Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Perbedaan Biaya Haji, Komisi VIII Upayakan Solusi untuk Jemaah Jawa Timur
DPR

Perbedaan Biaya Haji, Komisi VIII Upayakan Solusi untuk Jemaah Jawa Timur

RedaksiBy RedaksiFebruari 27, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi VIII Abdul Wachid, saat memimpin pertemuan dengan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, di Surabaya, Jatim/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi VIII DPR RI menemukan adanya perbedaan biaya pelunasan haji antar daerah di Indonesia. Menurut Wakil Ketua Komisi VIII Abdul Wachid, biaya pelunasan haji di Jawa Timur lebih mahal dibandingkan daerah lain.


“Ya jadi ini yang kami dengar dari Pak Kanwil memang liat tadi dari pelunasan ya pelunasan masih sekitar 55 (juta rupiah) ya pak atau 60 juta, jadi kalau punya tabungan 25 juta masih kekurangan 35 juta. Nah kekurangan 35 juta ini kami baru mendengar ini,” ujar Abdul Wachid, kepada koranmerdeka.co, usai pertemuan dengan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, di Surabaya, Jatim, Rabu (26/2/2025).


Diketahui, DPR bersama pemerintah sebelumnya telah menyepakati jumlah biaya haji yang ditanggung oleh jemaah pada tahun 2025 adalah sebesar Rp55.431.750,78. Angka tersebut mengalami penurunan sekitar Rp600.000 lebih dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai Rp56.046.172.


Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menjelaskan, perbedaan biaya ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah biaya penerbangan. Penerbangan haji dari Surabaya menggunakan pesawat triple seven yang membutuhkan technical landing di Kualanamu. Hal ini menyebabkan pesawat harus dua kali lepas landas, sehingga membutuhkan biaya avtur yang lebih besar.


“Penerbangan ini adalah kami di sini memakai pesawat triple seven, jadi itu harus teknikal landing ya. Itu membutuhkan dua kali take off ya dari sini avtur isi separo, baru nanti separuh lagi dari Kualanamu dari sana nanti take off full. Ini membutuhkan biaya yang cukup besar,” jelasnya.


Abdul Wachid mengatakan, pihaknya akan mencari solusi untuk mengatasi masalah ini. Salah satu solusi yang diusulkan adalah memperpanjang landasan pacu di Bandara Juanda Surabaya agar bisa dilandasi pesawat triple seven secara langsung.


“Inilah yang kami juga akan mencari solusinya ke depan supaya Surabaya tidak terjadi demikian. Namun sudah saya sampaikan kemarin dalam (pembahasan) RUU (yang mengundang) daripada perhubungan, supaya landasan di Surabaya ini bisa untuk dilandasi oleh pesawat triple seven untuk take off maupun landing sehingga itu tidak harus melakukan technical lending,” katanya.


Untuk itu, ia berharap ada solusi yang konkret agar biaya haji di Jawa Timur bisa lebih terjangkau. Sebagai perbandingan, besaran Bipih atau biaya haji 2025 yang perlu dibayarkan oleh jemaah reguler sebagai berikut: 

  • Embarkasi Aceh sebesar Rp46.922.333
  • Embarkasi Medan sebesar Rp47.976.531
  • Embarkasi Batam sebesar Rp54.331.751
  • Embarkasi Padang sebesar Rp51.781.751
  • Embarkasi Palembang sebesar Rp54.411.751
  • Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp58.875.751
  • Embarkasi Solo sebesar Rp55.478.501
  • Embarkasi Surabaya sebesar Rp60.955.751
  • Embarkasi Balikpapan sebesar Rp57.235.421
  • Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp59.331.751
  • Embarkasi Makassar sebesar Rp57.670.921
  • Embarkasi Lombok sebesar Rp56.764.801
  • Embarkasi Kertajati sebesar Rp58.875.751

Abdul Wachid DPR RI Komisi VIII DPR RI Perbedaan Biaya Haji
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?