Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dugaan Kecurangan TKA SMA, Fikri Faqih Minta Pengawasan Diperketat

November 1, 2026

Adang Daradjatun: Perang Lawan Narkoba Harus Dilakukan Konsisten dan Berkelanjutan

November 1, 2026

M. Kholid: Keuntungan Korporasi dari Tindak Pidana Karhutla Harus Dirampas

Oktober 31, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Dugaan Kecurangan TKA SMA, Fikri Faqih Minta Pengawasan Diperketat
DPR

Dugaan Kecurangan TKA SMA, Fikri Faqih Minta Pengawasan Diperketat

RedaksiBy RedaksiNovember 1, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyoroti dugaan kecurangan pada hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMA. Temuan tersebut, menurutnya, menunjukkan perlunya evaluasi terhadap kesiapan panitia dan sistem pengawasan agar pelaksanaan asesmen berlangsung jujur, adil, dan transparan.

Politisi dari Fraksi PKS itu menilai, munculnya dugaan kecurangan sejak hari pertama mengindikasikan masih adanya celah dalam mitigasi dan pengawasan pelaksanaan tes. Karena itu, kementerian dan panitia pelaksana perlu segera memperkuat prosedur pengamanan untuk mencegah praktik serupa pada hari-hari berikutnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kecurangan dalam asesmen bukan sekadar persoalan teknis, melainkan menyangkut integritas pendidikan. Praktik tersebut dapat mencederai nilai kejujuran yang semestinya menjadi bagian penting dari proses pendidikan.

“Praktik curang ini mencederai amanat UU Sisdiknas yang menempatkan pembentukan karakter dan kejujuran di atas sekadar capaian angka akademik semata,” tegas Fikri saat dihubungi koranmerdeka.co di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Menurut Mantan Kepala SMK di Tegal itu, persoalan tersebut juga menyangkut keadilan bagi peserta didik. Siswa yang telah mempersiapkan diri dan mengikuti tes dengan jujur berpotensi dirugikan apabila celah kecurangan dibiarkan tanpa penanganan yang memadai.

Ia mendorong panitia segera memperketat standar operasional prosedur (SOP) pengawasan pada pelaksanaan berikutnya. Langkah tersebut dapat dilakukan melalui pengacakan paket soal, pemeriksaan perangkat, serta pengawasan yang lebih ketat di seluruh lokasi ujian.

Selain itu, Abdul Fikri meminta kementerian melakukan audit investigatif untuk menelusuri dugaan kecurangan, termasuk kemungkinan keterlibatan joki maupun kebocoran soal. Apabila ditemukan pelanggaran, pihak-pihak yang terbukti terlibat harus ditindak sesuai ketentuan.

“Panitia wajib menyediakan kanal pengaduan cepat dan menjamin tidak ada siswa jujur yang dirugikan akibat gangguan teknis atau kecurangan pihak lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan keamanan sistem ujian berbasis komputer melalui pemantauan berlapis dan deteksi anomali. Menurutnya, pembenahan tersebut diperlukan untuk menutup celah manipulasi teknis sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan asesmen.

Abdul Fikri menyatakan Komisi X DPR RI akan meminta penjelasan kementerian terkait dalam rapat kerja mendatang. Evaluasi tersebut diharapkan mencakup tata kelola asesmen, sistem pengawasan, serta mekanisme perlindungan peserta didik agar pelaksanaan TKA tidak merugikan siswa yang telah mengikuti seluruh tahapan secara jujur. 

Abdul Fikri Faqih Anggota Komisi X DPR RI DPR RI Dugaan Kecurangan TKA SMA
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Adang Daradjatun: Perang Lawan Narkoba Harus Dilakukan Konsisten dan Berkelanjutan

November 1, 2026

M. Kholid: Keuntungan Korporasi dari Tindak Pidana Karhutla Harus Dirampas

Oktober 31, 2026

Abdullah Dorong Investasi Bodong Masuk RUU Perampasan Aset, Uang Korban Harus Kembali

Oktober 31, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Dugaan Kecurangan TKA SMA, Fikri Faqih Minta Pengawasan Diperketat

DPR November 1, 2026

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyoroti dugaan kecurangan pada hari pertama pelaksanaan…

Adang Daradjatun: Perang Lawan Narkoba Harus Dilakukan Konsisten dan Berkelanjutan

November 1, 2026

M. Kholid: Keuntungan Korporasi dari Tindak Pidana Karhutla Harus Dirampas

Oktober 31, 2026

Abdullah Dorong Investasi Bodong Masuk RUU Perampasan Aset, Uang Korban Harus Kembali

Oktober 31, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?