Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Soroti Kompleksitas Tantangan Hutan Indonesia

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Model Kurikulum Ideal Perlu Dimasukkan dalam Revisi UU Polri
DPR

Model Kurikulum Ideal Perlu Dimasukkan dalam Revisi UU Polri

RedaksiBy RedaksiJuni 5, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat harus menjadi momentum untuk memperkuat industri dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menilai langkah tersebut penting untuk memperkokoh fondasi ekonomi nasional sekaligus menjaga stabilitas di tengah gejolak pasar global.

Menurut Kamrussamad, salah satu penyebab rentannya nilai tukar rupiah adalah masih tingginya ketergantungan sektor industri terhadap bahan baku dan produk impor. Karena itu, pemerintah perlu mempercepat program substitusi impor, khususnya pada sektor manufaktur.

“Percepatan substitusi produk impor terhadap industri manufaktur kita. Dengan percepatan ini maka komponen impor akan mengalami penurunan,” ujar Kamrussamad saat ditemui koranmerdeka.co di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, pengurangan ketergantungan impor tidak hanya berdampak pada penghematan devisa, tetapi juga dapat memperkuat kapasitas produksi nasional. Dengan semakin banyak kebutuhan industri yang dipenuhi dari dalam negeri, tekanan terhadap permintaan valuta asing dapat berkurang sehingga turut membantu menjaga stabilitas rupiah.

Selain itu, Kamrussamad juga mendorong peningkatan volume ekspor nasional. Menurutnya, pelemahan rupiah justru dapat menjadi peluang bagi produk Indonesia untuk lebih kompetitif di pasar internasional karena biaya produksi dalam negeri relatif lebih murah dibandingkan negara lain.

“Karena biaya produksi kita dalam bentuk rupiah lebih rendah, peluang untuk masuk ke pasar global menjadi lebih besar. Ini harus dimanfaatkan terutama untuk sektor perikanan, pertanian, dan kehutanan,” ujar Legislator Fraksi Partai Gerindra itu.

Namun demikian, ia menyoroti fakta bahwa ekspor dari sektor perikanan, pertanian, dan kehutanan justru mengalami penurunan pada awal tahun 2026. Padahal, sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi sumber devisa sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Karena itu, Kamrussamad meminta pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap penguatan sektor-sektor produktif tersebut agar mampu meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

Di sisi lain, ia juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga ketahanan ekonomi nasional melalui penggunaan produk dalam negeri. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pasar domestik sekaligus mendukung pertumbuhan industri nasional.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri terlebih dahulu, berwisata di dalam negeri, dan memperkuat ekosistem ekonomi lokal kita,” ujar Politisi asal Dapil Jawa Barat III itu.

Menurut Kamrussamad, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi tekanan ekonomi global. Dengan memperkuat industri nasional dan mengurangi ketergantungan impor, Indonesia akan memiliki fondasi ekonomi yang lebih kokoh serta mampu menjaga stabilitas nilai tukar secara berkelanjutan.


“Kalau industri dalam negeri kuat, ekspor meningkat, dan masyarakat mendukung produk lokal, maka ekonomi kita akan lebih tahan terhadap gejolak eksternal, termasuk tekanan terhadap rupiah,” tutupnya.

Anggota Komisi XI DPR RI DPR RI Kamrussamad Model Kurikulum Ideal Perlu Dimasukkan dalam Revisi UU Polri
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Soroti Kompleksitas Tantangan Hutan Indonesia

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

DPR Juni 8, 2026

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, memberikan apresiasi mendalam terhadap langkah nyata…

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Soroti Kompleksitas Tantangan Hutan Indonesia

Juni 8, 2026

DPR dan Pemerintah Percepat Perbaiki Tata Kelola Ekspor Demi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Negara

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?