Close Menu
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Mafirion Minta Menteri HAM Fokus Selesaikan PR Penegakan HAM

Juni 8, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Login
  • Nasional
  • Polhukam
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Daerah
KORAN MERDEKAKORAN MERDEKA
Home»DPR»Lembaga Pembiayaan Diminta Fokus Tangkap Peluang Pasar UMKM
DPR

Lembaga Pembiayaan Diminta Fokus Tangkap Peluang Pasar UMKM

RedaksiBy RedaksiApril 12, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono, saat Kunjungan Kerja Komisi VI bersama jajaran Danantara, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian (Persero) di Kota Bengkulu, Bengkulu/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Anggota Komisi VI DPR, Budi Sulistyono alias Kanang, menekankan pentingnya orientasi pasar dalam penyaluran permodalan bagi pelaku UMKM ultramikro agar pembiayaan yang diberikan benar-benar berdampak pada keberlanjutan usaha masyarakat. Menurutnya, dukungan pembiayaan tidak cukup hanya mendorong masyarakat berproduksi, tetapi juga harus dibarengi dengan perhitungan pasar agar produk yang dihasilkan bisa terserap dan laku dijual.


Hal itu disampaikan Kanang saat mengikuti rapat bersama jajaran Danantara, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan PT Pegadaian (Persero)  di Kota Bengkulu, Bengkulu, Jumat (10/4/2026). Ia mengingatkan, lembaga yang menyalurkan pembiayaan seperti Pegadaian, PNM, maupun Danantara, perlu memastikan bahwa dana yang dilepas benar-benar terhubung dengan kebutuhan pasar.


“Ya, jadi ini hubungannya dengan permodalan. UMKM ultramikro  yang hubungannya dengan produksinya. Nah, yang pertama ya saya sarankan apabila memberikan pinjaman atau berupa gadai atau berupa apapun, itu orientasinya market. Tidak hanya mendorong masyarakat untuk memproduksi, tapi bagaimana kita yang melepas daripada dana itu juga melihat orientasi pasar,” ujar Politisi Fraksi PDIP tersebut.


Ia menegaskan, persoalan utama yang kerap muncul dalam penguatan UMKM adalah ketika masyarakat sudah menerima pembiayaan dan sibuk berproduksi, tetapi barang yang dihasilkan tidak terserap oleh pasar. Kondisi itu, kata dia, justru berpotensi menimbulkan persoalan baru bagi pelaku usaha kecil.


“Sehingga produk pro yang dihasilkan oleh UMKM tersebut juga dimaui pasar. Laku, jangan sampai hanya sekedar bagaimana masyarakat menerima duit sibuk memproduksi, tapi tidak laku. Ini jadi masalah. Maka market harus mau,” katanya.


Selain menyoroti pentingnya orientasi pasar, Legislator yang akrab disapa Kanang itu juga mendorong agar Pegadaian, PNM, dan Danantara melihat peluang kerja sama dengan KDMP atau Koperasi Desa Merah Putih. Menurut dia, keberadaan KDMP dapat menjadi ruang kolaborasi yang konkret untuk mendekatkan layanan usaha dan pembiayaan kepada masyarakat desa, termasuk pelaku UMKM.


Ia menjelaskan, KDMP memiliki infrastruktur awal yang bisa dimanfaatkan, mulai dari gedung hingga sarana pendukung operasional. Karena itu, potensi kerja sama dengan jaringan gerai yang besar dinilai dapat membuka ruang pengembangan usaha baru sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat desa.


“Saya justru ingin baik itu Danantara, Pegadaian, PNM melihat peluang terhadap KDMP atau Kooperasi Desa Merah Putih. Karena ini adalah peluang. Kenapa saya bilang peluang? KDMP itu gedung sudah ada, mobil sudah ada, kemudian motor sudah ada, roda tiga sudah ada,” ujarnya.


Menurutnya, peluang terbesar terletak pada pemanfaatan jaringan 80 ribu gerai yang dapat dikerjasamakan untuk memperkuat ekosistem usaha desa. Dengan kolaborasi itu, lembaga pembiayaan dinilai tidak hanya hadir sebagai penyalur dana, tetapi juga sebagai mitra usaha masyarakat yang ikut menggerakkan roda ekonomi desa.


“Tapi mau diapain ini? Nah disitulah mestinya ada 80 ribu gerai. Ya 80 ribu gerai ini yang mestinya ikut apa ya, mau diapain ini? Sejauh mana saya akan mampu bekerjasama dengan KDMP, dengan masyarakat, sehingga masyarakat yang notabene juga di desa ada UMKM, saya bisa bekerjasama. Saya bisa melakukan usaha Pegadaian disitu,” tuturnya.


Kanang menilai, kolaborasi berbasis peluang pasar menjadi hal paling utama dalam mempertemukan kepentingan lembaga pembiayaan dengan kebutuhan masyarakat desa. Ia mempertanyakan mengapa peluang kerja sama yang besar itu belum dimaksimalkan, padahal dinilai dapat sangat membantu pengembangan UMKM di tingkat akar rumput.


“Nah ini yang paling utama. Sehingga saya berharap PNM maupun Pegadaian maupun Danantara melakukan orientasi pasar, peluang. Kira-kira begitu. Berarti kolaborasinya mencari peluang, market. Itu yang paling utama. Nah marketnya dimana? Ada 80 ribu gerai yang punya peluang dikerjasamakan. Kenapa nggak dilakukan?” kata dia.

Anggota Komisi VI DPR Budi Sulistyono alias Kanang DPR RI Lembaga Pembiayaan Diminta Fokus Tangkap Peluang Pasar UMKM
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Redaksi

Related Posts

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Mafirion Minta Menteri HAM Fokus Selesaikan PR Penegakan HAM

Juni 8, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Our Picks

Reni Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Bangun 1 Juta Rumah lewat MoU dengan Qatar

Januari 11, 2025

147 Aset Senilai Rp3,32 T Raib, Komisi VI Segera Panggil Pimpinan ID FOOD

Januari 10, 2025

Turnamen Bulu Tangkis Korpri Setjen DPR RI Wadah Perkuat Solidaritas Antar-Pegawai

Januari 10, 2025

Saadiah Uluputty Dukung Bisnis Perikanan di Maluku

Januari 9, 2025
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss

Komisi IV Apresiasi Komitmen PT MSM Reklamasi Area Pascatambang

DPR Juni 8, 2026

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, memberikan apresiasi mendalam terhadap langkah nyata…

Panja RUU Kehutanan Dorong Pelaku Tambang Terapkan Standar Pemulihan Lingkungan Ketat

Juni 8, 2026

Mafirion Minta Menteri HAM Fokus Selesaikan PR Penegakan HAM

Juni 8, 2026

Panja RUU Kehutanan Soroti Kompleksitas Tantangan Hutan Indonesia

Juni 8, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
© 2026 Koranmerdeka.co Designed by Aconymous.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?