Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Mafirion Minta Menteri HAM Fokus Selesaikan PR Penegakan HAM

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Harris Turino Nilai Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Belum Inklusif
DPR

Harris Turino Nilai Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Belum Inklusif

RedaksiBy RedaksiMei 9, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino dalam agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI di Kota Pontianak, Kalimantan Barat/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino memberikan sejumlah catatan soal perekonomian Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Sebab, berdasarkan laporan yang ia terima, struktur pertumbuhan ekonomi di Kalbar yang dinilai masih belum inklusif meski mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,14 persen pada tahun ini. 

Berangkat dari isu ini, dirinya mengingatkan agar dicermati lebih dalam kembali karena tumpuan perekonomian Kalbar masih sangat bergantung pada sektor ekstraksi sumber daya alam. Di sisi lain, apabila melihat dari data makro ekonomi, ia mengungkapkan Kalbar tampak menunjukkan capaian yang positif.

Hal tersebut terlihat dari data terkini Penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK), Transfer Keuangan Daerah (TKD), hingga program Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang dinilai berjalan cukup baik. “TKD-nya juga cukup besar, BPDP-nya oke berjalan, DAK-nya terserap, jadi kalau hanya membaca data ini, ini satu provinsi yang sempurna,” ujar Harris dalam agenda pertemuan dengan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, BPK RI, dan BPDP dalam rangka Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (7/5/2026).

Walaupun begitu, ia menilai pertumbuhan ekonomi Kalbar saat ini masih ditopang oleh sektor tambang, khususnya bauksit dan alumina yang tumbuh hingga 34,14 persen. Kondisi tersebut dinilai menciptakan struktur ekonomi yang rentan terhadap fluktuasi harga komoditas global serta belum memberikan nilai tambah optimal bagi masyarakat daerah.

“Tapi kita lihat faktanya lebih dalam, ya pertumbuhan tinggi ini sangat tergantung dari ekstraksi sumber daya alam. Penopang tertinggi pertumbuhan ini adalah pertumbuhan bauksit dan alumina, 34,14 persen. Ini jelas pertumbuhan yang strukturnya sangat tidak sehat, nilai tambah lokalnya belum optimum, dan sangat tergantung dari komoditi,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

Ia juga mengkritisi turunnya Dana Bagi Hasil (DBH) sawit untuk Kalimantan Barat hingga 58 persen, padahal berbagai dampak lingkungan dan sosial dari industri sawit justru ditanggung oleh daerah. “Provinsi ini provinsi yang kaya sawit, tapi anehnya Pak Asko (Dirjen PK) dana bagi hasilnya turun 58 persen. Ini ada apa ini? Padahal eksternalitisnya ditanggung kalbar, jalanan rusak, konflik wahan, karhutla, kemudian beban lingkungan yang lain, ini ditanggung oleh kalbar tapi DBH-nya dipotong, dan pemotongannya itu 58 persen. Ini nanti bisa dijelaskan,” tanyanya.

Lebih lanjut, Harris menilai besarnya Transfer Keuangan Daerah yang mencapai Rp16,3 triliun belum mampu mendorong transformasi ekonomi daerah. Menurutnya, anggaran tersebut selama ini lebih banyak digunakan untuk belanja rutin tanpa memperkuat kemandirian fiskal maupun menciptakan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

“Serapannya luar biasa, tetapi impactnya sama sekali tidak dihitung. Sehingga ini struktur ekonomi kalbar yang datanya tadi istimewa, ini satu contoh dari suksesnya hilirisasi, tetapi pemerataan tidak terjadi. Inflasi yang terkendali, tapi daya beli masyarakat tidak naik,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan agar pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak hanya menjadi capaian statistik semata, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kalimantan Barat.

“Sehingga pertumbuhan ekonomi yang tinggi, yang memang penting, berkali-kali Pak Purbaya ngomong pertumbuhan ekonomi penting, tapi yang lebih penting adalah siapa yang menikmati pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat. Jangan sampai pertumbuhan ekonomi ini hanya bagus di statistik, tetapi khusus Kalimantan Barat yang menikmati adalah bukan orang Kalimantan Barat, nilai tambahnya keluar dari Kalimantan Barat,” tutupnya. 

Anggota Komisi XI DPR RI DPR RI Harris Turino Harris Turino Nilai Pertumbuhan Ekonomi Kalbar Belum Inklusif
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Mafirion Minta Menteri HAM Fokus Selesaikan PR Penegakan HAM

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

DPR Juni 8, 2026

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, memberikan apresiasi mendalam terhadap langkah nyata…

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Mafirion Minta Menteri HAM Fokus Selesaikan PR Penegakan HAM

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Soroti Kompleksitas Tantangan Hutan Indonesia

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?