Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Soal Dugaan Dokter Perkosa Anaknya, Legislator: Kemenkes Harus Tegas, Jangan Hanya Mengecam

Oktober 22, 2026

Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

Oktober 22, 2026

Hari Santri Momentum Perkuat Komitmen Negara terhadap Pesantren

Oktober 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»RUU Satu Data Indonesia Jadi Payung Integrasi Data untuk Tepat Sasaran
DPR

RUU Satu Data Indonesia Jadi Payung Integrasi Data untuk Tepat Sasaran

RedaksiBy RedaksiSeptember 30, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Andi Yuliani Paris saat ditemui disela-sela Rapat Panja Pembahasan TK I RUU tentang Satu Data Indonesia di Nusantara I, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia akan menjadi payung hukum bagi integrasi dan harmonisasi data antarkementerian/lembaga. Integrasi tersebut dinilai penting untuk memastikan data yang digunakan dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program pemerintah valid serta mampu menjangkau masyarakat secara tepat sasaran.


Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Andi Yuliani Paris mengatakan, pembahasan RUU Satu Data Indonesia saat ini mencakup pengaturan arsitektur dan infrastruktur Satu Data Indonesia. Arsitektur tersebut nantinya mengatur pengelolaan, penyimpanan, keterkaitan, hingga aksesibilitas data, sedangkan infrastruktur mencakup perangkat keras, perangkat lunak, dan perangkat pendukung lainnya.


“Yang paling penting adalah bahwa rancangan Satu Data Indonesia ini tujuannya untuk memastikan bahwa data digunakan untuk kebijakan pembangunan, data digunakan untuk program-program pemerintah bisa mencapai sasaran yang tepat,” kata Andi saat ditemui disela-sela Rapat Panja Pembahasan TK I RUU tentang Satu Data Indonesia di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2026). 


Menurutnya, kebutuhan terhadap integrasi data semakin penting karena masih terdapat data yang dikelola secara sektoral oleh masing-masing kementerian dan lembaga. Kondisi tersebut dapat memengaruhi ketepatan pemerintah dalam menentukan penerima manfaat berbagai program, terutama ketika terdapat perbedaan atau ketidaksesuaian data antarlembaga.


Andi mencontohkan persoalan data desil yang dapat berubah sehingga masyarakat yang semestinya masuk dalam kelompok penerima tertentu justru tercatat dalam kelompok berbeda. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya integrasi dan harmonisasi data agar kebijakan pemerintah tidak didasarkan pada data yang berbeda-beda.


“Kita tahu contohnya data desil saja kemarin itu bermasalah besar, jadi banyak orang yang desilnya harus 2 menjadi desilnya 6. Itu salah satu contoh bagaimana data yang tidak terintegrasi satu sama lainnya kemudian akhirnya pengambilan kebijakannya salah, menerima program-program pemerintah menjadi tidak tepat sasaran,” ujarnya.


Lebih lanjut, integrasi data juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi anggaran karena kementerian dan lembaga tidak perlu mengumpulkan data yang sama secara terpisah. Harmonisasi data juga memungkinkan pemerintah menggunakan data yang lebih konsisten untuk berbagai kebutuhan, seperti penyaluran bantuan sosial, subsidi, dan program pembangunan.


“Sehingga kita berharap bahwa dengan RUU ini ada, tidak ada lagi data yang sangat sektoral yang hanya bisa menghabiskan anggaran atau tidak efisien, kemudian penerima program tidak tepat sasaran, dan tentunya ini juga akan sangat membantu untuk efisiensi anggaran,” kata legislator dari fraksi PAN tersebut. 


Ia menegaskan, efisiensi anggaran yang dimaksud bukan semata-mata mengurangi alokasi anggaran, melainkan memastikan anggaran digunakan untuk program yang tepat berdasarkan data yang valid. Karena itu, kualitas dan validitas data menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia.


“Efisiensi bukan artinya dikurangi, tapi benar-benar anggaran yang tepat untuk program pemerintah, program pembangunan yang tepat. Validitas data itu penting, itu yang sangat penting sekali,” tuturnya.


Selain integrasi, RUU Satu Data Indonesia juga mengatur aspek keamanan dan kerahasiaan data melalui ketentuan mengenai mitigasi atau manajemen risiko. Andi menyebut perlindungan data menjadi penting karena integrasi akan mencakup data individu masyarakat, termasuk data yang bersifat pribadi dan rahasia.


“Ini ada pasal atau bab terkait dengan mitigasi atau manajemen risiko, yang di situ diatur tentang keamanan dan kerahasiaan data. Tentu kita punya lembaga yang bertugas khusus untuk itu, BSSN, yang punya tugas yang paling penting dalam RUU ini untuk menjaga keamanan data,” pungkasnya. 

Andi Yuliani Paris Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI DPR RI RUU Satu Data Indonesia Jadi Payung Integrasi Data untuk Tepat Sasaran
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Soal Dugaan Dokter Perkosa Anaknya, Legislator: Kemenkes Harus Tegas, Jangan Hanya Mengecam

Oktober 22, 2026

Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

Oktober 22, 2026

Hari Santri Momentum Perkuat Komitmen Negara terhadap Pesantren

Oktober 22, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Soal Dugaan Dokter Perkosa Anaknya, Legislator: Kemenkes Harus Tegas, Jangan Hanya Mengecam

DPR Oktober 22, 2026

Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bertindak tegas terhadap dokter yang…

Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

Oktober 22, 2026

Hari Santri Momentum Perkuat Komitmen Negara terhadap Pesantren

Oktober 22, 2026

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Evaluasi Total Sistem Pengendalian Karhutla

Oktober 22, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?