Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

DPR dan Pemerintah Percepat Perbaiki Tata Kelola Ekspor Demi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Negara

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Parlemen Harus Bebas dari Budaya Stereotip dan Diskriminasi
DPR

Parlemen Harus Bebas dari Budaya Stereotip dan Diskriminasi

RedaksiBy RedaksiJuni 7, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua BKSAP DPR RI Irine Yusiana Roba Putri saat mengikuti forum IPU Global Conference of Women Parliamentarians, di Beograd, Serbia/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Irine Yusiana Roba Putri menyoroti pencapaian kesetaraan gender di parlemen. Baginya kesetaraan gender bukan hanya meningkatkan keterwakilan perempuan di Parlemen, namun juga meningkatkan pengaruh perempuan di Parlemen.

Pernyataan ini disampaikannya kepada koranmerdeka.co di Jakarta, Minggu (7/6/2026). “Peningkatan keterwakilan harus beriringan dengan memastikan kesetaraan pengaruh, kesetaraan peluang kepemimpinan serta membebaskan Parlemen dari budaya stereotip dan diskriminasi,” ujar Irine saat menyampaikan intervensinya pada forum IPU Global Conference of Women Parliamentarians, di Beograd, Serbia, Selasa (2/6/2026) lalu.

Ada tiga hal yang disoroti oleh Politisi Perempuan Fraksi PDI Perjuangan ini. Pertama, stereotip sering kali membentuk perjalanan politik perempuan jauh sebelum mereka memasuki parlemen. Kandidat perempuan sering kali menghadapi kesenjangan akses terhadap jaringan politik, sumber daya kampanye, dan peluang kepemimpinan. Namun, pada saat yang sama, mereka juga mempunyai tanggung jawab yang tidak proporsional dalam hal pengasuhan anak.

“Kedua, partai politik tetap menjadi penjaga gerbang yang penting untuk mewujudkan kesetaraan,” tegasnya.

Diterangkan Irine, partai politik sangat mempengaruhi peningkatan partisipasi politik perempuan melalui sistem rekrutmen, penempatan kandidat, dan budaya internal partai. Reformasi kelembagaan partai politik sangat penting dilakukan bersamaan dengan transformasi di dalam masyarakat.

Ketiga, kesetaraan gender memerlukan kemitraan. Dimana, laki-laki dan perempuan harus bekerja sama untuk menantang stereotip dan norma-norma sosial yang merugikan. “Kesetaraan gender bukan hanya agenda perempuan, ini adalah agenda pemerintahan yang demokratis,” tegasnya.

Berdasarkan pengalaman Indonesia, langkah-langkah afirmatif, termasuk target 30 persen keterwakilan perempuan dalam daftar kandidat, sangat membantu meningkatkan partisipasi politik perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa representasi kuantitatif tidak cukup untuk menjamin pengaruh yang setara. 

“Dan baru-baru ini, Indonesia baru saja membuat terobosan ketika Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa 30 persen keterwakilan perempuan juga harus mengajukan permohonan untuk menjadi pemimpin komisi di parlemen kita,” tuturnya.

Di samping itu, kolaborasi lintas partai sesama anggota parlemen perempuan, dapat memperkuat advokasi dan memperkuat suara perempuan di seluruh sektor kebijakan. 

“Kami mendukung kerja sama parlemen yang berkelanjutan untuk bertukar pengalaman praktis mengenai jalur kepemimpinan, reformasi kelembagaan, dan strategi untuk memerangi stereotip yang membatasi partisipasi politik perempuan,” tutup Irine.

DPR RI Irine Yusiana Roba Putri Parlemen Harus Bebas dari Budaya Stereotip dan Diskriminasi Wakil Ketua BKSAP DPR RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

DPR dan Pemerintah Percepat Perbaiki Tata Kelola Ekspor Demi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Negara

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

DPR Juni 8, 2026

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, memberikan apresiasi mendalam terhadap langkah nyata…

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

DPR dan Pemerintah Percepat Perbaiki Tata Kelola Ekspor Demi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Negara

Juni 8, 2026

I Ketut Suwendra: Eksploitasi Emas Jangan Bikin Alam Rusak dan Terbengkalai

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?