Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi XIII: Praktik Bisnis Berbasis HAM di Freeport Layak Jadi Contoh

Juli 27, 2026

Komisi XI: Dana Desa Harus Perkuat Desa Adat dan Sejahterakan Masyarakat Bali

Juli 27, 2026

Komisi X Minta Pemerintah Tambah Kuota KIP Kuliah dan Benahi Data Desil Penerima Bantuan

Juli 26, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Zero Blank Spot BAKTI Komdigi Harus Diiringi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat NTB
DPR

Zero Blank Spot BAKTI Komdigi Harus Diiringi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat NTB

RedaksiBy RedaksiJuli 26, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi I DPR RI Farah Puteri Nahlia saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi I DPR RI dengan BAKTI Kemkomdigi di Lombok Barat, NTB/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi I DPR RI Farah Puteri Nahlia mengapresiasi capaian Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemkomdigi yang berhasil mewujudkan zero blank spot di beberapa desa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan kemajuan signifikan dalam pemerataan akses telekomunikasi, meski masih terdapat sejumlah wilayah dengan kualitas sinyal yang perlu ditingkatkan.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja dari BAKTI yang berhasil membawa NTB memiliki zero blank spot untuk desa-desa yang berada di sini dan terus bisa menjaga jaringannya walaupun tadi juga dikatakan masih terdapat 102 desa yang coverage nya itu di bawah 100 persen,” ujar Farah saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi I DPR RI di Lombok Barat, NTB, Jumat (24/7/2026).

Farah menjelaskan, capaian tersebut patut diapresiasi mengingat dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi NTB pada tahun sebelumnya masih ditemukan puluhan titik yang belum terjangkau layanan telekomunikasi.

“Tentu menurut saya ini juga merupakan suatu prestasi yang harus diapresiasi mengingat di tahun lalu itu masih ada 33 titik blank spot dan 124 titik sinyal yang masih lemah dan sekarang sudah menjadi zero,” kata Politisi Fraksi PAN ini.

Meski demikian, Legislator Dapil Jabar IX tersebut menekankan bahwa pembangunan infrastruktur digital perlu diukur tidak hanya dari tersedianya jaringan internet, tetapi juga dari dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dikatakan bahwa ada sekitar 5,3 juta populasi di NTB dan saya coba untuk cari tahu lebih lanjut dan ternyata masih ada 11 persen yaitu sekitar 600 ribu jiwa yang hidup di bawah garis kemiskinan. Mengingat salah satu fokus BAKTI ini kan pemerataan akses untuk menekan angka kemiskinan, nah oleh karena itu yang ingin saya tanyakan ini apakah kita bisa melihat secara riil dampak aktivitas ini terhadap penurunan kemiskinan di NTB?,” ungkapnya.

Ia juga mempertanyakan sejauh mana dukungan BAKTI terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya melalui pelatihan pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat desa.

“Terkait dengan dukungan kepada UMKM misal pelatihan digital marketing kepada masyarakat desa, apakah sudah dilaksanakan dan apakah sudah berdampak secara menyeluruh di NTB? Ini karena kan banyak kabupaten/kota selain Lombok dan itu jangan sampai jomplang, di wilayah khusus seperti di KEK Mandalika yang traffic ekonominya membaik tetapi di daerah-daerah lainnya seperti di Dompu, Bima itu tidak,” lanjutnya.

Selain pemerataan infrastruktur, Farah menilai edukasi mengenai pemanfaatan internet juga harus menjadi perhatian agar masyarakat dapat menggunakan akses digital secara produktif.

“Nah ini tentu harus diedukasi masyarakatnya terkait dengan pemanfaatan dari wifi ini bukan hanya untuk sekadar main media sosia saja, tetapi untuk kemajuan ekonomi mereka misalnya untuk digital branding dan juga live selling,” pungkasnya. 

Anggota Komisi I DPR RI DPR RI Farah Puteri Nahlia Zero Blank Spot BAKTI Komdigi Harus Diiringi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat NTB
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Komisi XIII: Praktik Bisnis Berbasis HAM di Freeport Layak Jadi Contoh

Juli 27, 2026

Komisi XI: Dana Desa Harus Perkuat Desa Adat dan Sejahterakan Masyarakat Bali

Juli 27, 2026

Komisi X Minta Pemerintah Tambah Kuota KIP Kuliah dan Benahi Data Desil Penerima Bantuan

Juli 26, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Komisi XIII: Praktik Bisnis Berbasis HAM di Freeport Layak Jadi Contoh

DPR Juli 27, 2026

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai PT Freeport Indonesia telah menunjukkan praktik…

Komisi XI: Dana Desa Harus Perkuat Desa Adat dan Sejahterakan Masyarakat Bali

Juli 27, 2026

Komisi X Minta Pemerintah Tambah Kuota KIP Kuliah dan Benahi Data Desil Penerima Bantuan

Juli 26, 2026

PT PAL Dinilai Belum Optimal, Doni Akbar Minta Perbaikan Tata Kelola dan SDM

Juli 26, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?