Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Soal Dugaan Dokter Perkosa Anaknya, Legislator: Kemenkes Harus Tegas, Jangan Hanya Mengecam

Oktober 22, 2026

Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

Oktober 22, 2026

Hari Santri Momentum Perkuat Komitmen Negara terhadap Pesantren

Oktober 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Komisi III Harapkan Suyudi Serius Benahi Institusi
DPR

Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Komisi III Harapkan Suyudi Serius Benahi Institusi

RedaksiBy RedaksiOktober 4, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Pimpinan dan Anggota Komisi III DPR saat berkunjung ke kediaman Kapolri baru, di Kecamatan Setiabudi, Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi III DPR RI berkunjung ke kediaman Kapolri baru, di Kecamatan Setiabudi, Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (3/10/2026). Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menjelaskan silaturahmi ini bagian dari tradisi yang terus dipertahankan Komisi III dengan mitra kerjanya.

“Ya benar tadi komisi III berkunjung ke kediaman Kapolri. Ini tradisi yang terus kami lakukan setiap  pergantian Kapolri,” ujar Habiburokhman usai pertemuan.

Dalam kesempatan itu, tambah Habiburokhman, Kapolri Suyudi Ario Setyo turut memperkenalkan keluarganya. “Selain itu, Pak Kapolri mempertegas komitmen untuk memaksimalkan konsep Polisi sahabat masyarakat,” ujarnya.

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu juga menekankan bahwa seluruh Anggota Komisi III sepenuhnya mendukung Kapolri baru untuk membenahi institusi. “Sebagian juga menyampaikan keluhan adanya oknum pejabat Polri yang arogan dan meminta hal tersebut diperbaiki,” pungkasnya.

Menurut catatan dari lembaga masyarakat sipil (Imparsial), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta masukan dari DPR RI, terdapat sejumlah pekerjaan rumah (PR) besar yang menanti kepemimpinan baru Kapolri.

Pertama, Pembenahan dan Pengawasan Internal. Publik berharap Kapolri baru menindak tegas oknum anggota Polri yang melanggar hukum, melakukan penyalahgunaan wewenang, atau terlibat pelanggaran etika secara transparan. 

Kedua, Pemberantasan Kejahatan Khusus, dengan cara memberantas tuntas peredaran narkotika serta jaringan judi online (judol) hingga ke akar-akarnya.

Ketiga, Penuntasan Kasus HAM dan Kekerasan Aparat. Publik menunggu penuntasan kasus penyidikan aktor intelektual dalam kasus-kasus pelanggaran HAM dan kekerasan (seperti kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sesuai putusan praperadilan).

Keempat, Penanganan Aksi Unjuk Rasa yang Humanis. Kapolri baru harus menghentikan tindakan berlebihan atau kekerasan oleh oknum polisi saat menghadapi masyarakat yang sedang berdemonstrasi. 

Kelima, Pemberantasan Beking Bisnis Ilegal. Institusi Bhayangkara ke depannya harus menindak tegas oknum yang membekingi tambang ilegal, tempat hiburan malam terlarang, serta praktik pungutan liar. 

Keenam, Menghindari Kriminalisasi Pasal Karet, yaitu mencegah pemidanaan warga sipil menggunakan pasal-pasal bermasalah (seperti dalam UU ITE).

Ketujuh, Netralitas dalam Konflik Agraria dan Buruh. Instusi Polri perlu memastikan institusi ini berdiri secara adil dan tidak memihak pengusaha besar saat terjadi sengketa lahan atau konflik perburuhan. 
 

Adapun dalam Program 100 Hari Pertama, Suyudi membagi target kerjanya ke dalam tiga tahap (pemetaan kondisi aktual di 30 hari pertama, pengujian perbaikan di hari ke-31 hingga ke-60, serta evaluasi hasil di hari ke-61 hingga ke-100) untuk mengubah budaya kerja Polri dari sekadar pencitraan menjadi pelayanan nyata. 

Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru DPR RI Habiburokhman Ketua Komisi III DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Soal Dugaan Dokter Perkosa Anaknya, Legislator: Kemenkes Harus Tegas, Jangan Hanya Mengecam

Oktober 22, 2026

Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

Oktober 22, 2026

Hari Santri Momentum Perkuat Komitmen Negara terhadap Pesantren

Oktober 22, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Soal Dugaan Dokter Perkosa Anaknya, Legislator: Kemenkes Harus Tegas, Jangan Hanya Mengecam

DPR Oktober 22, 2026

Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bertindak tegas terhadap dokter yang…

Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

Oktober 22, 2026

Hari Santri Momentum Perkuat Komitmen Negara terhadap Pesantren

Oktober 22, 2026

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Evaluasi Total Sistem Pengendalian Karhutla

Oktober 22, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?