Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Mafirion Minta Menteri HAM Fokus Selesaikan PR Penegakan HAM

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Kasus 4 Dokter Internship Gugur, Perlu Desak Urgensi Reformasi Sistem Pendidikan Dokter
DPR

Kasus 4 Dokter Internship Gugur, Perlu Desak Urgensi Reformasi Sistem Pendidikan Dokter

RedaksiBy RedaksiMei 21, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi IX DPR RI, Achmad Ruchyat, usai Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI), Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI), dan Ketua Paguyuban Alumni RKL SPKKLP IKA FK UNSRI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Komisi IX DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI), Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI), dan Ketua Paguyuban Alumni RKL SPKKLP IKA FK UNSRI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Dalam forum tersebut, Fraksi PKS menyoroti secara tajam beban kerja dokter serta mendesak adanya reformasi mendasar pada sistem internship (magang) medis di Indonesia menyusul wafatnya empat dokter internship dalam tiga bulan terakhir.

Diwakili oleh Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Achmad Ruchyat, ia menyampaikan rasa duka yang mendalam sekaligus menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap regulasi yang melindungi para tenaga medis. Menurutnya, keselamatan dokter harus berjalan beriringan dengan keselamatan pasien.

“Pertama tentu Indonesia berduka atas wafatnya empat dokter yang melaksanakan internship di tiga bulan terakhir. Kita doakan, mudah-mudahan alam kuburnya terang benderang, diluaskan dan dijadikan surga tempat tinggalnya dan ke depan mudah-mudahan ini menjadi zero mortality, jadi nol kematian,” ujar Ruchyat.

Lebih lanjut, ia pun mengusulkan langkah konkret kepada pimpinan Komisi IX DPR untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini dengan kementerian terkait guna merumuskan rekomendasi yang kuat. 

“Kemudian yang kedua, konkretnya saya usul pada pimpinan, melalui pimpinan, untuk menindaklanjuti rapat dengan kemendikti, sains dan teknologi, dan kementerian kesehatan agar apa yang disampaikan, juga Komisi IX menyampaikan maksud rekomendasi yang tadi sangat-sangat baik. Tentu dari peristiwa wafatnya empat dokter ini menjadi evaluasi bahwa beban dokter ini, Tapi saya berpandangan bahwa keselamatan pasien memang penting, tapi keselamatan dokter juga penting juga. Jadi ini harus ada regulasi yang memastikan keselamatan dokter dan pasien. Jadi jangan sampai di satu sisi, kan dokter disumpah untuk menjaga keselamatan pasien, tapi dokternya juga harus selamat,” tegas Ruchyat.

Senada dengan Ruchyat, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS Gamal Albinsaid menilai bahwa insiden ini merupakan fenomena gunung es yang mencerminkan rapuhnya sistem tata kelola pendidikan dan pelayanan kesehatan di Indonesia. Gamal membagikan realita di lapangan mengenai beratnya beban kerja dokter yang kerap terjebak dalam situasi dilematis tanpa adanya sistem pengganti (backup) yang jelas.

“Pertama, saya sepakat dengan, ini sebetulnya fenomena dalam bukan hanya sistem pendidikan kesehatan kita, tapi juga dalam layanan. Artinya, bukan hanya untuk internship ya, ketika tadi dicontohkan misalkan kita sedang bertugas di UGD, lalu tidak ada dokter pengganti. Saya misalkan contohkan kawan saya, neneknya meninggal dunia, tidak ada yang bisa menggantikan, beliau jaga, akhirnya beliau tidak bisa meninggalkan UGD,” jelas Gamal.

Dirinya juga menyoroti risiko fisik yang nyata akibat kelelahan ekstrem (fatigue) setelah bertugas dinas malam, seperti ancaman micro sleep saat berkendara pulang, yang membahayakan nyawa para dokter itu sendiri. “Lalu, termasuk yang tadi disampaikan, dan saya merasakan betul itu, jadi setelah jaga semalam suntuk, pagi kembali harus kadang mengendarai mobil sendiri, dari tempat internship ke rumah, yang jaraknya bisa 1 jam 15 menit, terjadi micro sleep kadang, yang itu juga bisa berdampak begitu. Dan itu sebenarnya gambaran bagaimana tantangan dalam pelayanan kita,” imbuhnya.

Sebagai solusi konkret, Gamal mendorong Komisi IX DPR RI untuk segera mengambil langkah politik formal dengan membentuk Panitia Kerja (Panja). “Oleh karena itu pimpinan, saya mungkin mengusulkan, kita bisa pertimbangkan membentuk panja reformasi sistem internship untuk melakukan tindak lanjut yang konkret, efektif, dan praktis dalam layanan tersebut,” pungkasnya.

Achmad Ruchyat Anggota Komisi IX DPR RI DPR RI Kasus 4 Dokter Internship Gugur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Mafirion Minta Menteri HAM Fokus Selesaikan PR Penegakan HAM

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

DPR Juni 8, 2026

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, memberikan apresiasi mendalam terhadap langkah nyata…

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Mafirion Minta Menteri HAM Fokus Selesaikan PR Penegakan HAM

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Soroti Kompleksitas Tantangan Hutan Indonesia

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?