Anggota Komisi XI DPR RI Andi Yuliani Paris menegaskan pentingnya pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI). Pihaknya memandang kucuran modal ini sangat dibutuhkan karena PELNI memiliki peran krusial untuk melayani mobilitas masyarakat serta jalur distribusi barang, khususnya di wilayah Indonesia Timur. 

“Penyertaan modal ini penting kita berikan sehingga masyarakat-masyarakat di Indonesia Timur bisa melakukan, terutama distribusi barang, juga melalui PELNI,” tegas Andi Yuliani saat diwawancarai oleh koranmerdeka.co di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/06/2026).

Ia menjelaskan, sebagai perwakilan dari Indonesia Timur, dirinya merasakan langsung bagaimana rute pelayanan PELNI yang membentang luas. Kehadiran armada transportasi laut tersebut menjadi penggerak utama dalam meningkatkan denyut nadi perekonomian dan aktivitas perdagangan antarwilayah. 

“PELNI melayani dari Makassar ya, ke Jakarta, ke Kalimantan, ke NTT, ke Papua, ke Maluku. Ini akan meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat, ya, perdagangan barang dari Jakarta ke daerah-daerah Indonesia Timur,” ujarnya. 

Selain untuk urusan perdagangan barang, angkutan PELNI juga diproyeksikan sebagai solusi transportasi penumpang yang ramah di kantong masyarakat. Ketersediaan kapal PELNI memberikan alternatif moda transportasi publik yang sangat nyata di saat masyarakat menghadapi keterbatasan akses biaya. 

“Selain itu, untuk angkutan penumpang yang lebih murah, ya. Ketika mereka tidak bisa membeli tiket pesawat, ada alternatif lain. Nah, tentu negara harus hadir di situ,” ungkapnya.

Hasil dari pemberian PMN ini diharapkan mampu memberikan bukti nyata atas kehadiran negara dalam mempermudah aksesibilitas masyarakat menuju sumber-sumber produksi, seperti dicontohkan pada aktivitas perdagangan di wilayah Papua. “Hadir untuk apa? Untuk memberikan pelayanan. Pelayanan untuk apa? Untuk meningkatkan kegiatan masyarakat, meningkatkan perekonomian masyarakat, meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber-sumber produksi, ya. Halnya dari Papua yang bisa melakukan usaha perdagangan, ya, melalui barang-barang yang diambil dari Jakarta, itu bisa melalui PELNI,” pungkasnya.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version