Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Maret 6, 2026

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Soal Kecelakaan Ciawi, Legislator: Regulasi Bukan Satu-satunya Persoalan
DPR

Soal Kecelakaan Ciawi, Legislator: Regulasi Bukan Satu-satunya Persoalan

RedaksiBy RedaksiFebruari 12, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kecelakaan maut yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi beberapa waktu silam menyedot perhatian banyak pihak tak terkecuali Anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto. Menanggapi peristiwa tersebut ia menyatakan regulasi bukanlah menjadi satu-satunya persoalan dalam berlalu lintas, menurutnya perlu adanya pengembangan mutu mental pihak-pihak terkait agar semakin profesional.

Ia lantas menyoroti pelaksanaan dan pengawasan dari regulasi yang dalam implementasinya terdapat keterlibatan oknum serta petugas di tingkat lapangan. Menurutnya, mentalitas harus dikembalikan pada jati diri masing-masing, sesuai dengan sumpah jabatan yang telah diucapkan. 

“Persoalannya adalah di pelaksanaan dan pengawasannya, yang disitu melibatkan oknum, yang disitu melibatkan petugas-petugas di pelaksanaan di tingkat lapangan. Nah disinilah menurut saya mentalitet (mentalitas) kita itu perlu kita kembalikan pada jati diri kita, pada sumpah jabatan masing-masing, “ ujarnya saat ditemui awak media di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta pada Selasa (11/2/2025).

Ia pun mengimbau kepada rekan-rekan di pemerintahan untuk menjalankan sumpah jabatan dengan sungguh-sungguh, sebagaimana yang dilakukan anggota DPR saat dilantik.

Terkait wacana Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Sofwan menegaskan bahwa RUU yang akan dibahas oleh komisi V itu tidak semata-mata lantaran adanya kecelakaan yang terjadi. Hal tersebut sudah menjadi bagian dari rencana yang nantinya memang difokuskan untuk keberlangsungan keamanan dan tertib lalu lintas.

“Rencana melakukan revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan itu sama sekali tidak terkait langsung dengan insiden kecelakaan truk di Gate Tol Ciawi. Karena memang revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan itu sudah masuk ke dalam prolegnas prioritas tahun 2025,” ujar Sofwan yang juga merupakan anggota Badan legislasi DPR RI itu kepada media.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa setiap kejadian, terutama yang bersifat musibah, bencana, dan menimbulkan korban jiwa dapat menjadi pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan. Menurutnya, hal tersebut harus dijadikan catatan bahwa faktor keselamatan perlu diperhatikan secara lebih mendalam.

“Akan tetapi tentu kejadian demi kejadian yang apalagi kejadian tersebut bersifat musibah, bencana, dan menimbulkan korban jiwa, tentu hal itu bisa menjadi sebuah pertimbangan yang bisa menjadi apa ya, underline. Bisa menjadi sebuah catatan kaki bahwa faktor keselamatan ini menjadi faktor yang harus dimikroskop (ditelaah) lebih dalam,” tegasnya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan juga mengatakan bahwa kecelakaan sebenarnya bisa diminimalisir jika semua pihak mulai dari pengusaha, regulator, pembangun infrastruktur, penegak hukum, pengemudi, hingga konsumen memiliki kesadaran tinggi dalam menjalankan perannya secara bertanggung jawab.

“Masalahnya ada pada mentalitas yang menjangkit masyarakat kita, yang cenderung melanggar aturan secara diam-diam. Konsumen juga termasuk,  sebab konsumen juga pengen murah, kemudian dia kongkalikong, kan juga bisa terjadi. Jadi akar masalahnya menurut saya ada persoalan serius di mentalitet (mentalitas) yang sedang menjangkit di masyarakat kita, yang membuat kita kemudian cenderung melanggar secara diam-diam peraturan, regulasi, konsensus kesepakatan, yang sudah kita buat untuk kelancaran kehidupan di masyarakat,” pungkasnya.

Sofwan berharap agar pemerintah dan seluruh pihak terkait dapat memperkuat pengawasan serta menanamkan nilai integritas dalam menjalankan tugas masing-masing. Ia menegaskan bahwa tanpa perubahan mentalitas, perbaikan regulasi sekalipun tidak akan berdampak signifikan dalam mencegah kecelakaan dan meningkatkan keselamatan transportasi di Indonesia.

Anggota Komisi V DPR RI DPR RI Soal Kecelakaan Ciawi Sofwan Dedy Ardyanto
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Transformasi Digital TASPEN Sukses Cairkan 97 Persen Penerima THR dalam Waktu Singkat

Nasional Maret 6, 2026

PT TASPEN (Persero) mencatat rekor baru dalam pelayanan kepada pensiunan. Pada 2026, pembayaran Tunjangan Hari…

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Maret 5, 2026

Ada 814 Lubang Tambang Terbuka di Kalsel, Mercy Barends: Tindak Tegas Pelanggarannya

Maret 5, 2026

Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

Maret 5, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?