saat ini dalam konteks kebencanaan atau penanggulangan bencana TNI memang selalu terlibat dan paling duluan yang hadir. Atau karena memang kompetensi mereka yang lebih siap dalam situasi darurat?!” lanjutnya sembari menekankan pentingnya prinsip meritokrasi dalam penempatan prajurit TNI di birokrasi sipil, yang harus didasarkan pada kompetensi, kinerja, dan kualifikasi. 

Tak  hanya itu, Legislator Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) tersebut juga mengingatkan mengenai potensi masalah loyalitas ganda bagi prajurit yang ditempatkan di kementerian, yang bisa menyebabkan konflik antara kewajiban mereka kepada Panglima TNI dan pejabat sipil di lembaga Pemerintah.

“Bagaimana cara menghilangkan loyalitas ganda ini? Apa kebijakan yang harus diambil jika penempatan prajurit aktif memberi manfaat lebih, berdasarkan data ilmiah?” tanya Desy.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ismail Hasani dari Setara Institute menekankan pentingnya memperluas penafsiran terhadap UU TNI, terutama dalam konteks human security. Menurutnya, keamanan harus dipahami secara lebih holistik, mencakup situasi-situasi non-operasional militer seperti bencana dan penanggulangan masalah sosial. 

Ismail Hasani juga menyoroti pentingnya adanya dasar hukum yang jelas dan tegas dalam penempatan prajurit TNI di birokrasi sipil, agar tidak ada kebijakan yang diambil tanpa landasan hukum yang kuat. “Kita tidak boleh membiasakan diri mengangkat pejabat dulu baru mencari dasar hukumnya. Ini berbahaya bagi negara hukum kita,” tegas Ismail Hasani.

Di akhir diskusi, Desy Ratnasari menekankan perlunya kebijakan yang fleksibel namun tetap mempertimbangkan manfaat yang jelas bagi masyarakat. RDPU ini menjadi momen penting dalam pembahasan revisi UU TNI, yang diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih adaptif dan mengutamakan manfaat bagi masyarakat, sambil menjaga stabilitas dalam negeri.

Anggota Komisi I DPR RI Desy Ratnasari Desy Ratnasari Soroti Perspektif Human Security hingga Loyalitas Ganda DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026

Mandeg 22 Tahun, DPR Tuntaskan Pembahasan RUU PPRT, Kawal Masa Transisi

April 21, 2026

Tok! RUU PPRT Sah Dibawa ke Paripurna, Tekankan Jaminan Sosial Kesehatan hingga Ketenagakerjaan

April 21, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

MIND ID Catat Pendapatan Rp139 Triliun Berkat Hilirisasi

Nasional April 24, 2026

Capaian kinerja Holding Industri Pertambangan pelat merah, MIND ID dinilai cukup solid, ditopang oleh integrasi…

Batam Torehkan Prestasi Investasi Triwulan I 2026 Tembus Rp17,4 Triliun

April 23, 2026

GKR Hemas Dinobatkan Jadi Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya

April 23, 2026

Mandeg 22 Tahun, DPR Tuntaskan Pembahasan RUU PPRT, Kawal Masa Transisi

April 21, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?