Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Komisi VI Gelar Audiensi, Soroti Status Kerja Kemitraan Pos Indonesia
DPR

Komisi VI Gelar Audiensi, Soroti Status Kerja Kemitraan Pos Indonesia

RedaksiBy RedaksiFebruari 10, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto, saat memimpin agenda Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan Dewan Pimpinan Pusat FSPAI di Gedung Nusantara I/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Menindaklanjuti surat permohonan audiensi Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Aspek Indonesia (FSPAI) tertanggal 27 Desember 2024 lalu, Komisi VI DPR RI menggelar audiensi bersama jajaran pengurus FSPAI membahas isu status kerja kemitraan yang diterapkan oleh PT Pos Indonesia.  Berdasarkan laporan yang diterima, diketahui terdapat sejumlah permasalahan dalam sistem kemitraan yang diterapkan oleh PT Pos Indonesia, yang dinilai merugikan para pekerja mitra.

Sejumlah permasalahan dalam sistem kemitraan yang diterapkan oleh PT Pos Indonesia di antaranya, perjanjian kerja yang tidak jelas, upah pekerja yang berada di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP), serta ketidakterdaftaran pekerja dalam program jaminan sosial, baik BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Menanggapinya, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto menegaskan bahwa pihaknya akan mengkaji secara menyeluruh permasalahan yang dialami para pekerja yang tergabung dalam FSPAI sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Ia pun menekankan pentingnya untuk memastikan keseimbangan antara kepentingan perusahaan dan hak-hak pekerja agar tidak terjadi ketimpangan yang merugikan salah satu pihak.

“Kami di Komisi VI perlu mendengar dan memahami terlebih dahulu secara mendalam permasalahan ini. Kami ingin memastikan bahwa semua pihak mendapat keadilan dan hak-hak pekerja dilindungi sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tanggap Adisatrya saat memimpin agenda Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan Dewan Pimpinan Pusat FSPAI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (10/2/2025).

Mewakili Komisi VI DPR RI, ia pun mempertimbangkan akan memanggil pihak PT Pos Indonesia guna meminta klarifikasi lebih lanjut terkait sistem kemitraan yang diterapkan serta kemungkinan adanya revisi terhadap kebijakan yang merugikan pekerja. Sebagai tindak lanjut dari audiensi ini, sebutnya, Komisi VI DPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan kemitraan PT Pos Indonesia.

Ia menjelaskan evaluasi ini mencakup aspek hukum, kesejahteraan pekerja, serta dampaknya terhadap keberlangsungan bisnis perusahaan. Menutup pernyataannya, dirinya ingin pertemuan mendatang bisa melahirkan solusi yang adil guna memastikan kesejahteraan para pekerja PT Pos Indonesia sekaligus mitra tanpa mengabaikan keberlanjutan operasional perusahaan.

Sebagai informasi, Presiden FSPAI Abdul Gofur, melalui audiensi ini, bisa memperjuangkan hak-hak pekerja yang tergabung dalam FSPAI. Tidak hanya itu saja, ia menegaskan pentingnya regulasi ketenagakerjaan yang lebih transparan dan adil di sektor jasa pengiriman.

“Kami menilai status kemitraan ini lebih banyak merugikan pekerja dibandingkan memberikan perlindungan yang layak. Tidak ada jaminan kerja yang jelas, gaji yang diterima masih jauh dari standar UMP, dan banyak dari mereka yang bahkan tidak mendapatkan perlindungan jaminan sosial,” pungkas Ghofur.

Adisatry Suryo Sulisto DPR RI FSPAI Wakil Ketua Komisi VI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

Maret 10, 2026

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik terhadap Harga BBM

DPR Maret 10, 2026

Komisi VI DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global terhadap pasokan dan…

Dukung Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Demi Lindungi Anak di Ruang Digital

Maret 9, 2026

Baleg Matangkan RUU Satu Data Indonesia, Serap Masukan Daerah di Padang

Maret 9, 2026

Martin Manurung Tekankan Pentingnya Penentuan Level Integrasi Data dalam RUU SDI

Maret 9, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?